
" Sperto !" seru Ainy sambil mengarah kan telunjuknya kesebuah ranting.
Perlahan, pensil itu bergetar mulai terangkat sedikit ,namun jatuh kembali.
Ainy merebahkan tubuhnya di padang rumput dengan kesal
,sudah lebih dari 2jam mempelajari mantra tersebut ,tapi hasilnya masih gagal.
'' Oke ,kita coba lagi." Ainy berbicara pada dirinya sendiri, ainy mengucap mantra dan langsung melihat pensil itu bergerak perlahan dan sedikit terangkat dan .... Melayang. Pensil itu melayang!
Ainy menggerakkan jarinya kesana kemari, dan otomatis pensil itu pun melayang kesana kemari mengikuti gerakan tangan Ainy.
Wajah ainy sangat senang
Karena kaget melihat paman deeb ,pensil itu pun jatuh tepat diatas paman deeb.
" Aw, apa masalahmu?" paman deeb bicara dengan nada kesal.
" Maaf, aku tidak sengaja paman" ainy menggaruk kepalanya yang tidak gatal
Setelah semuanya pergi, Ainy menghela nafas lega
" Untung saja tidak ketahuan, kalau ketahuan bisa ditertawakan aku!"
Ainy masih penasaran dengan sihir tersebut.
Diam diam ainy menemui jack
" jack... aku sudah bisa menggunakan sihir sedikit demi sedikit" ujar ainy
" oh ya?" mata jack membulat
"lihat ini, sperto!" telunjuk ainy mengarah kesebuah buku yang berada tak jauh dari jack.Perlahan buku itu bergerak dan akhirnya melayang.
Ainy melempar senyum bangga.
"Bagus, Ainy. Bagus" terus latih sihirmu.
Aku yakin, kamu akan menjadi penyihir yang hebat dan bisa mengalahkan penyihir felix" puji jack dengan nada senang.
" Aku masih heran, jack. Kapan penyihir felix akan menyerang dunia, apa yang harus ku perbuat?" Ainy mulai gelisah dan khawatir. Dia belum siap jika suatu saat harus menghadapi penyihir felix.
" Tenang Ainy , aku percaya bahwa kamu bisa mengalahkan penyihir felix, karena kamu mempelajari sihir hanya dalam waktu dua jam, itu sudah membuktikan kamu berbakat."
" Semoga saja" ainy hanya menjawab sendi ucapan jack
" Kamu percaya tidak , aku belajar sihir 3 tahun baru yau ilmu dasar sihir itu tapi kamu, hanya butuh 2 jam." ucap jack jujur
\*\*\*\*\*
Langit berubah menjadi gelap, gemuruh petir dimana mana. Ainy dan jack hanya berdiri menatap langit kelam itu
Tiba tiba, angin berhembus kencang, kencang sekali hingga ada beberapa pohon yang tumbang.
Seorang wanita tua dengan jubah hitam fan tongkat aneh muncul di depan Ainy dan jack.
__ADS_1
Bulu kuduk ainy bergidik.
Mata tajamnya yang hitam hijau menatap mata Ainy dalam
penuh Aura dingin, menyeramkan dan kebencian.
Jarak wanita itu dan Ainy begitu dekat hingga dia tak berani menatap mata itu langsung.
" *I KNOW WHO YOU ARE...""bisiknya ditelinga Ainy ,pelan namun tajam
..." Tapi aku tidak tau siapa kamu?"...
balas ainy dengan suara bergetar*
" I KNOW WHO YOU ARE ... AND YOU HAVE TO DIE!" teriak wanita itu sambil mengangkat tongkatnya. Matanya menyala dan taringnya terlihat tajam.
sebuah sinar berwarna biru mengarah kepada Ainy dan dia pun merasa tubuhnya terbakar " AAAAHHH !"
......****......
Ainy terbangun dari mimpi buruknya. Keringat bercucuran ,nafasnya terengah-engah . Ainy melirik ke kiri dan ke kanan memastikan di tempat dia sekarang . Jantung nya berdebar sangat kencang saking tegangnya.
Untuk menenangkan diri dia pun mengambil minum dan meminum segelas air.
Suasana di rumah jack sangat sepi, Ainy keluar malam itu terasa takut, terutama karena mimpi buruk tadi.
" Ainy , kamu baik baik saja nak? " tanya seseorang
Ainy kaget mendengar suara yang tiba tiba muncul , begitu melirik ke suara itu, Ainy menarik nafas lega.
" Mmmm... Aku baik baik saja hanya haus," jawab Ainy yang menatap pamannya yang sudah tidak kerdil lagi
" Paman, apakah kau paman deeb ku?" Ainy masih belum percaya jika pamannya tak ber wujud kerdil lagi
" iya, ini paman , jika malam paman akan berubah menjadi sedia kala begitu pun Dengan semua orang yang sudah di sihir oleh penyihir felix," ungkap paman deeb
" Tapi jika fajar tiba , kami akan berubah kembali menjadi seperti biasanya kamu lihat!" ucap deeb kembali
Ainy diam sejenak. Dia ingin menceritakan tentang mimpi buruknya tadi. Mungkin itu suatu ...pertanda
" Tadi aku bermimpi, seorang wanita tua dengan jubah hitam
dan tongkat aneh berkata kepada ku, I KNOW WHO YOU ARE And YOu HAVE TO DIE"
Aku tidak mengerti artinya"
Ainy bercerita dengan ragu.
'' *itu adalah penyihir felix'' ucap paman deeb
'' apa paman...'' ainy terkejut dan hampir terjatuh
'' Artinya penyihir felix sudah tau siapa kamu, dan kamu harus segera mati'' ucap paman deeb kemudian
Ainy merasa belum siap menghadapi penyihir felix itu, tapi sepertinya dia pun tidak punya pilihan lain selain menghadapi nya.
__ADS_1
'' Tapi bagaimana bisa, aku tidak pernah bertemu dengannya sebelum nya paman.!"
" Entahlah, itu mungkin pertanda. Sesuatu akan terjadi antara kamu dan penyihir felix.
Ainy mengangguk setuju.
" Sudahlah jangan terlalu banyak di fikirkan. Istirahat lah"! perintah Paman menenangkan ainy
Ainy masuk ke kamar nya dengan hati gundah. Takut sesuatu akan terjadi padanya, jack, paman dan keluarga nya.
Keesokan harinya ainy menghampiri jack, ia bertekad akan berlatih sihir dengan jack yang sudah terlebih dulu mahir.
Ainy belum menceritakan mimpinya semalam, tapi dia pikir mungkin harus menceritakan nya.
" Semalam q bermimpi buruk jack, di mimpiku q bertemu dengan wanita tua yang amat menyeramkan dan dia memakai jubahnya hitam dan tongkat yg sangat mengerikan."
jack terdiam mendengar cerita ainy dan dia mengambil buku yang amat sangat tebal fan membuka halaman demi halaman. Setelah menemukan apa yang ia cari jack memperlihatkan nya kepada ainy.
"Apa wanita ini yang kamu maksud?"
Ainy memandang gambar itu, dan dia terlonjak kaget.
Gambar yang Jack tunjukkan sama persis dengan wanita tua yang ada di dalam mimpi nya itu!.
" Ya ,ini wanita yang ada di dalam mimpi ku itu!" Seru ainy membenarkan pernyataan jack tadi
" Kamu tau siapa dia?" jack bertanya seolah sedang mengintrogasi ainy
Beberapa detik ainy terdiam sejenak" pamanku bilang dia penyihir felix."
jack menutup buku tersebut " tepat, jadi intinya mungkin dia sudah tau bahwa orang yang dapat mematahkan sihirnya itu masih hidup. Ini masih kemungkinan."
" Sekarang bagaimana Jack?" tanya Ainy yang sedang bingung dengan tindakan selanjutnya.
Mata jack tiba-tiba menangkap sesuatu yang menggantung di leher ainy. Dia memang tau itu sudah menggantung lama disana, tapi dia ingat sesuatu. Dengan cepat dia menyambar tumpukan buku yang ada di atas meja.
Tangan jack mengambil sebuah buku coklat tua yang kusam. Lembaran halaman dia buka. Senyumnya mengembang ketika dia menemukan sesuatu.
" Lihat Ainy, gambar ini mirip dengan kalungmu bukan?" Jack menunjukkan gambar kepada Ainy.
Ainy mengamati baik baik lalu mengeluarkan kalung yang dia pakai.
Kalung berbentuk segi lima berwarna pink dengan batu biru ditengah nya
"iya benar, itu apa?"
" Disini tertulis, gambar itu merupakan sebuah lambang kelompok para penyihir. Penyihir penyihir ini adalah penyihir yang baik dan menggunakan sihir nya untuk kebaikan. Dan batu yang terdapat di tengah kalung itu merupakan batu ajaib yang dapat menyerap berbagai kekuatan sihir, Hingga akhirnya si penyihir seniman mengunci semua kekuatan sihir di kalung tersebut. Maka tidak pernah terjadi perang lagi karena sihir hilang." jack bercerita panjang lebar sambil membaca buku yang dia pegang.
" Tunggu, kalau sihir hilang kenapa kita masih bisa memakai sihir?" tanya ainy masih bingung
" Karena si penyihir seniman ini bukan satu satunya penyihir yang memiliki batu ajaib itu, sehingga sihir nya selamat." jawab jack terus membaca.
" Siapa namanya?"
jack menggeleng" Aku tidak tau , yang jelas kalungmu itu menyimpan kekuatan sihir terdahsyat di dunia ini!"
__ADS_1
"Tapi q tidak tau cara menggunakan nya* !"