Menjaga Hatiku Untukmu

Menjaga Hatiku Untukmu
Kembali ke Apartemen


__ADS_3

Setelah selesai naik bianglala dan wahana lainnya, sekarang mereka akan menikmati sup hangat di salah satu restoran yang dekat dengan wahana tersebut . Mereka memesan sup yang berbeda ,karena selera mereka juga berbeda .Namun minuman yang mereka pesan sama yaitu, Hot ginger tea . Karena berasa dingin ,akhirnya mereka memesan minuman yang sama ,yang bisa menghangatkan mereka .


Setelah 10menit minuman mereka sudahdi antar ke meja oleh salah satu pelayan disana ,lalu segera mereka meminumnya karena sudah kedinginan . Setelah 15 menit disusul lagi dengan sup hangat uang mereka pesan ,segera mereka menikmati sup tersebut . Setelah menghabiskan pesanan ,mereka berbincang sebentar .


"Kak, setelah ini kita kembali ke Apartemen ya ! udah dingin banget ,aku ga kuat !" titah Dewi sembari menumpukkan kedua. tangannya di depan dadanya .


"Oke ,tuan putri ku!" sahut Aril dengan senyum nya .


"mmm,kak Aril ,aku boleh minta tolong ga?" tanya Lina malu - malu .


"Minta tolong apa? bilang aja!" sahut Aril menatap mata Lina uang bening .


"Anu, mmm ,tolong anterin aku ke rumah! karena kak Danu masih ada urusan bersama temannya!" Lina menjelaskan alasannya .


"Oke ! setelah antar Dewi dan Arya ke Apartemen ,kakak langsung antar kamu Lina ! oh ya ,Arya nanti kamu jagain Dewi dulu ya ,selama kakak belum datang ! kamu boleh di Apartemen Dewi ."


"Baik kak !" sahut Arya selalu dengan senyumnya .


Arya pun berdiri dan hendak membayar pesanan tadi ,ia menuju ke kasir !


"Excusme sir! i would like to pay my bill ,my table number is x4 !" Arya meminta bill nya .

__ADS_1


"Oh, okay ,wait moment please ! i will check again!" sahut kasir tersebut .


Kasir lalu menyodorkan bill ke depan Arya dan Arya menerimanya lalu membayar jumlah yang tertera si bill tersebut menggunakan kartu nya . Setelah itu ia kembali ke meja tak lupa ia juga mengucapkan terimakasih kepada kasir tadi .


"Yok ,kita kembali ke Apartemen sekarang!" kata Arya mengajak yang lain. Uang lain lalu beranjak dan meninggalkan restoran tersebut .


Di sepanjang perjalanan ,Arya merasa sangat kedinginan begitu juga dengan Dewi. Arya yang melihat Dewi menggigil ,lalu ia membuka jaket tebalnya dan memakaikannya ke tubuh Dewi. Namun Arya berusaha menahan rasa dinginnya demi menghangatkan tubuh Dewi .


Aril melihat Arya kedinginan ,dia hanya tersenyum ,ia tak menyangka jika Arya akan memperlakukan Dewi dengan nyaman. Lina yang duduk di sebelah Aril tidak begitu menggigil ,karena ia memakai jaket yang sangat tebal ,sehingga Aril tidak perlu memberikan jaketnya kepada Lina.


Setelah 40 menit perjalanan ,akhirnya mereka sampai di depan lobby Apartemen .Lalu Dewi dan Arya turun dari mobil ,dan bergegas memasuki lift untuk menuju Apartemennya . Aril memutar balik arah mobilnya ,lalu menuju ke arah rumah Lina .


"Ini kak! kakak bisa pake hp ku untuk map nya !" Lina menyerahkan hp nya kepada Aril dan Aril pun menerimanya .


"Boleh aku ,simpan no mu?" tanya Aril dengan senyum menggoda Lina .


"Boleh kok kak !" sahut Lina malu .


Aril menepikan mobilnya sebentar ,lalu ia menyimpan no nya di hp Lina dan menghubungi no nya memakai hp Lina . Setelah itu lalu ia menyimpan no Lima di hp nya dan kembali melajukan mobilnya ke arah rumah Lina. Setelah 15 menit lalu mereka tiba tepat di depan rumah Lina dan Lina turun dari mobil Aril .


"Kakak mau mampir?" tawar Lina dengan senyum manis nya yang kini menyilangkan kedua tangannya di dadanya karena dingin .

__ADS_1


"Ga usah besok2 aja ! toh kak Danu ga ada di rumah ,nanti takutnya ada fitnah! kamu juga sudah kedinginan ,masuk gih!


"Oke,kakak hati - hati di jalan ya ! hubungi aku jika kakak sudah tiba di Apartemen,supaya aku tidak cemas .


"Baiklah! kamu mencemaskan kakak?" tanya Aril dengan senyum nya memandangi wajah Lina yang bersemu merah karena malu .


"Udah ah kak ! berangkat gih, keburu malam nanti saljunya makin tebal .bye kak


"Bye !" sahut Aril,lalu ia melajukan mobilnya menuju Apartemen .


Di Apartemen Dewi. Dewi dan Arya duduk di depan meja yang bawahnya adalah tempat membuat api unggun . Mereka duduk disana dengan menghadap ke arah api unggun untuk menghilangkan rasa dinginnya . Dewi juga membuatkan minuman hangat untuk mereka berdua ,sembari menikmati minuman dan menghangatkan tubuh dengan nyala api unggun ,mereka mengobrol . Obrolan mereka adalah tentang perasaan yang terpendam selama bertahun - tahun . Diman Arya menolak banyak hati wanita dan Dewi juga menolak banyak hati pria. Mereka tetap menjaga hati masing - masing , sehingga akhirnya mereka sah menjadi kekasih .


"Dewi ,bersediakah kamu menjadi ibu dari anak2ku melak?" tanya Arya serius .


"Aku bersedia ! tetapi setelah aku selesai kuliah dan setelah aku bisa mendirikan perusahaan Desainer yang aku impikan .


"Baiklah,kita masih punya waktu ! jadi kamu bisa menyelesaikan kuliahmu dan menggapai apa yang kamu impikan . Karena wanita juga berhak bermimpi dan menggapai cita - citanya .


Dewi yang mendengar itu ,ia sangat bahagia karena Arya pria yang ia cintai tidak egois dan ia mau mengerti apa yang Dewi inginkan .


"Terimakasih ,karena sudah mau mengerti apa uang aku inginkan!" kata Dewi yang sekarang menyandarkan kepalanya ke bahu Arya ,lalu Arya membelai lembut rambut Dewi .

__ADS_1


__ADS_2