
" Jack !" seru Ainy senang
Orang yang di panggil pun menoleh, Wajahnya langsung memancarkan kebahagiaan ketika melihat Ainy.
" Ainy syukurlah kamu selamat dan baik baik saja!"
Paman deeb pun menghampiri Ainy
" Syukurlah kamu selamat, aku kira tidak bisa bertemu lagi dengan mu?"
" Ya, paman aku selamat !" ainy pun memeluk pamannya yang sudah lama tidak bertemu dengan nya
" Bagaimana caranya kamu bisa menemukan kami Ainy?" tanya jack kembali
" Dengan bantuan mereka !" Ainy sedikit meminggir sehingga ugla,teo dan Huse yang ada di belakang nya terlihat.
Ugla sedang tersenyum lebar sambil melambaikan tangannya. Teo hanya tersenyum sedangkan Huse dia hanya memancarkan wajah datar dan tenang, memang beginilah sikap Huse.
" wah ku kurcaci juga?" tanya teo pada paman deeb
" bukan, wujud ku jika pagi sampai sore hari akan seperti ini tapi jika malam hari q kembali menjadi manusia !" jawab paman deeb
" Paman ku dan sahabatku juga terkena kutuk , tapi paman akan kembali jika sudah menjelang senja sampai fajar menyingsing !" ucap Ainy menjelaskan pada teo
" oh, kami kira pamanmu sebangsa kami?" ucap ugla sambil tertawa
" Wah, kamu kurcaci kan?" tanya seseorang sambil menghampiri para kurcaci.
" Ya, kalian pasti para manusia peri kan?" tebak teo menyambut senyuman hangat dari para orang itu
" Benar, sudah lama aku tidak melihat para kurcaci , dari mana asal kalian?" tanya peri itu
" Dari dalam hutan semu !" giliran huse kini menjawab.
" Aku sangat senang dapat bertemu dengan para manusia dan para kurcaci disini. Perkenalkan nama ku Clara dan ini teman teman kami, peri merah ,peri kuning dan peri jingga"
Clara memperkenalkan diri nya dan kawan an peri lain kepada Ainy dan kawan kawannya
" Aku senang bertemu dengan mu, namaku Ainy" ainy tersenyum ramah
" Jack sudah menceritakan tentang mu kepada kami.Tentang maksud kalian yang ingin mengalahkan penyihir felix.Aku sangat senang ketika tahu ada manusia yang bisa mengalahkan penyihir felix itu." ujar Clara fan dia duduk di salah satu kursi diruang an itu.
" Jadi?"
" Aku sangat mendukung kalian, karena penyihir felix sudah merajalela dengan kekejamannya di dunia sihir ini, tapi ki tidak bisa membantu banyak" lanjut Clara dengan nafa agak menyesal.
" Tak Apa!" balas Ainy ramah
" Aku tahu siapa yang bisa membantu kalian, dia tau beberapa informasi tentang penyihir felix !" kata Clara melanjutkan, suasana tiba tiba hening senyap tanpa suara.
__ADS_1
" Siapa ?" tanya semua bersamaan
" KAttA. Dia adalah peri pesuruh, memang dia tergolong peri hitam, tapi tidak berbahaya. Penyihir felix menggunakan mereka sebagai pelayan nya" jawab Clara
Kemudian dia berhenti sejenak dan melanjutkan kata kata nya kembali
" KAttA adalah mantan pelayan nya penyihir felix sampai akhirnya ia di keluarkan dari istana penyihir felix !" Semua terdiam mendengar kan perkataan Clara tentang KAttA
" Di mana kita bisa menemukan nya ?" tanya paman deeb membuka suara
" KAttA tinggal di lembah kelabu, tempat para evil berada"
" Oke, kita berangkat ke sana? Ainy bangun dari tempat duduknya dengan semangat,
Ainy merasa mendapat sedikit jalan terang dalam masalah nya
" Kalian harus berhati-hati, KAttA orang yang sangat dingin dan keras kepala.Dan mungkin saja dia masih jahat" Peringat CLARA
Ainy mengangguk
Jack Ainy dan paman deeb bersiap melanjutkan perjalanan mereka.
Ainy menoleh kebelakang dan menatap para kurcaci di belakang nya.
" Yeo,Ugla dan Huse...terima kasih sudah mengantarkan ku sampai di sini, kalian bisa pulang.Biar aku yang melanjutkan perjalanan! Maaf sudah merepotkan kalian bertiga, kebaikan kalian sangat besar untuk ku !" Ainy tersenyum kepada ketiga kurcaci itu
Teo menunduk dan mengepalkan tangannya.
" Tidak !"
Ugla ,Huse dan Ainy menatap teo penuh tanya.
" Apa maksudmu teo?" tanya Huse tidak mengerti
" Tidak, aku tidak akan berhenti di sini dan membuat perjalanan ku sia sia !" seru teo dengan mata berkaca-kaca
Ainy menatap teo terharu " terimakasih teo !" ucapnya
" Aku juga !" Ugla melompat maju kehadapan Ainy
" Aku juga akan membantu mu Ainy, aku senang berada di dekatmu. Kamu orang yang menyenangkan !"
" Terimakasih"
" Tunggu dulu," Huse mencegah
"Tugas kita kan,hanya membantu Ainy menemukan teman-teman nya, bukan membantu mengalahkan penyihir felix itu, kita harus pulang" sambung Huse
" Itu menurut mu,tapi menurut ku tugas kita ,kita harus membantu Ainy" balas teo dan Ugla yang tersenyum
__ADS_1
" Terserah kamu saja Huse, kamu pulang saja sendiri, dan mungkin di perjalanan pulang kamu akan bertemu kawanan siluman serigala lagi. mungkin saja jumlah mereka pin bertambah banyak, dan saat perjalanan pulang bisa juga kamu diterkam dan menjadi kan makan malam nya." Ugla menakut-nakuti huse
Ainy hanya tertawa kecil mendengar celotehan Ugla.
Huse menghela nafas pasrah " oke aku ikut !"
" Hore !" seru teo dan Ugla bersama an dengan senang sambil melompat lompat
" Ainy, " panggil Clara.
Ainy membalikkan badannya menatap Clara " Ini, mungkin bisa sedikit membantu mu "
Clara memberikan sebuah kotak kecil.
Ainy membuka kotak itu dan melihat isi didalamnya
" Apa ini?"
" Benda bulat itu dapat di gunakan sebagai penerangan saat kalian dalam kegelapan. Dan lonceng itu... bisa kamu bunyikan saat kami dalam kesulitan" jawab Clara
" Terimakasih banyak, terimakasih atas bantuannya untuk kami!" Ainy memandang wanita cantik yang wajahnya mirip dengan Angel peri cerminnya itu!"
melihat Clara ia jadi teringat akan tujuan awalnya ke dunia sihir ini
Ainy pun bergumam dalam hati nya " tunggu aku Angel, aku pasti akan menyelamatkan kamu, setelah menolong para penduduk dunia sihir ini !"
"ayo Ainy, " seru jack ,paman deeb dan para kurcaci uang sudah berada di ambang pintu dimensi nya
Ainy pun mengangguk kan kepalanya dan berjalan menghampiri nya.
Baru saja mereka selangkah melangkah kan kakinya di pintu gerbang ruang dimensi, tiba tiba datang enam manusia serigala menyerbu mereka dengan ganas sambil memamerkan taring taringnya.
" GRAAAAWWWWW RRR !" GERAM manusia serigala itu sambil melompat menyerbu ke arah Ainy dan teman teman nya.
" AAAAHHH !" jerit mereka kaget
CLAra melangkah maju dan mengeluarkan pedangnya ke arah Para manusia serigala itu.
" Pergilah aku akan menahan mereka !"
" Y- tapi...."
" Cepat !" Clara mulai mengarah kan pedangnya kepada kawanan serigala yang siap menerkam dan menyerbu apapun yang ada di hadapan nya
Ainy, jack, paman deeb dan Ugla, teo serta Huse pun segera berlari menjauh dari pos peri dan mulai memasuki hutan kembali.
Tapi kali ini, hutan yang berbeda. bukan seperti hutan yang pertama kali Ainy lihat.
mereka pun lupa menutup kembali pintu ruang dimensi.
__ADS_1