miror ainy

miror ainy
Ruang dimensi cermin


__ADS_3

Arya terus mencari keberadaan ainy, sampai dia lelah mengemudi ia pun singgah di rumah makan


Rumah makan itu ternyata dekat dengan rumah Ainy, arya segera menyantap makanan yang ia pesan tanpa pikir panjang lagi ,usai makan dia pun mengambil ponsel nya hendak memencet tombol panggilan tetapi ia urungkan.


Saat hendak membayar makanan yang ia pesan tadi dia bertanya kepada pelayan yang bekerja di rumah makan itu,


'' permisi, apakah anda mengenal gadis ini?'' arya pun menunjukkan foto ainy di ponselnya kepada pelayan itu.


'' Tentu tuan, kami mengenalnya kalau boleh tau ada perlu apa anda dengan dia''?


'' daya sedang mengejar nya, entah ini cinta atau hanya sekedar suka'' ucap arya kepada pelayan itu


'' semoga tuan beruntung mendapatkan cintanya, karena setau saya dia gadis baik tapi sulit untuk di dekati.''


'' terimakasih ini sebagai balasan karena sudah menyita waktu kerja mu.'' Arya memberikan tip kepada pelayan itu


''terimakasih tuan'' pelayan itu pun undur diri


'' Ternyata kamu orangnya lugas ya , bahkan pelayan saja tau banyak tentang mu , tapi kenapa kamu sulit banget sih di dekati ay?'' Arya masih memikirkan gadis incarannya itu


'' Kayaknya q mulai bucin beneran nih sama dia'' Arya makin pusing dengan tingkah laku nya sendiri


Setelah lelah berpikir dan mencari dia pun melajukan mobilnya dan memutuskan untuk pulang ke rumahnya.


Sedangkan yang dicari cari arya sedari tadi sedang asik nonton tv di kamar nya.


Angel pun menghadap ainy dan hendak mengajaknya ke ruang dimensi di dalam cermin nya.


'' Nona , maukah anda ikut dengan hamba sebentar?'' ucapnya



'' Kemana'' ainy hanya menoleh sebentar sambil melihat tv kembali



'' Keruang dimensi, maukah nona? Angel pun bertanya kembali


'' Baiklah'' setelah itu ainy pun memasuki ruang dimensi di dalam cermin nya


Dia melihat buah pir nya banyak yang matang, dia pun memetik 1 buah langsung di makan olehnya,


'' Wah , manis asem setelah di gigit langsung lumer di mulut, kenapa sekarang rasa buah ini ada yang beda ya Miror Angel?'' Ainy bertanya kepada angel

__ADS_1


Angel pun tersenyum, '' nona , rasakan lah apakah ada yang terasa di tubuh anda sekarang?'' Angel balik bertanya



'' Kau benar Angel, seperti darahku mengalir ke sekujur tubuhku sekarang'' Ainy merasa dia lebih fresh dan lebih rileks .



'' memang apa yang hendak kau bicarakan padaku angel, sehingga kau mengajakku kesini?''


Angel langsung mengaktifkan sihir nya, kini di depan Ainy terpampang kejadian dimana Arya sedang mencari nya sedari tadi sampai ia menanyakan kepada pelayan toko dekat rumahnya,


kejadian itu terpampang jelas dihadapannya ,layaknya dia sedang menonton layar proyektor.


'' Kenapa, dia mencari ku dan membuntuti q ya?'' ainy bertanya pada angel



Angel pun berkata pada ainy. '' seperti nya dia suka pada nona'' angel pun menjawab



'' Jangan ngawor kamu, ketemu dia aja baru 2 x , naksir dari mana nya, apa yang dia suka dari q angel?''




Ainy diam sejenak dia pun menepis semua prasangka nya , karena menurut nya Arya tidak lah penting



''sudahlah Angel, q malas memikirkan orang yang gk penting bagiku'' dia pun segera mengalihkan topik pembicaraan


'' Angel, bantu q petik beberapa buah pir ini , q mau membagikannya kepada ayah ,ibu dan kedua sahabat ku itu''


Angel pun melaksanakan perintah ainy, sementara ainy jalan jalan di ruang dimensi itu , ainy berhenti di rumah kaca yang berisi tanaman obat yang langka, '' wah tanaman obat ini banyak banget Angel''


Angel pun menghampiri ainy, dan diapun menjelaskan jika tanaman langka itu dapat di petik pada saat cahaya bulan menyinari nya saja.


'' Tanaman yang unik dan langka itu kalau di jual di toko obat herbal pasti laku mahal kan angel?'' ainy pun penasaran


'' tentu saja nona '' ungkapnya

__ADS_1


Setelah itu pun ia melihat buah pir yang sudah di petik angel


'' makasih ya angel, kamu adalah hadiah terbesar yang pernah tuhan berikan untukku''


'' Sudah kewajiban ku membalas semua kebaikan nona ainy'' angel pun menyerahkan beberapa bungkus buah pir yang besarnya sebesar buah jeruk kepok itu


'' kalau tidak ada hal lain yang ingin kamu tunjukkin padaku , bolehkah q keluar dimensi sekarang angel?''


'' Baiklah nona, berhati hatilah pada winda saat anda kembali masuk sekolah nanti'' ucapnya sebelum mengirim ainy kembali


'' tentu'' ainy menjawab


Setelah ainy keluar dari ruang dimensi itu dia pun meletakkan 2 bungkus pir di dalam kulkas agar dapat dinikmati oleh ayah ibu dan dirinya, sedangkan bungkus an lainnya dia taruh di kamarnya besok ia hendak memberikan buah itu kepada ririn dan sofia.



'' kemana ibu dan ayah ya?'' ainy mencari keberadaan ayah dan ibunya.


'' Ayah , ibu dimana kalian, q bawa buah nih ?''


ainy mencari di kamar ayah dan ibunya tapi tidak ada


'' kami disini'' suara ayahnya dari belakang rumah nya


'' ayah dan ibu ngapain sih dah malam kenapa masih di luar?'' ainy terus saja ngomel


Ayah nya pun hanya tersenyum ,melihat putrinya ngomel ngomel,


Ibu Wina pun mengambil bungkusan plastik yang di bawa ainy


'' apa yang kamu bawa itu sayang'' ibunya bertanya



'' buah pir bu, nih di kasih orang tadi pas kami keluar jalan " ainy berbohong kepada kedua orang tua nya



Ainy pun menyerahkan buah itu, betapa terkejutnya bu wina melihat buah pir yang ada



'' kamu dapat dari mana buah pir yang besar ini'' ayah dan ibunya jadi heran karena baru pertama kali ini mereka melihat buah pir yang besar nya melebihi ukuran normal.

__ADS_1


__ADS_2