Menjaga Hatiku Untukmu

Menjaga Hatiku Untukmu
Hadiah rumah untuk Arya


__ADS_3

Di pagi hari ,Ibu dan Arin seperti biasa bekerja sama untuk menyiapkan sarapan. Setelah sarapan siap ,Ibu memanggil Ayah dan Arya agar segera berkumpul di meja makan . Mereka selalu mensyukuri apa yang mereka miliki termasuk makanan yang mampu mereka nikmati saat ini . Meski sederhana,tetapi tidak mengurangi kehangatan keluarga tersebut.


Setelah sarapan ,Ibu dan Arin membersihkan meja makan ,lalu mencuci peralatan yang mereka pakai tadi untuk sarapan. Setelah semua selesai ,kini waktunya untuk Ibu dan Arin bersiap .Mereka akan pergi ke alamat yang kemarin pak Wijaya berikan kepada Arya . Arin berdandan di depan cermin ,ia memakai celana panjang jeans di padukan dengan atasan kaos putih. Arin sengaja memakai itu ,karena ia tidak menghadiri pesta saat ini .Meski dengan pakaian santainya ,ia tetap terlihat cantik dan menggemaskan .


Arin ,Ibu dan Ayah sudah siap dan menunggu diruang tamu .Arya menghampiri mereka ,Arya saat ini menggunakan jeans hitam panjang dengan kaos lengan panjang yang ia lipat sampai sikunya . Terlihat sangat tampan dan keren meski hanya mengenakan jeans dan kaos,ia juga memakai topi terbalik di kepalanya dan kacamata black rainbow yang menjepit hidungnya .Bisa dibayangkan bagaimana tampan dan kerennya penpilan Arya saat ini .


Arya menyalakan mesin mobilnya,dan yang lain masuk ke mobil mengikuti Arya .Mereka menuju alamat yang sudah mereka ketahui. Sesampainya di gerbang ,seseorang membuka gerbang tersebut dan mempersilahkan mobil Arya masuk ke halaman rumah yang mewah itu .Di dalam rumah Guna dan orang tuanya sudah menunggu kehadiran mereka .Pelayan disana mempersilahkan Arya dan keluarganya masuk ke ruang tamu .


"Kalian sudah tiba!" Sapa pak Wijaya yang kini menyalami Arya dan Ayahnya,begitu juga dengan Bu Wijaya,ia menyapa Ibu Arya dan Arin ,lalu mempersilahkan mereka untuk duduk .

__ADS_1


Pelayan sudah membawakan mereka minuman,lalu mereka meminum minuman itu .Bu Wijaya menyuruh Guna untuk mengantar Arya dan Ayahnya berkeliling melihat rumah mewah dua lantai tersebut dengan taman di belakang dan kolam ikan yang menambah keindahan taman tersebut. Disebelah kanan rumah itu ada kolam renang kecil yang membuat rumah itu semakin terlihat mewah nan megah .


Bu Wijaya lah yang akan menuntun Arin dan Ibunya untuk mengelilingi rumah itu .Arin sangat menyukai kolam ikan dan taman yang dihiasi dengan tanaman bunga itu. Ibu dan Arin terus melangkahkan kakinya menuruti langkah kaki Bu Wijaya, Sedangkan lak Wijaya tengah sibuk menghubungi notaris dan pengacaranya untuk datang ke rumah itu secepat mungkin. Karena pak Wijaya akan membalik namakan rumah itu dengan menggunakan nama Arya di sertifikat rumah itu .


Setelah notaris dan pengacara sudah tiba dalam waktu satu jam .Pak Wijaya menyuruh salah satu pelayan disana untuk memanggil Guna dan Mamanya juga keluarga Arya .Pelayan pun menjalan kan tugas dari majikannya,segera ia mencari keberadaan orang yang disuruhnya memanggil oleh majikannya . Mereka segera kembali me ruangan tamu ,karena pelayan tadi sudah menyampaikan pesan dari pak Wijaya. Mereka menghampiri pak Wijaya ,lalu pak Wijaya mempersilahkan mereka untuk duduk .


"Baiklah ,untuk mempersingkat waktu ,saya akan mulai saja apa tujuan saya mendatangkan Arya dan kekuarga disini. Saya akan memberikan rumahn ini kepada Arya ,karena ia sudah berhasil menjalankan proyek besar itu bersama Guna." pak Wijaya memberi penjelasan kepada Arya dan keluarganya akan tujuannya .


" Inilah hadiah dari kami atas keberhasilan ,kegigihan dan semangatmu untuk perusahaan kami .Maka tanda tangan lah disana,karena saya sudah mengatasnamakan rumahn ini menjadi milikmu. "Titah pak Wijaya yang tak mau bertele - tele .

__ADS_1


Notaris dan pengacara menyodorkan berkas - berkas yang harus di tanda tangani langsung oleh Arya. Karena disana sudah tercantum nama Arya sebagai pemilik tanah dan bangunan rumah mewah tersebut . Ibu dan Ayah Arya tak sadar meneteskan air matanya,melihat keberhasilan putranya yang kini di beri hadiah langsung oleh bosnya .


"Tanda tangan lah! lo pantes dapatin ini semua,karena lo sudah membawa nama baik perusahaan kami! gue harap kita tetap akan bekerja sama ,meski lo sudah memiliki perusahaan sendiri nantinya .' Guna menepuk pelan bahu Arya dan mendukungnya .


"Terimakasih banyak pak Wijaya ,Ibu Wijaya dan Guna ! karena sudah berbaik hati kepada saya dan keluarga saya Tentu saja saya tidak akan melupakan kebaikan anda! dan saya akan terus bekerja di perusahaan anda ,meski saya sudah mendirikan perusahaan kecil sendiri .Namun saya tidak akan pernah meninggalkan tempat asal saya bekerja dari nol hingga saat ini .


Arya sudah menandatangani semua berkas itu ,lalu ia menyalami notaris dan pengacara pak Wijaya . Kembali Arya dan keluarganya berterimakasih kepada keluarga Wijaya .


"Semua pelayan disini ada 4! satu sebagai pengamanan ,dan tiga lagi yang akan membantu kalian disini untuk masak dan membersihkan rumah ! jadi bulan depan lo yang harus bayar gaji mereka sendiri ,ha ha ha ha ." Guna tertawa kecil menjelaskan para pelayan disana .

__ADS_1


"Tentu ,gue yang akan menggaji mereka ! ha ha ha . sekali lagi terimakasih untuk semuanya .


__ADS_2