miror ainy

miror ainy
kemenangan kita bersama


__ADS_3

Ainy berlari keluar menara dan menemui pamannya,Apakah pamannya berubah?


Lalu dia bertemu dengan seorang pria yang mirip dengan ayahnya.


Ainy yakin itu pasti pamannya, dengan bahagia,dia memeluk pamannya itu.


" Kamu berhasil Ainy,kamu berhasil melaksanakan tugasmu"


ujar paman deeb dengan terharu.


Segera Ainy melepaskan pelukannya,dia menatap seluruh penduduk dunia sihir.


CLara melangkah mendekati Ainy.


" Terimakasih, Ainy.Kamu sudah menyelamatkan dunia kami," ujar Clara bangga.


Ainy tersenyum.


" Sama sama,tapi yang menyelamatkan dunia sihir ini adalah kalian semua yang telah membantu ku.Tanpa kalian,aku tidak akan pernah sampai ke sini."


"Sebagai rasa terima kasih kami,kami akan memberikan mu Gelar ' MAGIC WORLD PROTECTOR' ".


" Hah? Ah....tidak usah ,aku tidak pantas mendapatkan gelar itu." tolak Ainy tulus


" Tidak Ainy" seorang kurcaci keluar dari kerumunan ia adalah Wose.



"Kamu pantas mendapatkan gelar itu,kamu pelindung dunia sihir,ini sudah takdir mu unyuk mendapatkan gelar ini. Ini rasa terima kasih dari kami semua".


Ainy tersenyum lagi,


" Tapi aku harus melanjutkan perjalananku,dan harus segera kembali ke dunia ku... karena ada seseorang yang menungguku kembali,q punya keluarga disana."


" Silahkan Ainy dengan senang hati!" Wose mempersilahkan Ainy,kemudian muncul sebuah portal.


Ainy menatap teman temannya,dia memeluk Ugla,Huse,Teo fan jack yang sudah kembali menjadi kurcaci.


Dia juga berterima kasih kepada peri kuning dan peri merah serta para penduduk dunia sihir.


" Terimakasih semuanya !" seru Ainy sembari melambaikan tangannya.


kini ia tak sendiri mencari obat untuk Angel sahabat rohnya.


Dia mulai memasuki portal, Ainy,Jack, dan paman deeb mengikuti. Ainy mulai mencari tumbuhan rumput roh untuk mengobati Angel , ia menuju ke Hutan Harapan.


" Kemana tujuan kita sekarang Ainy? " Jack bertanya


Ainy tersenyum,


" Hutan harapan"


Jack yang mendengar sangat kaget, " Hutan Harapan!"


jack mengulangi ucapannya.


Paman deeb tak kalah kagetnya.

__ADS_1


Dia ternganga sambil terus berdiri seperti patung tanpa berkedip sedetikpun.


Ainy yang melihat jack dan pamannya seperti syok pun bertanya.


" Kenapa dengan kalian berdua, apakah ada yang salah dengan jawabanku.?"



Karena tak ada respon dari mereka berdua, Ainy pun mengguncang tubuh Jack.


Merasa tubuhnya terguncang, jack pun sadar.


" Kamu serius mau ke sana, Ainy?"tanya jack



" Ya, aku serius lebih dari puluhan rius malah kata Ainy diselingi tawa kecilnya."


Jack pun menelan saliva nya dengan berat serasa duri tersangkut di tenggorokan nya


"Kalian kenapa sih? mendengar hutan harapan malah


seperti kerbau yang di cocol hidungnya aja."


Paman deeb yang tersadar dari keterkejutan nya pun menjawab.


" Hutan harapan adalah sebuah Legenda belaka karena tempatnya tidak ada yang tau dimana ,kapan dan bagaimana mana ia muncul!"jelas paman deeb kemudian.


"Ya, karena sudah puluhan tahun tidak pernah ada orang yang tau dimana lokasi pastinya , dan sudah dianggap Hutan Legenda belaka ,Ainy?" jack menambahi penjelasan paman deeb


Ainy berpikir sejenak dan diam memikirkan ucapan sahabatnya itu.


Tapi bagaimana ia bisa kembali tanpa rumput roh itu, Angel masih membutuhkan nya dan dia pasti masih merasa lemah sekarang


" Tidak , aku tidak bisa kembali, jika itu adalah sebuah takdir ,pasti akan ketemu!" Ainy bertekad dalam hati


" Jika kalian tidak mau pergi, Aku akan mencari Hutan legenda itu seorang diri. Dan kalian kembalilah ke rumah masing-masing,karena aku akan tetap mencari keberadaan Hutan harapan dan mendapatkan rumput roh tersebut."


Ainy berkata pada paman dan sahabatnya itu,sedangkan paman dan jack mengangguk pasti.


" Kami tidak Akan meninggalkan kamu sendiri, karena hidup kami adalah untuk membantu mu Ainy,kami akan pergi bersamamu." ucap paman dan jack


Ainy terharu, sambil berlari memeluk pamannya itu.


" Terima kasih untuk kalian berdua, meskipun mustahil kalian tetap menemaniku tanpa meninggalkan ku sendiri ." Ainy tersenyum tipis.


" Yuk kita mencari, terus kemanakah arah kita akan melangkah menuju hutan harapan Ainy?" tanya jack


Ainy pun mengingat ingat perkataan Angel padanya, dan ia berpikir


"Oh iya, arah tujuan kita mengikuti arah matahari akan terbenam jack". Ainy menunjuk matahari yang sudah mulai senja itu.



Paman deeb tersenyum melihat keponakannya yang tumbuh dewasa itu.


Perjalanan baru menunggu mereka bertiga.

__ADS_1


Setelah lelah berjalan selama lebih dari setengah hari merekapun memutuskan berhenti untuk beristirahat,


Jack pun duduk di dekat sungai yang lumayan besar sambil memandang sekitar.


sedangkan pan deeb mencari apa yang bisa di makan oleh mereka.


Ainy pun langsung menunjuk arah sungai,


" Paman apakah sungai ini tidak ada 1 ikan pun ya?" tanyanya pad paman deeb.


" Benar juga ,kenapa tidak terfikirkan olehku ya." kata paman deeb


Paman pun langsung melepaskan celana panjang dan baju atas nya, kini yang tersisa tinggal celana boxer dan Daleman nya saja.


Kini ia pun langsung melompat ke dalam sungai mencari apa aja yg bisa dimakan.


sedangkan jack sudah pergi mencari kayu bakar untuk mereka memanggang dan menghangatkan diri nanti, karena hati sudah malam.


kini tinggal Ainy di tepi sungai sendiri, dia melihat pamannya lihai mencari ikan sambil tersenyum.


Dia merebahkan tubuhnya yang sudah lelah di samping sungai,


" Pengalaman apalagi ya yang akan mereka bertiga temui nantinya" ucap Ainy membatin.


Tapi tiba-tiba Ainy di kejutkan dengan adanya ikan yang cukup besar yang mendekati pamannya.


Segera Ainy berteriak,


" Pamaaaaannn, awas di belakang Paman ,segera naik ke tepi paman!" teriak Ainy pada pamannya.


Paman deeb yang tersentak pun segera berenang ketepian tanpa berani menoleh kebelakang lagi.


" byuur, byuuur, byuuur.... " paman berenang mempercepat gerakannya .


Sedangkan di belakang paman deeb ada ikan yang cukup besar, ukurannya seperti ikan hiu tapi ekornya pendek .


Akhirnya paman sampai di tepi an.


" Huuufft, huuuft,huuuft ...."dia berusaha menetralkan dan mencoba menenangkan pernapasannya yang di rasa ngos ngosan tadi.


Sedangkan ikan yang mengejar paman deeb kembali masuk ke dasar air lagi.


Ainy segera berdiri dan menghampiri pamannya


" Paman tidak kenapa napa kan?" ucap Ainy panik


Paman deeb pun menggeleng, " Aku tidak kenapa napa keponakan ." jawabnya


" Memang apa tadi yang ada di belakangku,Apakah buaya atau ular?"tanyanya pada Ainy


Ainy tidak yakin ,


" Entahlah paman ,aku tidak yakin itu ikan apa karena baru kali ini q menemui ikan yang aneh bentuknya seperti hiu tapi ekornya pendek , serta mempunyai moncong yang panjang,tapi tidak terlihat gigi tajamnya. " ucap Ainy menjelaskan.


Jack kembali membawa banyak kayu bakar , dan dia jg membawa banyak buah dari dalam hutan yang ada di seberang sungai tempat paman deeb dan Ainy berada.


" Ada apa dengan kalian berdua ?"tanya jack heran dengan keadaan paman deeb yang masih ngos ngosan .

__ADS_1


Mereka meninggalkan dunia sihir dan kembali ke dunia mereka yang sebenarnya.


__ADS_2