Monogatari No Ato

Monogatari No Ato
Prolog


__ADS_3



Tara shuya arlea


» Sifat : periang, keras kepala, ceroboh, seenaknya sendiri, orang paling tidak peka.


» Background : mendapatkan kesempatan untuk hidup kembali namun di dimensi yang berbeda. Sebagai seorang anak warga desa di kekaisaran elster.


Dia meyakinkan dirinya untuk menegakkan keadilan di dunia barunya. Memiliki kemampuan yang terpendam dan saat kemampuannya terungkap dia dijuluki sebagai emeros




Rei carl Elster


» Sifat : peka, cerdik, pemberani


» Background : sebagai putra mahkota, dia memiliki kemampuan yang tidak di ragukan lagi kehebatannya.


Awalnya dia tidak menyukai tara, namun karena sebuah pertemuan yang berulang ulang menyebabkan mereka dekat sehingga rei mulai menyukai tara




Kairan deniz neuron


» Sifat : cuek tapi perhatian, dingin


» Background : dia adalah anak salah satu bangsawan besar sekaligus temna dekat Rei.


Selalu menjadi kebanggaan keluarga dan selalu melakukan apapun yang ayahnya perintahkan, kai menjadi anak yang sangat dingin dengan semua orang, namun setelah bertemu tara yang periang hari harinya selalu di selimuti oleh kehangatan

__ADS_1




Ch.1


Suatu hari, ada sebuah era ketika manusia dan iblis hidup bersama. Di benua yang terletak di Samudera Nora, terdapat beberapa pulau besar dengan ketiga pulau lainnya di selatan, utara, dan timur diawasi oleh para kesatria dan Kekaisaran yang memimpin semua yang ada di benua tersebut bernama Kekaisaran Elster. Nama benua itu adalah Isla.


Ada satu nama yang membuat penduduk Isla lari ketakutan: Darknine. Dia adalah raja dunia kegelapan, tempat para iblis kegelapan tinggal. Dia sangat hebat dan kejam.


Darknine menyatakan perang dengan para manusia, untuk menyelimuti dunia mereka dengan kegelapan.


Darknine memiliki tiga jendral hebat yang selalu setia melayaninya. Adram, Lucifer, dan Als. Ketiga jendral iblis ini menyerang ketiga pulau tersebut. Dengan membawa pasukannya masing masing, mereka menghancurkan tempat yang mereka datangi, membunuh manusia yang tidak berdosa tanpa ampun.


Para kesatria yang tidak berhenti untuk melindungi daerahnya, mereka berhasil menerobos kastil sang raja iblis. Kesatria dan raja iblis saling bertarung di dalam kastil, pada akhirnya raja iblis merasa tersudut oleh mereka. Dia mundur dan pergi meninggalkan kastilnya yang sudah hancur karena pertarungan.


“ manusia!, kalian boleh bersenang senang di Isla sekarang, tapi aku akan kembali. Dan saat aku kembali, akan kurebut benua ini dan menjadi raja tunggal di Isla!”


Raja iblis dan ketiga jendralnya pergi ke dalam sebuah lingkaran sihir menuju tempat yang tidak diketauhi oleh bangsa manusia.


Mendengar ucapan Darknine, bangsa manusia belum bisa tenang sepenuhnya. Mereka berusaha mencari cara untuk memusnahkan Darknine untuk selamanya. Kegelisahan yang di rasakan bangsa manusia saat ini masih memenuhi batin mereka.


Tokyo, senin pukul 21.09


“Tolong!, siapapun..tolong aku!”


Terdengar suara teriakan minta tolong seorang gadis SMA yang di kepung oleh empat orang preman di gang sepi dan gelap. Memakai baju berwarna hitam, rambut mereka berantakan serta membawa beberapa aksesoris khas mereka, tampilan mereka terlihat sangar, ditambah dengan tubuhnya. Satu orang berbadan kurus tinggi, satu orang lagi berbadan kekar dan tinggi, satu orang berbadan kurus agak pendek, dan orang yang terakhir berbadan kekar seperti seorang altetis. Benar benar preman sejati.


“percuma saja kau berteriak seperti itu nona, tidak ada yang akan menolongmu di sini”


Dikepung oleh orang orang yang tidak dikenalnya, dia hanya bisa diam. Dia melihat melihat sekelilingnya dan berharap ada orang yang lewat di sekitar tempatnya di kepung untuk meminta bantuan. Namun hasilnya nihil, dilihat dari lokasi dan waktu mana mungkin ada orang yang melewati gang sepi dan gelap ini di jam sembilan malam. Gadis itu menunggu waktu yang tepat untuk kabur dari mereka.


(sial!)


Preman preman itu mendekati gadis dan menyudutkannya. Gadis itu berusaha melarikan diri dari mereka. Saat salah satu dari mereka lengah, ia berlari berlawanan arah dari preman itu mencari tempat yang lebih terang dan tempat yang sering dilalui oleh orang orang. Preman preman yang mengepungnya tadi ikut berlari mengejar dari belakang.

__ADS_1


“hei! Kau jangan lari!”


“berhenti!”


(tsk, mana mungkin aku berhenti, jika aku berhenti kalian pasti akan menangkapku bukan? Dasar bodoh!) pikir gadis itu saat mendengar teriakan preman yang mengejar di belakangnya.


Gadis itu terus berlari dan berlari menyusuri jalan jalan di daerah itu untuk menghindar dari mereka. Preman tadi juga tak berhenti mengejarnya. Gadis itu merasa ketakutan saat itu. Berlari tanpa henti sangat menguras energinya, gadis itu mulai kelelahan dan larinya pun mulai melambat, begitu pula dengan preman yang masih saja mengejarnya.


Sampai dia berlari di sebuah pertigaan jalan. Dia melihat adanya cahaya di hadapannya, gadis itu melupakan rasa lelahnya dan berlari lebih cepat menuju cahaya yang ada di pertigaan jalan perumahan itu. Malangnya cahaya yang dilihatnya itu adalah cahaya lampu mobil yang melaju.


Gadis yang mengira cahaya itu adalah lampu senter para petugas patroli daerah tersebut terkejut melihat mobil yang melaju dari arah kanannya.


Gadis yang tak sempat menghindar dan sopir yang tidak sempat menghentikan mobil ketika melihat seorang gadis yang ada di depan jalannya, tidak sengaja menabraknya dengan keras.


BRAK!


Kaca mobil bagian depan retak karena benturan kepala gadis saat tabrakan terjadi. Sopir mobil itu berhenti sekilas melihat gadis yang tergeletak lemas di depan mobilnya.


Karena takut akan hukuman yang akan di berikan jika ketahuan petugas patroli, sopir akhirnya melarikan diri. Tancap gas kecepatan penuh dengan mobilnya dan meninggalkan gadis itu di tengah jalan dengan kondisi banyak darah yang keluar di sekujur tubuhnya.


Preman preman yang tadi mengejar di belakangnya berhenti berlari ketika melihat gadis itu tertabrak. Mereka sempat terkejut melihat gadis itu tertabrak di depan mereka, namun mereka hanya melihatnya tergeletak di jalan dengan raut wajah biasa seperti mereka memang berniat untuk menghabisinya.


Selang beberapa waktu, tak jauh dari tempat itu, seorang gadis lain mendekati mereka ternyata dia adalah sahabat sekaligus teman sekelas gadis yang tertabrak itu. Melihat temannya datang, dia sekilas berfikir akan diselamatkan olehnya. Namun sepertinya dugaannya itu salah. Temannya itu terlihat mengatakan sesuatu dengan preman yang ada di sana.


“kerja bagus”


Meski samar, tapi gadis itu dapat mendengar kata temanya itu. Dia terkejut dengan apa yang dia dengar. Seketika muncul perasaan sedih, marah, dan kecewa menyelimuti hatinya. Kepercayaan terhadap gadis yang dianggapnya teman itu seketika hancur berkeping keping. Satu persatu memori kenangan bersama dengannya itu muncul di kepalanya. Ia berfikir, ternyata selama ini orang yang dia anggap sebagai sahabat terbaik dan orang yang paling dipercayai olehnya di bandingkan dengan siapapun adalah seorang musuh dalam selimut.


(kenapa kau melakukan ini?)


Dia tidak menyangka bahwa temannya itu tega melakukannya. ‘lalu apa hubungan mereka selama ini?, apa hanya dia yang menganggapnya sebagai teman? Apa pengorbanan, kebersamaan, dan hari hari dimana mereka tertawa bersama, hanya sia sia belaka?’, pikirannya di penuhi dengan momen momen kebersamaan mereka yang menyenangkan. Tak hanya itu, ‘apa kesalahannya sampai sampai dia melakukan hal di luar dugaan seperti ini?’


(ho..sialan.)


Memikirkan hal seperti itu dalam kondisinya yang semakin memburuk serta melihat orang yang mereka sayangi menghianatinya, merupakan luka yang akan sangat sulit diobati. Meski sudah diobati sekali pun, bekas lukanya tidak akan hilang.

__ADS_1


Setelah melihat kebenaran yang menyakitkan, dia tidak sanggup lagi menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya akibat kecelakaan itu. Penglihatannya mulai kabur, nafasnya mulai terasa berat, suara perbincangan antara teman dan preman itu mulai menjauh, sampai akhirnya dia tak sadarkan diri untuk selamanya.


^^^BERSAMBUNG....^^^


__ADS_2