
'' Sudah lah ibu jangan berpikir yang tidak tidak, makan aja buah itu halal kok '' ainy berucap
Ayah dan ibunya pun menuruti omongan ainy meski banyak keraguan dalam hati mereka
'' Kalian akan lebih terkejut lagi nanti setelah memakan buah itu'' ucap ainy dalam hati
Bu Wina pun sudah memotong buah pir itu jadi beberapa bagian, Ayah Daniel yang lebih dulu mencicipi buah pir
seketika tubuh nya yang tadi lelah dan merasa banyak keluhan ,langsung hilang dia merasa lebih baik bahkan lebih energik .
'' Wah ini buah yang ajaib y ay? Ayah merasa tubuh ayah lebih bugar dan lebih sehat.'' ayah Daniel sangat antusias dan segera menyuruh Bu Wina mencicipi buah pir itu.
'' wah , iya yah ibu juga merasa lebih bugar dan rasa lelah tadi langsung hilang entah kemana, ibu berasa lebih muda '' bu wina hampir meloncat karena kegirangan.
'' kamu dapat dari mana ay, buah ini ajaib sekali loh, beneran deh , kami penasaran barangkali bisa kami promosikan ke tetangga sebelah atau rekan kerja ayah .''
ayah sangat ingin memakan kembali buah itu, '' boleh ayah minta beberapa buah lagi ay''
'' Tenang lah ayah di dalam kulkas masih banyak kok'' ainy hanya tersenyum melihat tingkah ayahnya yang seperti anak balita minya permen saja
'' jika ayah dan ibu masih kurang tinggal minta aja pada ainy, nanti q kasih semua buat ayah '' ucapnya kembali
'' Wah beneran ay, '' ayah Daniel tidak percaya putri nya jadi misterius sekarang
Ainy hanya mengangguk, dan mengambil potongan buah lagi dan memakan nya.
kini ainy merasa Aneh lagi dengan tubuhnya. kulit wajah dan kulit tubuh nya jadi lebih putih dan mulus
Berapa kali ia memakan buah itu dia merasa kan perubahan yang lain dalam dirinya.
'' Q aja yang sering memakan buah ini selalu merasa takjub dengan khasiatnya apa lagi kalian'' ucap ainy dalam hati
'' sungguh ajaib'' ayah dan ibunya terus merasa takjub akan keajaiban buah itu
'' Ayah, ibu q ijin kerumahnya ririn dan sofia dulu ya'' ainy berpamitan pada bu wina dan ayah Daniel.
'' Baiklah, tapi jangan pulang malam ya ,ingat besok masuk sekolah'' ibu wina memperingati ainy
'' Ya bu, ainy janji gk lama kok'' diapun masuk kembali ke kamar nya hendak mengambil bungkusan buah untuk ririn Dan sofia
Ainy pun membawa motor nya menuju rumah sofia terlebih dulu karena rumah sofia lebih dekat dengan rumahnya.
sesampainya di depan rumah sofia, ainy pun memarkir motor nya di depan rumah sahabatnya tersebut, dan mengambil ponsel di saku celana nya
'' sof, q di depan rumahmu nih kamu turun dong''
'' baiklah''
setelah menunggu 5 menit sofia pun turun dan membuka pintunya.
__ADS_1
'' Masuk ay, kenapa tak langsung masuk aja sih, biasanya jg langsung ketuk pintu ''
'' Q cuma mau nganterin buah ini aja untuk kamu , om dan Tante.''
'' kamu gak masuk dulu ay?''
'' lain kali aja ya, q masih ingin nganterin buah ini untuk ririn''
'' baik lah, terimakasih ya ay, hati hati di jalan.''
Ainy pun berlalu meninggalkan sofia menuju ke rumah ririn karena sudah hampir jam 7 malam, diapun sedikit menambah kecepatan nya.
setelah berkendara selama 15 menit, ainy pun sampai dirumah ririn.
Dia pun langsung menelpon ririn, dan menyuruh nya keluar rumah.
'' rin, kamu bisa keluar rumah bentar gak, q di depan rumah mu sekarang''
'' masuk aja ay, tumben sekali telfon''
""q hanya mau ngasih ini untuk kamu, om dan tante "
" repot repot banget sih ay, makasih ya"
" ya udah q pulang dulu y rin"
"gk usah rin ,dah malam ini, sampai ketemu besok di sekolah''
" ok, hati hati ya ay''
Ainy pun mengangguk dan segera pergi meninggalkan ririn , ia mempercepat laju motor nya karena jalan an sudah lenggang.
Tanpa ia sadari ada sepasang mata yang mengawasi nya dari kejauhan, ya dia lah Arya pemuda yang sedang tergila-gila pada Ainy.
" Rupanya kamu disini gadis cantik" arya pun mengikuti Ainy
" kenapa q merasa sedang di ikuti ya" ainy menoleh ke belakang tapi dia tidak menemukan kejanggalan apa pun.
"mungkin hanya firasat ku saja," ucap nya kembali
selang setengah jam ia berkendara , ainy sudah hampir sampai di dekat rumahnya, tapi ia segera memutar kembali motornya.
" Q mau tau sampai kapan kamu mengikuti q'' Ainy merasa waspada jika memang ia sedang di ikuti.
Ainy sengaja mengambil jalan memutar karena di pertigaan jalan itu ada jalan setapak menuju rumah nya, karena jika ia diikuti ainy bisa langsung menghindari si penguntit.
Sampai di pertigaan itu ainy langsung buru buru masuk ke jalan setapak dan segera bersembunyi melihat ada yang mengikuti nya atau tidak.
tak lama setelah ainy menghilang dari pandangan Arya pun turun dekat gang, mencari keberadaan ainy
__ADS_1
" Kemana lagi perginya gadis itu'' arya mencari sekeliling tapi tak dapat melihat ainy
sedangkan Ainy melihat bahwa ada yang mengikuti nya .
Dia pun tersenyum dan segera meninggalkan gang tersebut sampai kembali kerumahnya, dia pun buru buru masuk ke dalam rumah.
" Untung aja q bisa lolos tadi, mengagetkan q saja" ungkapnya dalam hati
Sedangkan bu wina yang melihat ainy masuk ke dalam rumahnya seperti dikejar oleh penjahat pun jadi bertanya
" kamu kenapa sih ay, masuk rumah kayak dikejar pencuri aja, "
" emang di kejar kejar bu, tapi bukan sama pencuri melainkan orang gila " sanggah nya.
" mana orang gila ay, ibu mau liat"
" gak usah bu, udah q usir jauh jauh"
" kamu tuh ya , ada ada aja ngarang nya"
Ainy pun tersenyum sambil berlalu dari hadapan sang ibu
" Ainy ke kamar dulu ya bu, mau langsung istirahat"
" Baiklah segera tidur jangan lupa besok sudah masuk sekolah"
" Ya bu ainy gk lupa kok"
Ainy pun masuk ke kamarnya dan merebahkan badannya di ranjang, iapun memanggil Angel
" Angel kamu temenin q Dong, lagi bete nih q" keluh ainy
" kenapa non, Arya resek / bersikap kurang ajar lagi, kenapa nona kesal sekali" angel pun segera keluar dari cermin menghampiri ainy
" Ya , dia bikin q kesel terus bawaannya pingin q cakar abis tuh muka" ainy sewot
" ati ati non nanti non Ainy jatuh cinta sama dia" angel pun menggoda ainy
" dih amit amit jabang bayi q naksir dia liat muka nya aja q enek banget dari mana bisa suka q, kamu ngawur aja kalau ngomong"
" Biasanya kan gitu non, benci jadi cinta, makanya nona jangan terlalu membenci seseorang takutnya jadi kebalikan nya gimana" angel terus ngeledek ainy
" udah ah, sebel bicara ma kamu, bukannya bantuin malah ngeledek in q" Ainy pun hendak tidur dan mulai mengacuhkan Angel.
" udah ah , q ngantuk kamu balik lagi ke dalam cermin" ainy bertambah kesal dibuatnya.
Tak berselang lama ainy pun sudah masuk ke alam mimpi .
... ...
__ADS_1