Menjaga Hatiku Untukmu

Menjaga Hatiku Untukmu
Berangkat ke China


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu ,dimana Arya dan Dewi sudah sempat bertemu dan berpamitan langsung. Begitu juga kepada orang tuanya ,Arya akan berpamitan saat ia akan pergi kemana pun ,entah itu dekat ataupun jauh . Sopir dan Guna sudah menjemput Arya ,lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju Bandara . Di dalam perjalanan Arya dan Guna tetap dalam mode bekerja .


Di Bandara ,mereka segera memasuki pesawat yang sebentar lagi akan lepas landas . Bagi mereka perjalanan ini adalah untuk pekerjaan mereka ,bukan liburan . Jadi mereka tetap formal di dalam perjalanan menuju China . Setelah beberapa jam pesawat mereka tiba di Bandara China ,disana mereka sudah dijemput oleh orang suruhan pak Wijaya .Mereka akan menginap di hotel untuk lima hari .


Dari Bandara menuju hotel,itu menempuh waktu satu setengah jam. Jika dihitung dengan penerbangan ,maka mereka sudah menghabiskan waktu kurang lebih 12jam. Karena mereka merasa lelah dan lapar ,Guna lalu menyuruh sopir itu untuk mengantarnya ke salah satu Restoran yang menyediakan makanan Indonesia .Akhirnya mereka sampai di restoran tersebut ,dengan santai Arya dan Guna hendak melangkahkan kakinya menuju restoran tersebut . Namun baru dua langkah ,mereka langsung terhenti saat seorang pria paruh baya melambaikan tangan untuk meminta bantuan . Mereka segera mendekat dan berusaha memberi pertolongan selama mereka bisa .


Anggap saja pakai bahasa Inggris,karena bahasa Dunia 😀


"Selamat malam! ada yang bisa saya bantu? " tanya Arya mendekati pria paruh baya itu sembari memberi senyum ramahnya .


"Nak! bisa kah kalian membantu ku? tiba - tiba saja mobilku mati,entah apa penyebabnya .Dari tadi saya sudah mencoba membuka mesinnya ,sedangkan letak bengkel dari sini sangatlah jauh." Titah pria paruh baya itu menjelaskan keadaannya mobilnya sekarang.

__ADS_1


"Baiklah! permisi,coba saya mau lihat dulu mesin mobil anda!" kata Arya yang melihat mesin mobil itu ,setelah mendapat persetujuan dari sang pemilik .


Arya melihat dan mengecek keadaan mesin mobil itu ,namun yang ia temui bukan lah masalah pada mesinnya ,namun ada salah satu kabel yang terputus . Lalu ia menjelaskan masalah kerusakan mobil itu kepada pemilik tersebut . Arya menanyakan apakah ia membawa peralatan di dalam mobilnya untuk menyambung kabel dan membersihkan satu benda disana . Namun sang pemilik mobil hanya menggeleng ,karena ia tidak membawa apa- apa saat itu di mobilnya .


Lalu Arya meninggalkan pria itu bersama Guna. Arya segera menuju mobil yang tadi ia tumpangi ,ia mengambil peralatannya . Kebetulan ia slalu membawa perkakasnya untuk di bawa saat prensentase dan kemungkinan itu juga akan berguna untuk mobil yang ia tumpangi selama perjalanan. Jadi apa salahnya hanya menambah beban satu ransel saja .


Dengan telaten Arya ,memperbaiki hubungan kabel tersebut ,lalu ia mencoba menyalakan mobil itu untuk memastikan akar permasalahan mobil itu . Karena belum pas ,Arya kembali membuka ya dan menyatukan kepada kabel yang lain sehingga mobil itu bisa kembali menyala . Setelah berhasil memperbaiki mobil itu Arya tersenyum ke arah pemilik mobil itu .


"Kenapa kamu tau nak? bukankah mobil ini sudah saya modif ,jadi bagaimana kamu tau jika mobil ini sudah tua ." Pemilik mobil itu penasaran akan ketelitian Arya .


"Saya bisa melihatnya dari mesin mobil ini! disana saya tau bahwa mobil ini sudah 50tahun silam di produksi ." Arya tersenyum melihat pemilik mobil itu .

__ADS_1


"Maaf! Lebih bagus lagi jika mobil ini di depannya di ganti dengan bla bla bla bla ,maka akan menambah tampilan yang lebih keren dan trendy ."Arya semakin tertarik ingin memodif mobil itu .


"Terimakasih nak! memang saya juga berniat akan mengganti yang di depan ,sama persis seperti yang kamu katakan tadi. Sahut pria paruh baya itu .


"Baiklah pak! kami permisi dulu,karena kami akan makan di restoran tersebut ."Seru Arya berpamitan dan di belakangin oleh Guna yang hanya tersenyum saat melihat Arya mampu menyalakan kembali mobil pria itu .


"Sekali lagi terimakasih nak! ini tolong di terima ,siapa tau nanti kalian memerlukan sesuatu di Negeri ini . " Pria itu menyodorkan kartu namanya ,saat Arya memperbaiki mobilnya tadi, Guna dan pria itu berbincang - bincang . Sehingga pria itu tau bahwa mereka berasal dari Negara lain . Arya menerima kartu nama itu ,lalu Arya dan Guna segera meninggalkan pria itu dan mereka menuju restoran tadi .Mereka sangat lapar,namun mereka selalu menyempatkan diri untuk menolong orang lain yang lagi membutuhkan pertolongan mereka .


Tanpa menunggu waktu lama ,Arya dan Guna memesan makanan dan minuman yang pertama kali ia baca,karena mereka tidak ingin membaca menu lain yang akan memperlambat ritual mereka makan malam . 15 menit berlalu ,kini makanan mereka sudah siap .Tanpa basa basi ,mereka menyantap makanan itu dengan lahapnya tanpa sisa. Setelah cacing dalam perut mereka sudah berhekaenti demo karena sogokan makanan yang mereka masukkan tadi . Mereka meregangkan tubuhnya sebentar di kursi restoran tersebut .


Setelah Guna membayar bill mereka ,lalu mereka kembali ke mobil .Dimana di dalam mobil ,pak sopir masih setia menunggu mereka .Lalu sopir tersebut kembali mengendarai mobil itu menuju hotel yang sudah di pesan oleh Wijaya Company untuk Arya dan Guna. Di hotel ini mereka mendapat dua kamar yang berbeda namun tetap berdampingan .Supaya mereka lebih gampang berhubungan saat memerlukan sesuatu apapun .

__ADS_1


__ADS_2