miror ainy

miror ainy
Istana kematian


__ADS_3

Ainy, teo, Jack ,huse dan paman deeb melihat pemandangan di depannya dengan tatapan kosong.


Setelah perjalanan panjang dan petualangan besar yang terjadi, mereka sampai di tujuan utama Istana kematian.


Selangkah lagi , mereka akan tiba di istana kematian, mereka akan menghadapi puncak pertarungan besar.


Melawan penyihir felix, Ainy menelan ludah, mengepalkan tangannya dan menatap semua teman temannya..


" Kita masuk sekarang,!" seru Ainy memberi perintah


Jack Dan yang lainnya mengangguk setuju dan mulai mengendap endap untuk masuk ke dalam istana Kematian.


Di sekitar istana kematian, berdiri beberapa penjaga dengan pakaian seperti pakaian kesatria, ada juga beberapa penjaga manusia serigala sambil memicingkan mata menatap ke segala arah.


Ainy berpikir bagaimana caranya masuk ke istana kematian, kemudian dia menjentikkan jari nya.


" Paman,bisa banti kami?" tanya Ainy


Paman pun terbang dan hinggap di pundak Ainy, Ainy membisikkan sesuatu pada paman.


" Baiklah!"


Paman pun terbang mengitari istana Kematian, dan melihat keadaan dari ketinggian.


Hampir penjuru istana dijaga oleh manusia serigala dan tidak sedikit juga penjaga dengan pakaian logamnya..


Paman mencari celah unyuk masuk kedalam istana.


Tanpa sengaja, dia melihat peri pesuruh keluar dari sebuah pintu kayu yang kecil.


Paman pun tersenyum dan terbang kembali menuju Ainy


" Bagaimana?"



" Ada sebuah pintu kecil di belakang istana,mungkin kita harus masuk dan bisa lewat sana !" jawab paman memberi informasi.



" Baiklah ayo!" mereka kembali mengendap endap menuju ke bagian belakang istana.



" Oh tunggu," Jack berhenti, yang lain pun ikut berhenti.



" Sim Salabim....!" jack mengucap mantra, kemudian ,mereka merasa seperti di lindungi oleh sebuah Cahaya tipis kebiruan.



"Apa ini ?"



" Mantra pelindung, kita bisa terlindungi dengan ini. ,Ayo , cepat !"


Mereka kembali berjalan menuju pintu kecil di belakang istana.


Ternyata,mantra jack berfungsi dengan baik, para manusia serigala dan penjaga tidak mengetahui keberadaan mereka.


Akhirnya, mereka sampai di depan sebuah pintu kecil yang menghubungkan mereka ke dalam istana.


Mereka pun segera masuk ke dalam pintu tersebut.


Pintu itu kecil jadi Ainy dan jack harus menunduk agar mereka tidak terbentur dinding.


Lalu mereka sampai di sebuah tempat yang luas, Di dalam sana banyak terdapat peri pesuruh yang sedang bekerja.

__ADS_1


Mereka sedang di perbudak , para peri pesuruh itu sedang mendorong sebuah turbin untuk menggerakkan sesuatu.


" Apa yang sedang mereka lakukan,?" bisik jack pada Ainy.


Ainy menggeleng. " Yang jelas, pasti mereka sedang di perbudak oleh penyihir felix."


Para peri pesuruh itu tidak tau dan tidak merasa kan kedatangan ainy dan kawan kawannya, mereka sibuk dengan pekerjaan masing-masing.


Dengan hati hati Ainy dan kawan kawannya mencari pintu keluar dari sana.


Dengan mudah, mereka menemukan sebuah pintu besar tidak jauh dari tempat mereka berdiri, mereka pun segera keluar. dari sana.


" Sekarang kita harus mencari Ugla !" Ujar Ainy setelah keluar dari tempat mereka berada tadi.


" Tapi di mana kita harus mencari Ugla?" Ainy berpikir sejenak


" Ah, jack ! cermin yang tadi!"


Segera ia mengambil cerminnya dan mengucap mantranya


" Sim Salabim... "


Muncul sebuah bayangan Ugla bersama dua orang peri berwarna merah dan kuning. Teo dan Huse kaget.


" Itu peri kuning dan peri merah!" ucap Huse.



" Siapa mereka?" Tanya Ainy



" Mereka adalah peri penjaga dunia sihir, Pasti mereka di kurung di istana Kematian ini juga!"



AINY menyipitkan matanya untuk melihat lebih jelas tempat Ugla, peri kuning, dan peri merah berada, tempat yang gelap.


" Seperti nya ,mereka ada di penjara bawah tanah" ujar Ainy menebak.



" Baiklah,kita ke sana!"


Ainy ,jack, teo huse dan juga paman deeb menelusuri lorong istana yang gelap dan luas.


Mereka tidak tau kemana mereka harus pergi.


Mereka mendengar derap langkah kaki seseorang mendekati mereka.,Ainy dan yang lainnya langsung panik.


Dengan sigap , Ainy menarik teman temannya itu menuju sebuah pintu di dekat mereka, mereka hanya mengintip di balik pintu.


" Kamu dengar bukan? Sebentar lagi Akan terjadi peperangan besar besaran, mereka bilang Ainy sudah ada disini !" ucap seseorang di luar sana.



"Hahahaha ! Apa kamu bercanda? Mana mungkin dia bisa mengalahkan penyihir Felix !Dia tidak tau letak jantung penyihir felix Berada di ruang bayangan !" timpal yang lainnya lagi.



" Hush ...! jangan bicara seperti itu! Siapa tahu mereka sedang bersembunyi di sekitar sini. Yang Jelas kita harus tetap menjaga istana ini ."


Percakapan pun sudah tak terdengar lagi, Ainy membalikkan tubuhnya dan menatap teman temannya.


" Ruang bayangan !" ucap Teo


"Ya, kita harus kesana untuk mengalahkan penyihir felix!" seri ainy mengepalkan Tangan ny.


Huse memandang kawan kawannya nya ke kiri dan ke kanan...

__ADS_1


..


"Mmm....di mana kita?"


Ugla merasa ada suara orang di luar sana,ia merasa suara itu begitu akrab di telinga nya.


Ia pun segera mendekat menuju pintu penjara,ya itu suara teman temannya.


Ternyata, teman temannya sudah sampai.


Huse, teo, Ainy dan jack ! Aku disini !" Ugla mengetuk pintu penjara keras keras.


Apa kamu disana Ugla? balas teo mendengar suara ugla dari balik pintu penjara di belakangnya.


" Aku disini, tolong aku !"



" Baik, tinggu disana!"


Ainy segera mengucapkan mantra nya. Seketika, pintu terbuka, terlihat ugla di balik pintu sedang berdiri.


Ugla segera menyambut teman temannya dengan senyum haru, begitu pula yang lainnya.


Kemudian, peri kuning dan peri merah datang.


" Ainy, ada yang perlu kami bicarakan dengan mu" ucap peri merah.


Ainy mendekati peri peri itu ... " Ada apa?"


" Kamu harus segera mengalahkan penyihir felix, para manusia serigala sudah menyerang dunia sihir.


Air Dark Waterfall meracuni sungai dunia sihir, dan para serigala Akan segera menyerang bumi untuk mengusai bumi !" jelas peri merah.


" Apa ?" Ainy berseru kaget.


" kita harus segera bertindak sebelum terlambat !"


Ainy memejamkan matanya sejenak, inilah hal yang paling dia nantikan.


Berhadapan langsung dengan penyihir felix, walau dia tidak begitu yakin dengan takdirnya tapi dia begitu yakin dengan takdirnya.


" Benar, kita harus bertindak ,kita harus membuat perlawanan sekarang juga sebelum semuanya terlambat."


kata Ainy seraya membuka matanya perlahan


" kita harus menyusun rencana !" timpal ugla, semuanya setuju dengan ucapan ugla.


Mereka mulai menyusun rencana dengan membagi diri menjadi dua kelompok.


kelompok pertama, menyerang penyihir felix dan kelompok kedua, mencari jantung penyihir Felix.


kelompok pertama terdiri atas Ainy, huse paman dan peri merah.


kelompok kedua terdiri atas, jack, Ugla, teo dan peri kuning.


" mengerti semua ?"


semuanya mengangguk , jack merogoh sesuatu di dalam kantong nya.


Lalu, keluarlah beberapa pedang dan panah.


" Ambillah Untuk berjaga jaga !" perintah jack usai mengeluarkan seluruh senjatanya, Ainy dan yang lainnya segera mengambilnya.


Setelah persiapan usai, mereka berduri tegak dan meyakinkan diri.


Ainy dan kawan kawannya melangkah ke depan pintu dan keluar dari penjara bawah tanah.


kelompok pertama dan ke dua berpencar, perang sudah ada di depan mata.

__ADS_1


__ADS_2