
Perawat pun memberi tau dimana ruangan Ainy berada,
'' dilantai dua kamar paling ujung belok kiri'' ucap perawat itu
'' Terimakasih'' ayah dan ibu Ainy pun segera menuju ruangan Putri nya berada
Sebelum sampai ditempat putri nya berada ayah ainy berusaha menenangkan sang istri
''tenang saja sayang, putri kita anak yang tegas dan kuat, jangan tunjukkin air mata kita di depannya ''
'' kau benar , suamiku''
Mereka pun melangkah ke dalam kamar yang sudah ditunjukkan oleh perawat tadi,didalam ruangan ada dokter yang sedang merawat ainy
''sebenarnya apa yang terjadi pada putri kami dok? ''
''putri kalian mengalami syok berat'' ucap sang dokter
'' putri kalian butuh istirahat disini untuk sementara waktu sampai kondisinya sudah membaik, sekalian kami ingin mengecek semua nya takutnya ada apa apa dengan psikis putri anda. ''
'' Sebenarnya apa yang terjadi Pada Ainy yah, tadi keluar rumah sangat senang hendak bertemu Bagus, kenapa jadi begini Sekarang? ''
'' Entah lah mah kita berdoa saja semoga tidak apa apa dengan kondisi Ainy, putriku yang riang kenapa ini harus terjadi pada dirimu nak'' ayah ainy membelai pipi sang putri tersayang.
'' Kita tunggu diluar dulu yuk mah, biarkan dokter mengecek keadaan Ainy''
''Tapi q masih ingin disini , papa kalau mau nunggu di luar tak apa ,biar q yang jaga ainy disini.''
''kalau begitu papa cari makan siang untuk mama ya, kan tadi mama belum sempet makan siang''
'' mama belum lapar pa, ''
''tapi mama harus makan, kalau ainy bangun nanti liat mama belum makan bisa bisa Ainy makin drop , mama mau liat ainy makin sedih''
'' Baiklah ''
Ayah ainy pun berjalan menuju kantin rumah sakit hendak membeli makanan untuk dia dan istrinya, tapi tak sengaja dia melihat perawat mendorong banker yang berisi pemuda yang habis kecelakaan .
__ADS_1
Beliau bertanya nama pasien tersebut kepada salah satu perawat yang mendorong banker tersebut.
'' permisi sus, siapa nama pemuda tadi rasanya seperti pernah liat ?''
'' Nama di KTP nya Bagus tuan, apa tuan kenal dengan orang itu?
'' Siapa sus , coba ulang namanya?''
'' Bagus tuan'' jawab si perawat
''kenapa nama itu terdengar familiar ya, apa itu pacar nya Ainy?'' Ayah ainy pun jadi menebak sendiri
''apakah karena ini jg Ainy jadi masuk rumah sakit. ''
Ayah ainy pun berlari mengejar perawat tadi dan bertanya kembali,
'' Bagaimana keadaan pasien tadi sus,? ''
'' Kabar buruk tuan, ternyata pemuda tadi sudah meninggal saat kecelakaan itu dan sudah tidak dapat tertolong lagi, kalau anda mengenal keluarganya tolong anda bantu kami menghubunginya.''
Ayah ainy pun jadi lemas mendengar kematian pacar putri nya itu, pantas saja ainy syok berat ternyata ini yang terjadi
Sesampainya di kantin dia pun langsung memesan 2 bungkus makanan untuk istrinya dan dia sendiri
'' bu, pesen nasi pecel laiknya telor dan ayam goreng nya ya ,2 bungkus'
''Baik pak tunggu sebentar'' kata ibu kantin
sebenarnya ia tidak berselera makan karena dia membayangkan betapa hancurnya harapan putri nya nanti , tapi dia berusaha setenang mungkin.
'' Nasi bungkus pecel nya sudah siap pak , 20 ribu '' ucap ibu kantin itu
''terimakasih'' setelah membayar ayah ainy pun segera menuju ke kamar putrinya tersebut.
'' kenapa pa cemas , tadi tidak terlalu cemas begini,,,? tanya ibu
''ibu makan saja dulu setelah makan nanti, q akan ceritakan. !''
__ADS_1
mereka berdua pun di samping Ainy yang sedang terbaring
selesai makan sang ibu pun bertanya ke pada suaminya
'' Apa yang sudah papa ketahui, sehingga cemas berlebihan seperti sekarang ini?''
'' ibu harus kuat ya agar ainy pun jg ikut kuat, '' ayah aini pun bercerita tentang percakapan nya dengan suster tadi dan dari suster itu pun mereka baru tau apa yang menimpa Bagus.
'' kenapa ini semua harus terjadi kepada Ainy ya pa, Bagaimana nantinya putri kita bisa menjalani hari-harinya tanpa bagus?'' ibu nya pun terisak mendengar penuturan sang suami.
'' Ibu doakan saja semoga Ainy bisa tabah dan tegar , dan semoga dia bisa menjalani kehidupan nya kelak dan seger membuka pintu hatinya kembali.'' ucap sang suami
'' Apapun yang terjadi nanti semoga putri kita selalu bahagia ya pa, ! ''
'' Semoga badai ini cepat berlalu''
Ainy sudah sadar sejak mendengar penuturan sang ayah kepada ibunya, tapi dia sudah mencoba mengikhlaskan semua yang terjadi , dan dia pun sadar bahwa Kedua orang tuanya sangat membutuhkan dirinya, dia pun sudah bertekad untuk membahagiakan dan membanggakan mereka.
Karena tak ingin membuat ayah dan ibunya cemas
ainy pun membuka matanya.
'' Ayah, Ibu kenapa kalian bersedih, ainy tidak papa kok !! sambil berusaha tersenyum ainy hendak duduk dari tempat tidur itu.
'' Apa yang ainy rasakan saat ini ?''
tanya sang ayah
'' Ainy hanya pusing yah''
ibunya pun segera memanggil perawat , untuk memeriksa keadaan ainy.
setelah dirawat selama 2 hari Ainy pun pulang kerumahnya
tapi semenjak kepulangannya itu pun Ainy jadi pribadi yang dingin dan sulit didekati oleh lawan jenisnya. Diapun jadi lebih tertutup dan pendiam.
maaf ya disini sedang mati lampu disertai hujan deras disertai petir, jadi ceritanya
__ADS_1
sampai disini dulu ya ..
.. karna cuaca disini yang sedang tidak memungkinkan sehingga author harus bersambung sampai sini dulu ya... besok sambung lagi, jangan lupa like,komentar dan vote ya .