
Ainy, huse peri merah fan paman deeb mengendap endap mencari penyihir Felix.
Tiba-tiba di hadapan mereka muncul dua manusia serigala.
Ainy ,huse peri merah dan paman langsung lari menghindar.
"GRAAAAAWWWWRRRR !" manusia serigala melompat ke arah huse.
Dengan cekatan huse mengarahkan pedangnya ke arah Manusia serigala itu hingga melukai tubuh. Manusia serigala meringis kesakitan
Ainy pun mengeluarkan mantra nya.
" Sim Salabim abrakadabra"
Seketika cahaya kilat sihir Ainy menyerang tubuh manusia serigala yang terluka itu,dan manusia serigala berubah menjadi manusia biasa.
Terlihat tubuh nya yang terluka oleh goresan pedang dari huse
Teman manusia serigala itu marah melihat temannya terluka akibat huse dan Ainy, ia pun menyerang huse, ainy, teo dan peri merah.
Peri merah melempar kan anak panah ke manusia serigala ,anak panah itu tepat mengenai dadanya.
Manusia serigala berubah menjadi manusia biasa, terlihat jelas dadanya yang tertancap anak panah.
Ainy, Huse,Paman dan peri merah pun melanjutkan perjalanan nya lagi mencari penyihir Felix.
" Di mana penyihir Felix?" tanya Ainy ketika mereka menyusuri lorong-lorong besar istana kematian yang gelap.
" Penyihir felix berada di menara utama istana kematian,disana dia mengatur semua kekuasaan nya." jawab peri merah.
Ainy mengangguk mengerti,dia memimpin jalan menuju menata utama istana kematian.
Di tengah perjalanan, langkah Ainy terhenti ketika mendengar suara..
" Aku tak menyangka kamu punya nyali yang besar untuk masuk ke istana Penyihir Felix?"ujar suara itu dengan nada meremehkan.
Kepala Ainy,huse,paman dan peri merah memandang ke kanan dan ke kiri mencari sumber suara tersebut.
Muncul bayang bayang sebuah sosok serigala besar di depan mereka,mata Ainy ,huse, paman dan peri merah membelalak kaget melihat apa yang ada di depan mereka.
" Kita berjumpa lagi...," serigala itu tersenyum memamerkan taring tajamnya yang siap menerkam mangsanya..
"Wolfman.!" pekik ainy keras
" Ya, ternyata kamu tidak mendengar ucapanku, yapi... percuma saja kamu ada disini karena AKU AKAN MEMAKAN MU!" Wolfman melompat ke arah Ainy, huse fan peri merah.
Ainy dan ke dua kawan kawannya segera berlari menjauhi manusia serigala yang ada di hadapan mereka.
__ADS_1
wolfman belum menyerah, dia terus mengejar ainy dan kawan kawannya di lorong-lorong istana.
Ainy merapalkan mantra nya " Sim salabim"teriaknya
Peri merah membidik kan panahnya ke arah wolfman,
wolfman hanya terpental kecil,dia kembali mengejar Ainy dan kawan kawannya.
Peluh membanjiri tubuh ainy, dia tidak tahu apa uang harus dilakukan, sihirnya masih terbilang payah, kemudian memejamkan matanya dan hanya bisa memohon , riba tiba-tiba kalung Ainy memancarkan cahaya.
Mata Ainy membulat ,jika taring Naga BirU senjata yang bisa melumpuhkan kekuatan manusia serigala.
Tangannya pun mencengkram taring Naga BirU, dia membalikkan tubuhnya dan menatap tajam mata Wolfman.
Wolfman tersenyum licik,saat dia akan kembali menyerang Ainy, tiba tiba muncul kabut hitam pekat yang berkelebat, ketika kabut itu mulai hilang muncul sosok manusia wanita dengan jubah hitam nya.
Ainy, huse paman dan peri merah di buat kaget dengan kedatangan nya.
" Penyihir felix !"
\* Sementara di lain sisi istana kematian\*
" Hmmm.... ruang bayangan... dimana letaknya?" radanya kita tidak benar benar beranjak dari istana ini" Ungkap jack sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
" Huffft , entah lah. yang aku tau pasti ruangan itu terletak di tempat yang sangat tersembunyi." balas Teo sambil melipat tangannya.
"Oke, bayangkan! kita akan menuju tempat bernama ruang bayangan,tempat yang tersembunyi dan sulit di lacak, di mana itu?"
Kemudian,jack menyadari sesuatu.Dia mengambil senter dan menyoroti nya ke arah Ugla.
" Hei ,ini silau !" seru Ugla menyipitkan matanya
Jack justru menemukan sesuatu,dia tersenyum lebar
Itu dia,! Bayangan! Ruangan itu hanya bisa terlihat oleh bayangan." jelas jack yang berhasil memecahkan misteri ruang bayangan.
Sekarang kita harus mencari pintu ruang bayangan dengan bayangan" tambah peri kuning, yang lain mengangguk setuju
Jack menyodorkan cahaya senter keseluruhan penjuru istana.
Ugla,teo,Dan peri kuning berusaha mencari lewat bayangan yang terpantul dari cahaya senter
Ketika mereka berada di jalan buntu mereka menemukan sesuatu yang aneh dari sudut jalan buntu itu, seperti bayangan.
Ya , sebuah bayangan pintu,peri kuning berjalan mendekati sudut jalan buntu itu,ia menyentuh dindingnya.
" GREEEEEEEK"
__ADS_1
Dinding tersebut tiba-tiba bergeser layaknya sebuah pintu yang terbuka.
Jack,teo,ugla dan peri kuning pun mengintip ke dalamnya,
Gelap, jack segera menyorotkan lampu senter nya ke dalam ruangan. Terlihat sebuah tangga panjang yang meliuk-liuk, Mungkin kah ini ruang bayangan?
"Lebih baik kita masuk untuk mencari tahu apakah benar ini ruang bayangan atau bukan" usul peri kuning memecahkan keheningan.
Jack, Ugla,teo setuju dengan usul peri kuning.
Dengan hati-hati, mereka menuruni satu persatu anak tangga yang mulai rapuh.
Bahkan, ruangan itu penuh debu dan sarang laba-laba,jack memicingkan mata melihat sebuah cahaya yang tiba-tiba muncul di hadapannya.
Di ruangan tersebut terdapat sebuah meja dan peti kecil,jack dan yang lainnya berpandangan.
" Jantung penyihir Felix!"
Jack,teo dan ugla serta peri kuning buru buru menghampiri meja.
Tapi ketika tangan mereka hampir meraih peti,Ugla merasa ada sesuatu.
Ia pun membalikkan badannya ke arah tangga yang di naiki tadi ,benar sekumpulan manusia serigala.
" GRAAAAAWWWWRRRR !!"
Manusia manusia serigala itu melompat ke arah jack,teo,ugla dan peri kuning.
Teo sudah hampir menyentuh peti itu, tapi seekor manusia serigala itu menggigit tangan nya.
"aAAAARRRRGGGHHH !" Jerit teo kesakitan,mendadak tubuh teo menjadi panas seperti terbakar api.
Teo mencakar cakar tubuhnya sendiri,dan teo berubah menjadi manusia serigala !
" TEEEOOO !!" Teriak ugla kaget melihat sosok teo berubah menjadi manusia serigala besar dengan taring taring nya dan cakar yang tajam.
Namun sayangnya, seorang manusia serigala tidak dapat mengontrol diri nya sendiri,begitu juga dengan teo, ia bahkan menyerang teman temannya nya sendiri.
Jack sudah kewalahan menghadapi manusia serigala itu, sihirnya pun sudah mulai melemah.
Sebisa mungkin ia berusaha menjauh kan para manusia serigala itu agar dia tidak digigit atau dicakar oleh mereka.
Beberapa saat kemudian,jack sadar. Para manusia serigala itu mulai menjauhkan dirinya dan teman temannya dari peti yang berisi jantung penyihir Felix.
Jack kembali mengumpulkan tenaga berlari ke arah peti itu.
" Tunggu...!" seseorang berteriak dari arah pintu masuk .
__ADS_1
terlihat pria tinggi dan berkulit putih serta berpenampilan elegan.
Para manusia serigala itu pun berhenti menyerang,mata pria itu mengarah pada jack.