Menjaga Hatiku Untukmu

Menjaga Hatiku Untukmu
Wisuda Dewi


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu acara Wisuda Arya, hari ini adalah hari Wisuda Dewi . Dimana Dewi sudah dirias oleh MUA ternama yang telah di pesan oleh Papa Daniel untuk putrinya .Dewi terlihat begitu cantik dan anggun dengan balutan gaun berwarna putih dihiasi oleh kelap kelip manik exspor .Dengan berjalan mendekati keluarganya ,ia tersenyum melambaikan tangannya ke arah keluarganya.


"Waoww ,it's so beautiful my princess." Seru Papa Daniel merangkul tubuh mungil putrinya lalu mencium kening Dewi .


"Waaah,anak Mama udah besar ,cantik dan anggun." Kini Mamanya yang bergantian memeluk putrinya .


Aril menghampiri keluarganya ,lalu ia bergabung .Aril meminta agar mereka segera bersiap ,sebentar lagi mereka akan pergi ke Hotel 🌟 5 di Kota Paris .Karena di hotel itulah kampus Dewi mengadakan acara Wisuda tahun ini, tentunya mahasiswa disana adalah mahasiswa yang berasal dari keluarga kaya . Aril lah yang menyetir hari ini menuju Hotel tersebut ,sedangkan Mama Papanya duduk di kursi belakang .



Setibanya mereka di hotel 🌟 5 itu ,lalu mereka melangkahkan kakinya memasuki hotel tersebut . Saat mereka tiba di lobby hotel ada seseorang yang memanggil Papa Daniel dari arah yang berbeda .


"Hai, Daniel ! sapa seorang pria paruh baya yang bernama Dion .


"Hai ,Dion ! apa kabar kamu? sapa Daniel kembali .


"Ini ,putriku wisuda hari ini .kamu ada bisnis?


"Bukan ! putriku juga wisuda hari ini ." jawabnya ,lalu Daniel menarik pelan tangan Dewi dan ia memperkenalkan putrinya kepada Dion.

__ADS_1


"Hai om! aku Dewi ,saat menyalami tangan Om Dion tiba - tiba Lina datang dari belakang Dion.


"Lina ! jadi om Dion ini Papa mu?" tanya Dewi sembari mengangkat kedua alisnya .


"Wah,putrimu cantik juga dan ternyata mereka juga berteman ,ha ha ha ,oh ya bukannya kamu juga memiliki satu putra? tanya Dion memandangi pria di sebelahnya .


"Oh,ya ini putraku Aril ,ganteng kan sama persisi seperti aku ,ha ha ha ha ," Daniel memperkenalkan Aril kepada Dion yang tak lain adalah Papa Lina ,wanita yang menjadi kekasihnya itu .


Aril mengulurkan tangannya ke arah tangan Om Dion .Lalu ia memberi senyum dan menyebutkan namanya . Dion pun membalas uluran tangan Aril dan menepuk pundak Aril .


"Om ,Danu juga datang?" tanya Aril kepada Om Dion .


"Ya ,om dulu Danu pernah menjadi Dive master Dewi saat di Bali ! dan kami bertemu lagi disini saat Lina dan Danu bertamu ke Apartemen Dewi . tutur Aril menjelaskan dengan sopan dan tentunya selalu menampakkan senyumnya .


"Ternyata tanpa kita yang memperkenalkan mereka, mereka sudah saling mengenal ,ha ha ha .Seru Dion dan Daniel tertawa ,sedangkan Para istri mereka juga tengah saling menyapa ,karena Mama Aril dan Mama Lina sudah kenal baik saat suami mereka bertemu di Bali dan mereka terus menjalin komunikasi dengan baik .


" Mari kita masuk! sebentar lagi acara segera dimulai ! " seru Aril mengajak yang lain untuk segera masuk dan mencari tempat duduk yang sudah di sediakan di dalam .


Acara demi acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Mereka tidak menyadari jika Aril saat ini duduk bersebelahan bersama Lina . Aril menggenggam tangan Lina sedari tadi ,karena ia rindu dengan kekasihnya itu .Tanpa sengaja Daniel melihat ke arah Aril ,lalu ia memperhatikan tingkah putranya yang senyum - senyum dan saling pandang dengan Lina . Lalu Daniel mendapati jika di antara kursi Aril dan Lina telah terpampang dua tangan saling menggenggam .

__ADS_1


"Apa aku ga salah lihat? Aril ,Lina?" gumam Daniel dalam hatinya sendiri ,lalu ia menyentuh bahu Dewi dan berbisik mempertanyakan hubungan Aril dan Lina .


Dewi hanya tersenyum dan mengangguk .Pertanda memberi jawaban bahwa mereka ada hubungan lebih dari teman . Saat acara akan selesai dan di akhiri dengan saling memberi selamat kepada mahasiswa ,lalu Daniel mendekati Aril .


"Aril , kamu ada hubungan apa dengan Lina?" tanyanya dengan mengernyitkan dahinya dengan tatapan tajam mengintimidasi .


"Aril ,sudah menjalin hubungan hampir 1tahun bersama Lina pa !" jawab Aril tanpa menutupi apapun dari Papanya.


"Baguslah! jika kamu benar mencintainya ,maka segeralah lamar Lina untuk menjadi istrimu! karena Mama dan Papa sudah sangat. merindukan kehadiran seorang cucu dari ahli waris Daniel. ha ha ha


"Jika Papa setuju,baiklah Aril akan segera melamarnya . Sahut Aril bersemangat karena Papanya sudah merestui hubungan mereka .


. Acara sudah diakhiri oleh penutupan dari Artis - artis terkenal di Kota Paris .Kini mereka akan kembali ke rumah masing - masing . Daniel memberi waktu kepada Aril dan Lina ,lalu ia menatap Aril dan menganggukkan kepalanya,pertanda ia menyuruh Aril untuk membicarakan keinginannya kepada Lina .


"om ,tante aku minta ijin mau ajak Lina ke taman hotel sebentar saja !" seru Aril meminta ijin kepada orang tua Lina .


"Baiklah ! tapi jangan lama - lama ,om dan tante akan segera pulang ." sahut Dion memberi ijin,laku ia menatap kearah sahabatnya yaitu Daniel ,ia mengangkat kepalanya tanda menanyakan sesuatu kepada Daniel, namun Daniel hanya tersenyum menatap Dion dan mengacungkan jarinya yang berbentuk 👌 tanda baik - baik saja .


Sembari menunggu Aril dan Lina ,mereka duduk di salah satu sofa panjang yang tersedia di lobby hotel tersebut. Dion dan Daniel saling menatap muka dan melempar senyuman mereka .

__ADS_1


"Ada apa sebenarnya Aril dan Lina ." gumam Dion yang berusaha tenang


__ADS_2