
Hati yang di penuhi kecemburuan itu membabi buta di tempat kecil tersebut.
INGGRID IBU JI YOURA
"Apa yang kau lakukan?"
"Seharusnya aku yang bertanya padamu. Apa yang telah kau lakukan kepada mereka sehingga mereka memperlakukan kami seperti itu."
"Apa maksut mu?"
"Bagaimana bisa kau tidak tidak menerima kerjasama dari ku dan dia menyetujuinya. Lalu kau hari ini bersama pria idaman ku dan dia membelamu. Sebenarnya apa yang telah kau lakukan pada mereka sehingga, mereka semua berbuat seperti itu. Tidak direktur Shin Il ataupun CEO Shin Hye mereka semua menuruti mu."
"Aku tidak melakukan apa-apa?"
"Bohong!"
"Aku tidak berbohong. Aku hanya menyelesaikan tugas ku. Kau seharusnya berterima kasih padaku. Karena aku tidak membahas bahwa kalian tidak memiliki tanda tangan asli dari ahli waris Heynagrid langsung. Andai waktu itu aku membukanya di depan CEO Shin Hye, kau mungkin tidak akan diberikan kesempatan untuk mempertahankan Heynagrid."
"Kau jangan kurang ajar."
"Kau tidak bisa melakukan apapun untuk ku. Ingat! ahli warisnya adalah aku dan bukanlah dirimu."
...Chun Hei, kemudian pergi meninggalkan rumah mereka dengan kecewa malam itu dia tidak menghasilkan apapun....
"Apa ini tidak beresiko, Youra?"
"Bu... jika kita tidak berani mengambil resiko, maka kita tidak akan pernah menjadi pemenang."
"Ibu, percayakan semua padamu."
"Ya, percayalah.... aku telah merencanakan semuanya dengan mulus."
"Iya, Youra..."
Di balik bilik depan kamar mandi terdapat Shin Hye, yang mendengarkan semua kejadian malam ini.
"Di memang wanita ku."
...Keesokan harinya, pekerjaan Ji Youra, menjadi sekretaris Shin Hye telah dimulai. Seperti biasa, dia membuatkan kopi dan kemudian menyiapkan dokumen-dokumen yang harus di persiapkan....
...Mulai dengan hari ini sampai kedepannya, dia akan sering berinteraksi dengan Shin Hye, dan mungkin itu akan menjadi hal yang bisa memicu emosinya. Dan Shin Hye, begitu menikmati moment itu, dia sungguh menguji mental dari Ji Youra. Karena, menurutnya menjadi istri dari keluarga Shin haruslah kuat dan berdedikasi tinggi....
"Buat mu."
...Dilihatnya sebuah buku yang berjudul 'fox and rabbit'. Ji Youra, telah menginginkan buku itu sejak lama tapi dia tidak memiliki cukup uang untuk membelinya....
"Kau serius? Ini untuk ku?"
"Apa aku terlihat berbohong?"
"Kenapa kau begitu peduli?"
"Kau memang selalu rumit."
"Aku tidak rumit."
"Bereskan mejamu, dan temani aku keluar."
"Oke, baiklah."
__ADS_1
...Shin Hye, menyetir mobilnya membawa Ji Youra ke sebuah perjamuan makan malam pengusaha Jae Hyun....
...Sebelum mereka tiba di kediaman Jae-hyun, Shin hye membawanya pergi untuk membeli gaun pesta yang akan dikenakan malam ini....
...Awalnya Ji Youra, merasa malu dan menolaknya. Tapi Shin Hye, tetap memaksa dengan alasan untuk urusan bisnis perusahaan wajib mengikuti prosedur....
...Ji Youra, memilih gaun berkali-kali dan sepatu kemudian di poleslah wajah Ji Youra, dengan perias profesional pilihan Shin Hye....
...Ji Youra, merasa terkesima dan jantungnya seketika berdetak saat sepatu pilihannya diganti oleh Shin Hye, dan dia memakaikan sepatu pilihannya di kaki Ji Youra....
...Sepasang jiwa yang telah pergi lama jauh dari pelupuk mata kini bertemu. Melalui pertemuan fisik, kedua jiwa di persatukan kembali....
"Kau tidak seharusnya berbuat seperti itu."
"Apa itu perintah...?"
Dengan tersipu malu dia menjawab, "ya."
"Baiklah...." jawab Shin Hye, tersenyum.
...Ji Youra, tidak pernah melihatnya begitu penurut seperti hari ini. Dia terlihat begitu lembut, dan juga sifat semaunya sendiri seakan hilang, musnah ditelan bumi begitu saja....
JAE-HYUN
...Di kediaman Jae Hyun mereka memasuki rumah mewah itu dengan bergandengan....
...Banyak mata memandang mereka berdua, siapa wanita yang tengah bersama Shin Hye....
...Para pengusaha itu paham betul dengan Shin Hye, yang tidak pernah berhubungan dengan wanita manapun....
...Ji Youra, dibalut dengan gaun yang begitu elegan dan dia terlihat sungguh berkelas wajahnya nan cantik itu yang blesteran eropa,...
...Ji Youra dengan percaya diri menghadiri pesta tersebut dia adalah wanita yang telah berkali-kali melakukan hal itu. Di pesta kali ini dia berjanji untuk tidak mengecewakan Shin Hye....
...Shin dong Min, Shin Il, dan Shin Hyun, juga telah sampai di sana terlebih dahulu....
...Shin Hyun, bertanya kepada Shin il tentang wanita itu, dan dia tidak menjawabnya....
...Terkadang hati Shin Hyun ,bertanya-tanya kepada diri sendiri....
...Apa salah dari dirinya sehingga, membuat Shin Il begitu membencinya....
...Saat ini Shin Hye tengah di jamu Jae Hyun, dan para pengusaha yang lain. Ji Youra, sedang berdiri di atas balkon meminum sirup merah dan secuil roti....
"Kau hari ini cantik sekali."
"Kau siapa?"
"Aku Shin Hyun," ucapnya dengan memperkenalkan diri.
"Aku, Ji Youra."
"Pacar atau....?"
"Sekretaris," jawab Ji Youra dengan cepat.
"Oh..."
"Dari keluarga mana?"
__ADS_1
"Ji."
"Ji? bukankah mereka sudah tidak ada?!"
Ji Youra, terdiam menahan amarahnya yang seakan muncul ke permukaan.
"Di Jl. Jeju gang 6."
"Lingkungan kecil?" tatapnya meremehkan Ji Eun. Dan Ji Youra, hanya membalas dengan anggukan kemudian meneguk minumanya kembali.
Shin Hye, yang mencari Ji Youra kemana mana akhirnya ketemu di balkon barat.
"Hey!"
"Ya.''
"Kamu ku suruh berdiam di sana kenapa bisa ada di sini?"
"Jarak kita tidak jauh. Apa susahnya mencari ku di sekitar sini."
"Ok, baiklah."
"Hey, kau! besok-besok jangan mengajak ku pergi ke pesta lagi."
"Hmm... apa! apa ada yang merundung mu? ingat ini! kau harus berani melawan karena kau bukan hewan."
...Kata-kata itu seketika mengingatkanya dengan seseorang yang pernah dia temui sembari menatap mata Shin Hye....
"Oh...tidak! hanya saja, aku merasa tidak cocok di tempat seperti ini."
"Siapa yang melakukanya?"
"Tidak ada."
"Kau yakin?"
"Ada apa dengan mu? Kau tidak seperti biasanya yang menjengkelkan."
''Hmm... aku. Aku bos mu.
...Mereka saling memandang satu sama lain. Shin Hye, hanya tidak ingin jika Ji Youra mengalami hal seperti dirinya lalu....
...Pukul 11: 00 P.M...
...Ji Youra, baru saja sampai di rumah yang sudah di tunggu oleh ibunya. Inggrid, begitu khawatir karena dia pulang begitu larut....
"Bu, minggu depan aku ada perjalanan ke canada untuk pekerjaan. Apa ibu tidak apa aku tinggal?"
"Iya, Youra. Tidak apa."
"Ayo, makan dulu."
"Aku sudah kenyang. Hari ini capek sekali jadi, aku mau langsung istirahat."
"Oh, ya sudah kalo begitu."
...Sekujur tubuh yang terlentang di atas kasur putih itu merenggangkan seluruh ototnya....
...Sepasang mata memandang ke langit-langit sembari membayangkan semua hal yang telah dia jalani. Sampai tanpa dia sadari, kini dia begitu akrab dengan Shin Hye....
...Dia terus berusaha memojokan Heynagrid agar rencananya berjalan dengan baik....
__ADS_1
...Walaupun dia di injak-injak dengan waktu yang terbilang lama, tapi dia tidak begitu berambisi untuk memburu mereka segera....
...Ji Youra telah menjadi sekretaris Shin Hye dalam kurun 2 minggu terakhir ini....