
Maaf ya sebelumnya disini novel ini hanya cerita fiksi modern belaka bukan plagiat jga bukan nyontek karya orang lain ,novel ini murni karangan author sendiri,
jika ada nama /tempat yang sama kami mohon maaf yang sebesar besarnya . saya tekan kan sekali lagi ini cerita murni dari hasil ide saya sendiri,susah cari inspirasi nya ,,,tapi bukan berarti saya nyontek / plagiat karya orang lain butuh refreshing untuk waktu seharian agar dapat menghasilkan suatu karya yang baik, jika tidak suka dengan alur cerita / tokohnya mohon di maklumi karena ini karya author yang pertama .
\*Happy reading guys\*
' ' kau, kau, kau kenapa ada disini '' Ainy terkaget-kaget
melihat pemuda yang pernah ia tabrak sebelum nya.
'' cewek galak, suka suka gue dong di mana gue itu bukan urusan mu !! ucap pemuda itu berkata kepada ainy dengan nada yang ketus ( bak orang yang abis di putusin aja nadanya)
visual Arya Wiguna
( gambar hanya pemanis ya guuuyyyss)
"" Dasar cowok songong , malas berdebat denganmu ,mengganggu pemandangan aja '' ainy tak kalah judesnya
'' Jangan ketus gitu dong, ntar naksir loh'' Arya menggoda ainy
'' Dih najisnya , hello kalau mau menggombal jangan disini oh ya anda salah gombalnya .''
Ainy hendak pergi menghampiri kedua sahabatnya yg berada disisi lain panggung itu,tapi sebelum berbalik tangannya di tarik oleh pemuda tadi '' ingat ya nona manis namaku Arya Wiguna
fakultas ekonomi di kota M ini '' ucapnya di sebelah telinga Ainy
Muka ainy sedikit memerah karena marah bercampur malu ,baru kali ini dia di bikin jengkel sekaligus malu oleh seorang pemuda.
Tapi bukan Ainy namanya jika tidak bsa membalas perlakuan yang kurang ajar menurut nya itu, Ainy memelintir kebelakang tangan pemuda itu sambil berkata '' Anda salah menargetkan gadis, carilah seseorang yang mampu luluh oleh gombalan tindakan mu ini malah membuatku risih dekat dekat dengan cowok kepedean seperti dirimu ini.'' setelah itu ia menjatuhkan pemuda tersebut dengan mudahnya,dan berlalu menghampiri kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
Ririn pun menghampiri Ainy yang terlibat cekcok dengan orang yang tak ia kenal, '' Kau gk apa-apa kan ay, dia kurang ajar ya padamu ''
'' Gak usah ladenin pemuda gk jelas itu yuk kita balik aja q sudah gk mood nih ,kamu ikut balik gak sof ? '' ririn dan sofia pun ikut balik ke rumah ainy lagi, sedangkan pemuda yg sudah di beri pelajaran oleh ainy pun berdiri dan tersenyum.
''Gadis yang menarik,tidak salah q mulai jatuh hati padamu, apalagi yang bisa kamu tunjukkin kepadaku nanti'' dia memanggil sahabat nya yg masih melihat seorang Arya Wiguna kalah oleh seorang gadis itu pun masih melongo tanpa berkedip melihat sahabatnya itu kalah telak ,karena gk ada sautan dari sahabatnya itu , arya naik ke ujung panggung .
''Q panggil panggil tapi kamu malah bengong disini, '' dia menepuk pundak sang sahabat, orang yang di panggil pun cm bisa cengengesan gk jelas , '' maaf bro, q hanya heran aja hebat jg tuh cewek bsa ngalahin pesona nya seorang Arya Wiguna.''
''Cewek yang q taksir pasti beda bro, oh ya mana informasi yang q minta waktu itu , sudah kamu dapetin gak ?
'' sudah q kirim ke ponsel mu bro, tenang aja beres sedetail detail nya sdah q kirim ke kamu semua .''
'' kerja bagus '' ucapnya Arya pun tersenyum
'' upahku mana bro, kamu gak lupa kan ? dia bertanya kepada arya lagi .
''Tenang aja nih '' dia pun melempar amplop yang berisi uang sebagai balasan karena sahabat nya itu sudah membantunya mencari informasi.
Disisi lain Ainy dan kawan kawannya telah sampai dirumah nya, dia hendak menyalakan televisi diruang tamu .
Sofia yang penasaran pun akhirnya memberanikan diri bertanya kepada Ainy , '' dari mana kamu kenal dengan Arya ay?''
Ainy masih mencari program televisi yang mau ia tonton tanpa menghiraukan pertanyaan sofia
ririn yang tau betul kalau ainy sedang mood yang tidak baik pun menghentikan sofia supaya tidak bertanya kembali,
sofia pun tidak memaksa untuk bertanya tentang kejadian tadi.
Ririn memecah suasana yang mulai canggung, '' q mau ambil minum di kulkas dlu ya ,kalian mau minum apa nanti q bawain sekalian
Sofia pun ikut berdiri '' q bantuin ya rin '' ucapnya
Ririn pun berbalik dan mengangguk, sofia pun mengikuti nya ke dapur, ririn pun berkata kepada sofia'' sudah tau ainy sedang suasana hati yang buruk ,tapi kamu malah memperburuk keadaan saja ''
__ADS_1
'' Maaf q cm penasaran aja dari mana dia bisa kenal dengan arya ,itu aj kok rin ''
'' Q jg penasaran sih sebenarnya tapi kan kita jg harus jaga perasaan sahabat kita lah sof, dia nanti jg bakal cerita sendiri kok ke kita jadi jangan kepo lagi yuk kita buat minuman dan cari cemilan barang kali di kulkas ada persediaan cemilan .'' sofia pun mengangguk
setelah membuat minuman dan membawa cemilan, mereka berdua pun menonton TV bertiga diruang tamu
'' ayo diminum dlu ay nih q jg udah bawain cemilan '' ririn memulai percakapan.
Ainy hanya mengangguk. Sofia dan ririn pun saling pandang sejenak lalu memakan camilan di depannya tanpa ada suara lagi.
Jam menunjukkan pukul 10 malam , minuman dan cemilan mereka pun sdah habis tak tersisa. Ainy berdiri dari tempat duduknya dan berkata '' q ke kamar dulu ya guys, kalian bersenang senang lah anggap aja rumah sendiri , kamar tamu jg sudah di bersihin tadi ,kalian bsa tidur di sana . ''
'' Tampaknya Ainy kesal banget ya rin ? '' sofia bertanya kepada ririn.
'' Ya, baru kali ini q liat Ainy bad mood parah .''
'' ya, sudah lama tidak melihat Ainy seperti ini ya rin, q jadi merasa bersalah kepadanya,tak seharusnya q bertanya tadi !! sofia sedih sudah membuat sahabat nya itu semakin kesal
'' sudahlah , yuk bantuin q beresin ini dlu setelah itu kita pergi istirahat , untung besok libur sekolah meski tidur kemalaman gk jadi masalah ,'' ririn menimpali
'' yuk q bantuin '' sofia dan ririn pun beresin piring dan gelas yang kotor,setelah itu mereka ke kamar tamu hendak tidur.
Tapi sampai jam 11 malam mereka berdua tak dapat memejamkan mata nya , '' q gk bisa tidur nih rin , ''sofia melihat sahabatnya pun belum terpejam juga.
'' sama sof , q jg belum bisa tidur nih'' ririn sambil mengacak-acak rambut nya itu
'' salah kita jg sih tadi tidur sampe malam ,'' kedua nya pun menyesal karena tidur siang kelamaan sehingga membuat mereka tak bisa tidur , tak terasa sudah jam 2 dini hari mereka baru bisa memejamkan mata dan tidur lelap.
sinar matahari pun sudah menyinari kamar Ainy, ia pun terbangun dan turun dari kamarnya hendak lari pagi, tapi sampai di depan kamar tamu ia pun menoleh sambil bergumam '' maaf teman teman q kemarin acuhkan kalian''
sesampainya di halaman rumahnya ia pun berlari mengitari rumahnya sampai 20 putaran setelah itu dia joging dan senam ringan .
setelah menyelesaikan olahraganya dia hendak membangunkan sahabat nya tapi ia urungkan dia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu.
__ADS_1