Miracle Of Love?

Miracle Of Love?
Kenapa aku?


__ADS_3

Pulang sekolah, aku langsung ngacir bareng Nanda dan Indy. Melepas penat sejenak tak ada salahnya kan? Lagipula, bosen juga jadi anak rumah terus.


    "Ran! Buruan!" Tarik Nanda bersemangat. Mereka tuh, anak remaja normal kok. Kenapa harus dikutuk? Tak ada salahnya juga kalau mereka ada perbedaan,


Aku kalap dengan pikiranku sendiri. "Ya-" Aku pasrah menyerahkan diri pada mereka. Entahlah, tapi bermain dengan mereka terasa lebih ringan.


"Ran, nonton apa nih? Supernatural aja yah, sekalian kita bisa belajar dari sana. Udah terlanjur dikutuk sih ya," Celetuk mereka bersamaan, seakan tak peduli kalau ada yang mendengar.


    "Hei, jaga mulut kalian. Lagi diluar, malah bahas yang kek begituan," Aku mencegah mereka yang sepertinya akan berlanjut pada topik itu.


    "Ya, sorry." Ucap mereka tak merasa bersalah. Aku sekedar menggeleng-geleng dengan sikap mereka.


Ya, sore itu aku pulang telat. Dan beruntung aku mendapat pekerjaan, cuman suruh jaga toko sih sama jaga kasir. Lumayan lah.


    "Dah, balik dulu!" Pamit mereka berlawanan arah denganku.


Aku mengeluarkan hp, berniatan mencari rumah Juna. Aku buta arah, jadi mau bagaimana lagi? Ah, aku gak punya alamat Juna. Bagus, jadi anak jalanan lagi. Aku terus berjalan, harap-harap ada orang yang aku kenal.


    "Telpon Juna nih? Duh, yang ada malah di omelin ntar," Aku terus menimbang-nimbang siapa yang bisa kuhubungi. Tapi memang tak ada pilihan lain selain menghubungi Juna, dia saudaraku dan sekarang aku menginap dirumahnya. Apa diakhawatir? Sepertinya tidak.


"Ha- Juna, jemput aku." Ia sekedar menjawab dengan nada dingin. Yah, aku tahu pasti akan seperti ini.

__ADS_1


    "Juna?" Aku terpaku, siapa sosok yang ada diepanku ini?


    "Tinggal ngomong dimana apa susahnya sih? Iya jemput, bawel banget sih nih anak. Dimana? Ran?"


TUUT-TUUT-TUUT


Seseorang- Tolong aku. Para lelaki bertubuh besar itu menghadangku, mereka menyekap mulutku dan membuatku tidak sadar. Tak ada yang menyelamatkanku, aku benar-benar tidak dibutuhkan atau bagaimana?


"Heh, masih hidupkan tuh anak?"


"Masih, tinggal bawa aja ke Amerika. Kita ogah bawa si sial ini kelamaan,"


    "Bagus, untung banyak nih,"


    "Tapi masih sisa satu, Dirga. Diamenghilang tanpa jejak,"


Tanganku terantai? Mulutku terisolasi? Apa? Aku dipenjara? Lebih kayak dikerangkeng. Apa? Gak salah denger? Dirga ilang? Tadi pagi masih ada, ngasih... Oh, jangan keluar sebelum Juna jemput..Apa yang dia maksut itu ini?


"Hmph!" Rintihku ketika tanganku tegores antai.


    "Oh, dah bangun? Bagus," Seseorang mendekat ke jerujiku. Wajah yang cukup tua dan terlihat buruk rupa. Aku tak mau menatapnya lebih lama, ia sangat menyeramkan.

__ADS_1


"Dirga itu, biarkan saja. Lagi pula, sebentar lagi kutukannya akan hilang didirinya." Lanjut mereka tak mempedulikanku.


Apa maksutnya? Kenapa harus aku yang ditangkap? Apakah aku berbuat salah? Siapapun jelaskan padaku.


Dirga, aku tahu kamu gak ilang gitu aja. Maaf, aku gak nepati apa yang kamu bilang itu.


"Bawa cewek ini, kirim mereka semua besok pagi," Perkataan itu berhasil membuatku bergidik ngeri. Kirim? Kemana?


Jerujiku terngakat, dan dimasukkan di sebuah truk. Juga banyak jeruji disana. Ah, para penglihat masa depan ya? Kenapa mereka juga disini? Apa tujuannya?


"Hmph! Hem!" Aku berusaha menyadarkan mereka. Tapi nihil, tak ada jawaban. Apa mereka mati? Aku baru menyadari kalau gumpalan darah disekitar mereka itu adalah darah mereka sendiri.


Yah, aku sendirian. Padahal, hari ini aku cukup senang. Apa aku memang tidak diperbolehkan untuk bersenang-senang? Se sial itu kah aku? Kalau gitu, kenapa aku masih hidup? Kenapa mereka enggak mematikanku sama seperti mereka ini?


Thx yang masih membaca sampai sini, tolong beri saran, kritik dan komen. Author masih amatiran, jadi mohom maklumi...


Oh, mampir juga ke karya sebelah! Si Tomboy dijodohin sama Badboy Holkay!!


Disana bakal nemuin gimana rasanya antara diancem sama di kasih sayangi dan berakhir sia-sia atas sebuah usaha...


Yah, gitu aja deh. Makasih yang udah mampir dan memberi like, komen...

__ADS_1


__ADS_2