
...Ji Youra, kini telah menjalin asmara dengan Shin Hye. Shin Hye, setiap hari datang ke kantor Heynagrid untuk mengajaknya makan siang bersama. Park Jung Su, kini juga sedikit intens dengan Aera. Aera, setelah kejadian kemarin mengatakan kepada Ji Youra jika dia menyukai Park Jung Su. Kini Ji Youra dan Shin Hye memiliki misi untuk menyatukan keduanya....
Dinner -1
"Apa kabar...?"
"Baik," balas Jung Su.
...Malam itu Aera terlihat anggun dengan gaun putih yang dia kenakan dengan kepangan rapih ke belakang, sedikit aksesoris bunga putih di bagian kepangan belakang....
"Apa kita pernah bertemu?"
"Ya, apa kau lupa dengan wanita yang pernah kau bantu dari perampok tahun lalu. Pada saat itu, mungkin kau masih berkuliah, dan aku sudah jadi pekerja."
"Itu kamu," tanyanya.
"Ya."
"Kau cantik. Aku tak bisa menyamakanya."
"Terimakasih."
~
''Hey, apa kau yakin dengan kegiatan mu kali ini."
"Hmmh..." ucap Ji Youra.
"Kau mau menyatukan mereka? Ya, tinggal nikahkan, selesai."
"Kau...!! Tidak semudah itu, dasar. Wanita butuh kelembutan, dan Jung Su baru saja dewasa."
"Ouh. Terserah kamu saja."
"Memang kamu itu kurang kelembutan," balas Ji Youra.
"Tapi kau suka," jawab Shin Hye.
Mereka berbicara lirih sambil memantau Aera dan Park Jung-Su.
~
"Kau wanita yang begitu menawan, anggun, dan mapan. Mengapa suka pada ku yang masih muda dari mu," ungkap Jung-Su mengarah ke jendela classic.
"Aku tak melihat itu dari mu."
"Kau hanya mengagumi ku, dan perasaan itu akan hilang seiring berjalannya waktu."
"Tidak! Ini sudah 1 tahun lamanya aku memendam rasa, dan mencari-cari mu. Kemudian siapa yang tahu bahwa semesta mempertemukan kita tiga kali, dan pertemuan terakhirnya kau bersama dengan seseorang yang ku andalkan dalam hidup ku yaitu, Ji Youra.
"Ouh... dia sosweet," ungkap Ji Youra dari kejauhan dengan sedikit drama.
"Aku bekerja untuknya," balasnya lagi memandangi jendela.
"Kau... tak mau memandang ku?"
"Kau, terlalu tua bagi ku."
"Haish... dasar! Jung-Su sialan!! Apa yang dia lakukan. Ucapanya sungguh menyakitkan," ucap Ji Youra pada Shin Hye dengan meremas jas miliknya.
"He-he-hey, apa yang kau lakukan. Jas ku bisa rusak."
__ADS_1
"Haaa... jas murah."
"Dasar, kau!"
...Malam itu berakhir begitu saja, Aera masih dalam kondisi murung namun dia akan tetap mempertahankan perasaannya, dan dan selalu berada di samping Ji Youra agar bisa dekat dengan Park Jung-Su....
...Ke esokan harinya Ji Youra mengurus tentang pendidikan anak-anak Vina yaitu, Sarah dan White yang masih sekolah sedangkan, Chrysti dan Xelyna telah berhenti sekolah. Xelyna memulai untuk perjalanan barunya dengan berkarier di dunia hiburan menjadi seorang penyanyi, lalu Chrysti memulai karir di permodelan. Chryti, bekerja di Galaxy Models di bawah bimbingan Shin Hyun, dan Xelyna berkarir dengan mengikuti ajang Idols di Seoul....
...Vina, memulai untuk buka usaha kecil toko bunga di depan gracia garden yang berbentuk rumah kaca, yang di fasilitasi oleh Ji Youra. Kini mereka semua dapat melakukan pekerjaan masing-masing dengan hasil uang yang akan di pergunakan masing-masing....
"Apakah dia suka ini," tanya seorang lelaki tampan berjas hitam.
"Wanita seperti apa?"
"Seperti bidadari berambut pirang dan tulus namun tegas."
"Bunga yang cocok adalah mawar merah dan pink."
"Baik, bungkus."
"Ya."
"Sekarang aku tahu di mana rumah mu." Ungkap lelaki itu menatap menara gracia garden.
...Selang beberapa menit dia dan mobilnya hanya berhenti di sebuah jalanan kecil mengarah ke gracia garden namun, gerbang di tutup oleh penjaga dan sepertinya itu adalah gerbang otomatis dengan ID tertentu. Hal itu membuatnya hanya menaruh bunga di tempat kotak Pos yang mana terdapat kotak kecil di samping Pos tersebut....
"Bagaimana? Kau masih ingin bersamanya?"
"Aku tidak akan menyerah."
Ji Youra dan Aera, tengah berbincang-bincang di kantor Royal Palace.
"Dia tidak ikut dengab mu?"
"Oh, tidak. Aku tadi di jemput Shin Hye."
"Bagaimana antara kau dan Shin Il?"
"Hah... apa maksut mu."
"Sepertinya dia menyukai mu dalam diamnya. Saat dia tahu kau terpuruk, dia satu-satunya yang membela mu di kantor ini."
"Shin Il..." gumaman kecil Ji Youra. "Aku dan dia hanya teman saja."
"Ya. Ku harap dia juga begitu," balasnya dengan memainkan bolpoin."
"Apa aku terlihat menyakiti hatinya," tanya Ji Youra dengan polos.
"Mengapa kau jadi terlihat bodoh! Yang tau hal itu hanyalah kau. Aku hanya mengatakan apa yang bisa ku katakan saja."
"Emm..."
"Ada ajang idols di tv?"
"Ya, benar. Ponakan ku ikut."
"Siapa namanya?"
"Xelyna."
"Apa kau tidak ingin melihatnya?"
__ADS_1
"Aku akan hadir saat final. Aku sudah mengatakanya pada Xelyna."
"Begitu ya."
Triiiing...triingg...
Suara dering smartphone Ji Youra.
"Ya."
"Bibi, aku sekarang lagi break. Apa kau bisa kemari."
"Ya, bisa. Tunggu aku di sana."
"Oke."
"Kau mau ikut aku kesebelah mumpung bisa berkumpul?"
"Boleh..."
...Mereka berdua menuju ke Galaxy model dan bertemu di sana dengan Shin Hyun, Chrysti, Jae-Hyun, Shin Dong-Min dan Shin Hye....
"Kalian mengapa di sini."
"Kau tadi ku ajak tidak mau, katanya masih ingin bersama Aera," ucap Shin Hye.
"Bibi..." peluk Chrysti. "Kata kak Shin Hyun aku sangat bertalenta," sambungnya lagi riang gembira.
"Waa...bagus. Tapi, ingat satu hal kau tidak boleh lengah."
"Baik, komandan."
"Ha ha ha ha..."
Jae Hyun, mencoba mendekat pada Ji Youra lalu berkata, "haai... bertemu lagi dengan..."
"Plak..." pukulan keras tangan Shin Hye kepada tangan Jae Hyun yang memegang pundak Ji Youra.
"Jangan sentuh!! Dia milik ku," ucap Shin Hye.
"Atas dasar apa," tanya Jae Hyun.
"Dia milik ku. Kami adalah pasangan."
"Kalian..." semua orang terkejut melihat pernyataan terang-terangan dari Shin Hye tersebut. Ji Youra, juga terkejut dan menatap ke arah tubunya yang tinggi itu ketika memegang tubuh sampingnya dengan erat.
"Kalian pasangan," tanya Shin Hyun.
Shin Dong-Min hanya terdiam melihat drama di atas drama tersebut.
"Ya," balas Shin Hye. "Ya kan...?" ucapnya pada Ji Youra."
"Yy-ya," jawabnya gugup.
...Mereka semuanya mulai untuk makan siang kembali berkumpul bersama, dan di sana Ji Youra merasa sedikit kehilangan karena tidak hadirnya dari Shin il di tempat tersebut....
"Youra, kau kenapa?" tanya Shin Hye.
"Kemana Shin Il," balasnya bertanya balik.
...Shin-Hye, Shin-Hyun, dan Shin Dong-Min lalu Aera, serta Jae-Hyun, hanya saling bertatap-tatapan saja. Shin Il, memang tidaklah begitu akrab dan membaur kepada mereka semua, hanya di awal-awal saja dia terlihat begitu ceria. Di situ pun Shin Hyun merasakan sakit di dada yang teramat dalam, karena di saat mereka berkumpul hanya satu orang saja yang tidak hadir dalam perkumpulan tersebut layaknya seperti keluarga sendiri....
__ADS_1