
Masa lalu nya sudah of ya sekarang kembali ke cerita
* tolong bijak membaca ya guys*
kembali ke cerita,
~HAPPY Reading~
Setelah selesai berolah raga , Ainy hendak mandi tapi di dalam kamar ainy sudah ada ririn dan sofia yang menunggunya
''maaf ya ay, kami berdua tidak bermaksud menambah luka hatimu '' ucap sofia
'' maaf kan kami ,kalau kami bertanya bukan maksud kami ikut campur dalam kehidupan mu, kami cuma prihatin denganmu saja'' ucap Ririn menimpali
Sebenarnya Ainy sudah tidak mempermasalahkan kejadian semalam, hanya saja dia merasa kesal dengan Arya.
'' Q jg minta maaf kawan kawan, q sebel saja semalam dengan pemuda itu.''
'' ini juga bukan salah kalian berdua kok'' Ainy memeluk kedua sahabatnya itu.
'' Q mandi dulu ya , udah gerah nih !''
'' Baiklah, kamu mandi aja dlu, kami mau ke dapur siapin sarapan .'' ucap ririn
'' Q jg ikut rin ,sekalian mau bantuin buatin minuman''
Ririn dan Sofia pun pergi ke dapur sedangkan Ainy bergegas ke kamar mandi, setelah di kamar mandi dia pun mandi sambil berendam air panas .
Puas dengan berendam nya dia pun menyelesaikan mandinya.
sedangkan di bawah ririn dan sofia asyik mencari cemilan dan makanan yang bisa mereka bertiga makan, Sofia pun membuat jus jeruk untuk mereka bertiga .
Ririn membuka kulkas di dapur itu, dia pun mengambil buah buahan dan juga kue brownies .
'' Sof, nanti jangan bahas kejadian semalam lagi ya, q gk mau buat Ainy murung lagi''
'' ya ,ya , q tau salah kok, tapi q jadi penasaran deh kapan dan bagaimana dia kenal dengan Arya Wiguna ya rin?''
Sebenarnya ririn juga ikutan penasaran karena selama 3tahun ini kan dia jarang keluar rumah, apa lagi terkesan tertutup dingin dengan lawan jenis.
Tapi dia memilih diam dan memendam keinginan tahuannya itu, tiba tiba Ainy yang hendak ke dapur mendengar pertanyaan sofia kepada ririn tadi
'' kita sarapan dulu yuk selesai sarapan nanti q ceritain dari mana q ketemu dan tau dengan pemuda semalam.'' Ainy menjawab
ririn dan sofia pun mengangguk bersamaan.
'' tapi jangan marah lagi ya ,ay?'' ucap sofia
Ainy hanya mengangguk dan meletakkan kue brownies yang di pegang Ririn tadi ke meja makan.
'' Q juga sudah buatin kita jus jeruk ay'' jawab sofia antusias
'' ayuk buruan makan dulu dah lapar nih'' ririn menengahi
mereka pun sarapan dengan lahap tanpa berbicara sedikitpun , hanya terdengar dentingan piring dan sendok aja.
__ADS_1
selesai sarapan mereka bertiga membersihkan rumah dan tak lupa membersihkan piring dan gelas kotor sisa makan mereka.
setelah rumah beres ,bersih dan rapi ainy pun mengajak kedua sahabatnya untuk duduk diruang tamu sambil menyalakan televisi,dia pun memilih program kesayangannya.
Setelah melihat ririn dan sofia duduk di sampingnya ,dia pun menceritakan awal mula dia bertemu dengan pemuda semalam ,dan entah mengapa bisa terjadi kekacauan semalam , begitulah awal mulanya ainy pun menyelesaikan ceritanya.
'' Bolehkah q bilang sesuatu ay, ?''
ucap ririn
'' Tentu saja'' ainy pun segera menjawab
'' Tapi janji dulu kamu jangan Marah lagi ya ?''
Ainy pun mengangguk
'' lupakanlah masa lalu dan buanglah jauh jauh pengalaman pahit mu itu ay, karena kita tidak pernah tau kehidupan masa depan kita kayak gimana dan bagaimana? , ya kan ay?'' Ririn mencoba menasehati sahabatnya itu, karena dia tak mau ainy terus hidup fan terikat dengan masa lalu nya itu.
'' Dan , pemuda yang mengganggu mu semalam namanya Arya wiguna dia mahasiswa di universitas M yang terkenal itu '' Sofia pun menimpali
'' Dari mana kamu kenal dengan cowok resek itu sof ?'' Ainy balik bertanya
'' Denger ya Ay, arya itu adalah mahasiswa Gunadarma yang terkenal dengan '' play boy'', karena banyak dari by de kita yang sekolah di SMA M banyak yang patah hati karena nya..
jadi jangan sekali-kali kamu berurusan dengannya''
ririn menimpali
'' wajahnya sih tampan, tapi sayang dia memilih target yang salah'' ainy pun berucap
'' lain kali panggil kami jika dia mempersulit kamu lagi, '' ucap mereka berdua.
'' sebenarnya apa sih alasan kamu tidak bisa melepaskan masa lalu kamu ay?'' sofia kumat kepo
Ainy menunduk sejenak sebelum menjawab pertanyaan sofia
'' Q hanya tidak mau lagi merasakan jatuh cinta kemudian saat sayang sayangnya harus terpisah, q masih belum siap ngerasain perpisahan lagi''
'' Trauma nih ceritanya'' goda sofia
Ririn langsung mencubit pinggang sofia yang tak bisa berhenti mengoceh tanpa memikirkan perasaan sahabatnya itu.
'' Ah apaan sih rin ,sakit tau'' ia meringis kesakitan
'' udah yuk sekarang kita mau ngapain lagi , kemarin udah pesta ,sekarang gimana ? Ainy mengalihkan perhatian sahabat sahabat nya itu
''ada yang punya ide gak enaknya ngapain hari ini , mumpung masih jam setengah 10 ''
'' main game gimana '' usul ririn
'' shoping , aja yuk'' ucap sofia
'' q setuju usul kalian berdua'' ucap ainy
__ADS_1
'' sekarang kita shopping dulu ke supermarket terdekat, sekalian cari stok persediaan makanan untuk kita nanti ''
Ainy pun menarik kedua Sahabatnya itu,
'' yuk buruan , takut hujan nanti '' mereka pun keluar rumah dan mengunci pintu .
sesampainya di supermarket mereka bertiga mencari kebutuhan masing masing.
setelah selesai memilih, mereka pun ke kasir hendak membayar ,tapi tangan Ainy langsung ditarik oleh Arya , setelah ainy menoleh ke orang yang bertindak kurang ajar menurut nya itu, bertambah murka nya dia.
'' Lepas, dasar cowok resek, atau q panggil satpam nih''
Arya hanya tersenyum melihat gadis incaran nya berontak.
'' kamu jangan kurang ajar ya disini, lepaskan teman kami '' ucap sofia dan ririn
'' Q tidak kurang ajar kok q hanya berniat membayar i belanjaan kalian aja sebagai permintaan maaf an ku semalam.'' ucap arya
'' tapi kami bis membayar sendiri kebutuhan kami, dan satu lagi kami tidak butuh di urusi oleh kamu'' ungkap Ainy langsung membayar dan segera mengajak sahabat sahabatnya itu meninggal kan supermarket tersebut.
'' Cowok itu pasti sudah membuntuti kita, ya kan ?'' tanya sofia yang terus nyerocos di sepanjang jalan pulang
'' Q rasa benar yang kamu katakan sof'' ucap ririn
'' Kenapa q selalu bertemu dengan cowok resek itu sih'' Ainy mulai mengeluh
'' Lupain aja yuk mending kita jalan jalan di taman aja gimana?'' ririn mencairkan suasana
'' baiklah '' mereka mulai semangat lagi.
sedangkan disisi lain Arya masih tersenyum melihat penolakan gadis yang menjadi incarannya itu.
'' Ainy semakin kamu menolak ku, semakin q menginginkan kan dirimu'' ucap arya dalam hatinya
Dia pun tak jadi membeli apa yang ia hendak beli tadi,
sedangkan Beni sahabatnya dan tangan kanan arya pun tersenyum melihat tingkah laku Arya tersebut.
'' Jangan jangan kalian berjodoh lagi, '' ucapnya kemudian
Arya yang mendengar penuturan sahabatnya itu pun cuma tersenyum.
Setelah mereka bertiga puas berkeliling taman , Ainy pun mengajak ke tiga Sahabatnya itu pulang
'' yuk kita pulang, sudah siang nih '' imbuhnya
mereka pun segera pulang, tapi sesampainya di depan pintu Ainy kaget melihat pintu rumahnya terbuka
'' tadi sudah q kunci kok'' ucap ainy
'' apa jangan jangan ada maling'' sofia mulai cemas
' ' kita liat yuk takut ada orang jahat masuk rumah '' ririn pun segera berlari
Ainy pun masuk ke dalam rumah dan kaget melihat dapurnya berantakan.
__ADS_1
hay hay sampai sini dulu ya author dah capek ngetik...
besok up lagi