Menjaga Hatiku Untukmu

Menjaga Hatiku Untukmu
Arya merindukan Dewi


__ADS_3

Setelah kepergian Aril ,kini Arya menuju kamarnya . Dengan melangkahkan kakinya ,ia langsung masuk dan merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya. Menatap langit - langit kamar,membayangkan wajah Dewi yang manis dan lucu. Arya sangat merindukan sosok Dewi ! gadis yang ia sukai dan sayangi, namun sampai sekarang ia belum menembak Dewi untuk menjadikan kekasihnya .


" aku kangen kamu Dewi! sungguh , merindu - mu adalah kelemahan ku !aku harap ,tuhan menjawab doa dan harapanku ! supaya kamu dan aku dipertemukan menjadi kita ." Arya bergumam dan kini ia kembali mengambil ponselnya ! lalu menggeser2 layar ponselnya , untuk melihat- lihat foto Dewi .


Arya ,meletakkan ponselnya ! lalu ia membersihkan tubuhnya di kamar mandi .


Karena sedari pagi ia ke kampus lalu lanjut ke kantor tempatnya bekerja .Seluruh tubuhnya berasa lengket ,sehingga ia membutuhkan waktu ,sedikit lebih lama ! agar tubuhnya terasa segar . Setelah mandi ia berpakaian dan kembali ke ranjangnya ,kini ia hendak memejamkan matanya dan ia pun tertidur .


Disisi lain ,Dewi masih dalam keadaan gegana! setelah menatap wajah Arya melalui layar hp nya . Dewi dengan mata yang masih berkaca - kaca ,kembali meraih hp nya dan menggeser - geser layar hp nya . Dia melihat dan mengenang foto - foto nya saat bersama Arya dan teman lainnya ,di acara camping dan perpisahan beberapa minggu lalu .


" Aku rindu kamu Ar ! aku rindu ! apakah kamu merasakan hal yang sama sepertiku?" gumam Dewi yang masih memandangi foto Arya di layar hp nya . Dewi sengaja menyimpan foto Arya dan teman lainnya ,agar disaat dia kangen,dia bisa melihatnya kembali .

__ADS_1


"Hikz,,, hikz,,, hikzzz,,, Aryaaaaaa ! aku rindu kamu! Bayangmu selalu terlintas, senyummu menyemangati ku . Tuhan , persatukan lah aku dan Arya dalam ikatan suci kelak !" Dewi masih bersedih di dalam kamarnya . Lalu ia bergegas mandi ,karena ia akan pergi ke kampus ! Arya dan Dewi berbeda tempat dan waktu saat ini .


Arya menuju ke alam mimpinya ! dengan mata terpejam ,ia tersenyum sendiri sembari memeluk erat guling nya . Arya berdiri tegap ! ia sedang di promosikan menjadi perancang mobil di perusahaan besar . Dia menerima sambutan dan banyak ucapan juga karangan bunga dari team lainnya di perusahaan tersebut . Pemilik perusahaan itu ,kini mendekati Arya dan membuka pembicaraan .


" Sambutlah ! perancang mobil the best di perusahaan ini .Saya mempromosikannya ,karena dia layak mendapatkan kesempatan ini !" titah sang pemilik perusahaan tersebut .


"Dengan senyum ramah nya ,Arya menyapa para hadirin disana! dengan berdiri tegap ,dan gagah ia membuka suaranya .


" Terimakasih ! atas kesempatan yang diberikan kepada saya ,terimakasih atas kepercayaanya ! tanpa dukungan dari kalian ,saya bukanlah apa -apa .


"Terimakasih kepada teman2 dan team lainnya

__ADS_1


Kerja sama yang kompak ini yang membuat saya menjadi seperti sekarang ini ! dan berkat kedua orang tua saya juga adik saya ,sehingga saya tetap semangat dan menggapai apa yang saya cita - citakan dulu .


plok plok plok plok


Sorak dan tepuk tangan dari seluruh orang yang berada di podium perusahaan tersebut .Kini mereka menikmati makanan dan minuman yang sudah di sajikan untuk mereka ! dengan kebiasaan ,mereka menghormati hidangan tersebut .Setelah menikmati hidangan ,mereka kembali berkumpul sembari berjoged - joged dengan alunan musik uang sudah di mainkan oleh grup band terkenal .


Drrrttt,bruuuukkkkkk plaaakkkkk bruuk !!!!


Arya terjatuh ! saat menikmati alunan musik sambil sedikit berjoged ,dan ahhhkkkkk !!!


"auwww sakit !" gumamnya ,dan ia mencoba membuka matanya ,lalu mengarahkan pandangan ke seluruh sudut .

__ADS_1


" Haaaahh ,hanya mimpi ! pantesan aja sakit !" ia kembali bergumam dan tertawa kecil sendiri ,mengingat kejadian di alam mimpinya ! tak lupa ia mengucap doa dalam hati " Semoga mimpi itu menjadi nyata !" ucapnya lirih ,dan ia terbangun lalu kembali ke ranjangnya untuk melanjutkan tidur nya .


"Tidur lagi ah ! ternyata baru jam 03:00 ,masih bisa istirahay beberapa jam lagi !" ia pun kembali merangkul gulingnya dan memejamkan matanya hingga tertidur pulas .


__ADS_2