miror ainy

miror ainy
hutan tanah hitam


__ADS_3

Hutan ini berwarna kelabu, gersang dan tandus, banyak pohon seperti sudah terbakar.


Ada juga pohon pohon yang terkena serangan para makhluk buas seperti singa ,harimau, beruang atau mungkin manusia serigala.


Tanahnya pun berwarna hitam dan berbau aneh,agak agak becek.


Ugla yang merasa ketakutan berjalan beriringan di samping Ainy.


" tempat apa ini,? benar benar menyeramkan..."ucap jack yang memandang ke kanan dan ke kiri agak takut.


" ini namanya hutan tanah hitam,tempat ini memang agak berbahaya. Biasanya , banyak manusia serigala berkeliaran disini" teo menjelaskan seraya terus berjalan di belakang Ainy dan jack.


" seberapa jauh lagi Lembah kelabu! tanya ainy


" Hm...aku tak tahu, aku belum pernah pergi kesana .


Tapi dari peta yang aku lihat di desa SeMu, Lembah kelabu berada di pinggir hutan tanah hitam ini,dekat"jawab Huse sambil memperhatikan gulungan peta yang ia pegang.


Jack pun mengambil peta yang ada dari rumah nya


" Benar,sudah dekat !"


Malam sudah menjelang karena sudah kelelahan mereka memutuskan beristirahat sebentar. Awal nya Huse tidak setuju bermalam di hutan tanah hitam ini, karena banyaknya makhluk makhluk jahat yg ada di hutan .


Makhluk itu bisa saja menyerang kapan pun mereka lengah.


Tapi, karena banyak yang kelelahan jadi, mereka tetap bermalam di sana


" Baiklah aku yang akan berjaga malam ini" jawab huse


merekapun setuju karena memang hanya huse yang masih bertahan.


" Baiklah" kata mereka serempak


sebelum mereka tidur , Huse dan Ainy mendirikan tenda sedangkan jack dan para kurcaci lain membuat api unggun


" Apa yang kalian tau mengenai penyihir felix?" tanya ainy tiba,sambil menghangatkan dirinya di dekat api unggun


Huse terdiam sejenak, dan mulai berbicara


" penyihir felix pernah menyerang desa semu ,dia penyihir yang kejam dan jahat. Dia hendak menangkap semua kurcaci yang ada di desa semu untuk di jadikan pelayan nya seperti yg terjadi pada peri pesuruh !"


" menyeramkan sekali....!" ucap jack yang sudah ikutan nimbrung


setelah berdiam diri di dekat api unggun merekapun hendak pergi tidur,


"baiklah kami tidur duluan y" jack pamit pada huse


" jika ada apa apa jangan sungkan membangun kan kami" ucap Ainy


Huse pun mengangguk.

__ADS_1


Belum satu jam mereka tertidur, Ainy mendengar langkah kaki dan sedikit eraman , Ainy segera membangunkan paman deeb dan jack


" Ada apa? jack menggosok kan matanya


" Dengar" ainy segera menyimpan tangannya di belakang telinganya, jack pun melakukan hal yang sama, Mereka berdua mencoba mencerna apa yang sedang mendekati tenda mereka.


jack segera bangkit dari tidurnya, " kita harus berkemas dan segera pergi dari sini, sepertinya ada bahaya mendekat."


sebelum jack selesai berbenah, huse masuk ketenda hendak membangunkan ainy


" ternyata, kalian juga mendengar suara itu?"


"ya makanya kami segera membereskan tenda kami, apakah kau sudah membangun kan teo dan ugla?"


"sudah, mereka jg sudah selesai berbenah"


setelah Jack dan paman deeb selesai berbenah, suara itu terdengar semakin mendekat.


" cepat kita pergi, itu manusia serigala...!" Ainy pun segera mengajak teman-teman nya bergegas


" lebih cepat lagi, " teo berlari mempercepat langkahnya


"Sial !" ucap jack menggerutu


" kalian lari lah dulu biar aku yang menahan mereka dahulu !" ucapnya kembali


paman deeb dan para kurcaci sudah lari menjauh sebelum jack menyuruh pergi, sedangkan Ainy masih berdiri di dekat jack hendak mengeluarkan sihirnya.


" biar aku bantu !" ucap ainy sambil berjalan selangkah di depan jack


" sperto "


sang serigala pun semakin mengamuk terkena serangan jack ,geraman sang manusia serigala terdengar semakin keras.


Ainy mencoba memusatkan pikirannya, ia mencoba mengerahkan sihirnya seperti jack . Kalung dengan batu ajaibnya bersinar


Ainy mulai berkonsentrasi memusatkan sihirnya, Dan...


" Abrakadabra !"


terlihatlah cambuk sihir berwarna merah menyala, seperti cambuk api.


Ainy mengarah kannya kepada manusia serigala, seakan akan mencambuk seekor kuda


Manusia serigala mengeram dan melolong hebat


mereka berjalan mundur dan menjauhi jack dan ainy sambil terus mengeram.


" Ayo !" jack menarik tangan Ainy dan membawa lari menjauh dari kawanan para manusia serigala itu.


Jack dan Ainy berlari menyusul para kurcaci.

__ADS_1


" Lihat Ainy, itu lembah kelabu !" jari jack menunjuk sebuah lembah yang tampak suram dan warnanya kelabu seperti namanya


Terdapat banyak kabut kelabu yang menutupi lembah itu, seperti tiada kehidupan di sana.


" Benarkah para peri pesuruh ada di sana?" ucap Ainy sangsi dengan apa yang mereka lihat, saat tahu betapa sepi dan sunyi nya lembah kelabu.


Jack dan huse mengangguk kepalanya yakin, " mungkin hanya beberapa peri pesuruh yang tinggal disana?" ainy masih ragu


" mungkin sebagian yang tinggal disini, kebanyakan tinggal di tempat penyihir felix sebagai budak !" ucap Huse dan teo


" Baiklah" Ainy menarik napas dalam" Ayo kita masuk !"


mereka lanjut berjalan kedalam lembah kelabu yang gelap dan menyeramkan.


Ainy pun mulai membuka peta dan memperhatikannya


" Kita memang sudah di lembah kelabu. Tapi, dari tadi kita tidak melihat satu peri pesuruh pun"


" aku pernah dengar, peri pesuruh itu tinggal di tempat yang identik dengan gelap dan sunyi tempat yang mungkin agak sulit diraih." ucap Huse sambil berpikir


Hening langsung menyelimuti mereka, mencoba untuk memecahkan teka teki, tempat yang sunyi dan sepi serta sulit diraih....


" Aku tahu dimana tempat itu !" paman deeb angkat bicara


" Dimana?" ucap mereka serempak


" Bawah tanah " jawab paman deeb


" tempat yang gelap dan sunyi serta sulit diraih,,,, benar bawah tanah..." ucap ainy tersenyum riang


semua memandang tempat mereka berpijak


" Bagaimana caranya kita ke bawah tanah ?apakah ada semacam portal atau ruang dimensi untuk masuk kesana?"


Huse melanjutkan sambil mencari sesuatu yang dapat dijadikan petunjuk jalan masuk menuju dunia para peri pesuruh


mendadak mereka mendengar suara langkah kaki dan percakapan, buru buru mereka bersembunyi


ternyata dua peri pesuruh, makhluk kecil yang kurus dan telinga sedikit besar dan runcing, terlihat tidak begitu berbahaya.


Ainy dan jack pun saling berpandangan dan memulai sebuah rencana mereka.


Huse ,teo dan ugla pun sedang bersiap siap menerima instruksi dari Ainy untuk mereka


sedangkan paman deeb mengambil benda di dalam tas kecil yang ada di punggung ainy.


" Ketemu" setelah menemukan tali ,paman deeb segera bersiap siap mengambil ancang ancang tuk menyergap kedua peri pesuruh itu.


" tunggu paman" ucap ainy mencegah pamannya itu


" kita tunggu dan lihat dulu gimana cara mereka keluar dan menutup pintu itu"

__ADS_1


Paman deeb pun mengangguk tanda setuju


para kurcaci yang lain sudah berpindah posisi seperti yang di instruksi kan ainy pada mereka, dan sudah bersiap siap juga.


__ADS_2