Monogatari No Ato

Monogatari No Ato
Ch.4


__ADS_3

“ partner katamu? “


“ iya, sekarang kita adalah partner. Tugasku adalah mengawasimu dan membantumu untuk menjalani kehidupan di sini mulai sekarang, lagi pula kau juga mempunyai permintaan untuk aku selalu ada bersamamu bukan? “


“ iya..kau benar “


“ kau puas dengan jawabanku?, kalau begitu apa pertanyaan selanjutnya?, aku akan menjawab semuanya “


“ baiklah..kedua, bisakah kau jelaskan tentang keluargaku saat ini? Dan anak yang aku rasuki ini? “


Tara melanjutkan bertanya pada Luci, mereka duduk di atas tempat tidur bersama.


Luci menjelaskan pada tara tentang pertanyaannya tadi, Ayah Tara itu seorang prajurit bayaran di kota di daerah ini, lalu ibu Tara adalah seorang healer, ia bertugas untuk mengobati orang yang terluka dan meneliti tentang obat obat penyakit, lalu kakak pertama Tara...


“ tunggu, aku punya kakak? “, Tara memotong penjelasan dari Luci


“ iya, kau mempunyai 2 kakak laki laki, kakak pertama adalah Leonhard Lerry Starlia ia bekerja sebagai prajurit kerajaan dan kakak keduamu adalah Erik Lerry Starlia ia bekerja membantu ayahmu sebagai prajurit bayaran di kota “


“ jadi mereka semua seorang prajurit selain ibu, begitu? “


“ iya benar sekali, dan pertanyaanmu mengenai anak ini, dia seorang anak yang memiliki tubuh lemah sedari kecil, kau merasakannya bukan? “


“ ! “, (pantas saja aku merasa lemas, ternyata tubuh anak ini memang lemah ya..), pikir tara setelah mendengar penjelasan luci


“ meskipun tubuhnya lemah, ia pantang menyerah untuk melawannya, ia mempunyai mimpi untuk melihat dunia..namun..ia tidak bisa tertolong dan akhirnya ini yang terjadi “


“ jadi..aku menggantikannya? “


“ benar.., kau yang mengalami kejadian yang menimpamu di kehidupan terdahulu, di waktu yang sama, anak itu meninggal dan itu juga sebabnya kau ada di sini sekarang, keinginan yang kuat dan harapan kalian sama besarnya “


“ aku mengerti..”, ( Tara..aku akan menggapai apa yang kau inginkan), batin Tara dengan kesungguhan hatinya


(kau memang anak yang baik), “ lalu..apa petanyaan selanjutnya? “, tanya Luci


“ ah..iya, bisa kau jelaskan tentang dunia ini, sejarah atau..hal yang perlu aku ketahui?”


Tara melanjutkan pertanyaannya pada luci


Tara tinggal di desa yang dipimpin oleh kekaisaran Elster. Kekaisaran Elster merupakan kekaisaran terbesar dan memiliki sejarah yang sangat panjang. Nama Elster dipilih karena peradaban sihir dan spiritual yang sangat besar di kekaisaran itu. 


Sebagian besar orang yang ada di dunia ini, menggunakan sihir utuk memenuhi kebutuhan mereka, di mulai dari bangsawan sampai dengan rakyatnya. Ya..meskipun sebagian orang tidak bisa menggunakan sihir, tapi lama kelamaan muncullah sebuah benda yang di isi dengan kekuatan sihir untuk orang yang tidak bisa menggunakan sihir.


“apa aku juga bisa menggunakan sihir? “


“ iyap, tapi sepertinya kau akan sedikit kesulitan untuk membangkitkan kekuatan sebenarnya “

__ADS_1


“ kekuatan sebenarnya? “


“ benar, dalam tubuh anak ini terdapat kekuatan yang besar, sering juga di sebut spirit, spirit hampir sama dengan mana yang bisa untuk mengeluarkan sihir dari tubuhmu dan..anak ini di takdirkan sebagai emores “


“ emores? “


“ emores adalah orang yang mempunyai kekuatan sihir besar dan mampu mengalahkan iblis tingkat tinggi. Tapi..karena tubuhnya sangat lemah, anak ini tidak bisa menjadi emores dan sebagai gantinya adalah kau “


Tara mendengarkan dengan seksama penjelasan Luci


“ di dunia ini emores merupakan hal yang paling langka, mungkin hanya satu satunya di sini, banyak orang yang menginginkan posisi emores di kekaisaran ini, sampai sampai diadakan kompetisi untuk menduduki posisi itu, namun tetap saja itu seperti memaksakan keberadaan emores, padahal seorang emores sudah ditunjuk oleh yang maha kuasa”


“ lalu..bagaimana dengan iblis tadi?, apa iblis terus berdatangan? “


“ tidak, iblis iblis itu jarang muncul di daerah ini karena pertahanan benteng luar kekaisaran.  Hal yang paling ditakuti oleh kekaisaran adalah sang raja kegelapan Draknine”


“ darknine? “


Darknine adalah raja dari para iblis, ia memerintah iblis lain dengan tujuan menghancurkan kekaisaran ini, dahulu sebelum Tara datang ke dunia ini, kekaisaran dilanda perang besar dengan para iblis yang dipimpin oleh Darknine dan ketiga jendral yang melayaninya, Adram, Lucifer, dan Als. Mereka menyerang seluruh kekaisaran dan membuat kekacauan di mana mana, hingga akhirnya mereka berhasil tersudut dan melarikan diri 


“ mereka pergi kemana? “


Luci menggelengkan kepala, “ tidak ada yang tau tentang keberadaan mereka sekarang termasuk aku, mereka seperti hilang ditelan bumi “


“ bisa, tentu saja dengan sihir sang emores, maka dari itu kau harus belajar untuk membangunkan kekuatan itu “


“ apa aku..seberpengaruh itu terhadap kekaisaran ini? “


“ iya.., tapi kau jangan khawatir, kau bisa menyembunyikan kekuatanmu itu dan menggunakannya untuk mengalahkan darknine diam diam”


“ aku mengerti..”, (aku harus berusaha untuk itu), “ lalu pertanyaanku selanjut- “


“ Tara sarapan sudah siap, aku akan membawakannya untukmu “


Belum sempat Tara mengatakan pertanyaannya selanjutnya, ibu sudah memanggilnya.


“ i-iya ibu..”


Jawab tara dengan panik


“ kita harus bagaimana? “


“ kenapa kau panik seperti itu? “


“ bagaimana aku tidak panik?, kalau ibu melihatmu bagaimana?, apa yang harus ku katakan nanti, sekarang kau sembunyi dahulu “

__ADS_1


“ aku bisa berubah wujud menjadi hewan lucu untuk mengecoh ibumu “


“ kalau begitu lakukan “


Luci memejamkan matanya dan merapalkan mantra, tiba tiba sinar menyilaukan datang dari tubuhnya. Tara memejamkan matanya saat cahaya itu muncul. Setelah cahaya itu perlahan lahan meredup tara membuka matanya kembali, dan melihat seekor kelinci berwarna merah muda cerah bermata ungu yang menggemaskan.


“ wah..lucunya..”, tara menggendong kelinci itu dengan mata berbinar dan ekspresinya yang senang


“ kau datang dari mana?, kau tersesat?, apa boleh aku memeliharamu?”


“ hei..sadarlah.. aku Luci “


“ apa?!..”, Tara melemparkan luci dalam wujud kelincinya ke tempat tidur


“ hei!, jangan melempar orang sembarangan! “


“ ke-kelinci bisa bicara?! “


“ tentu saja bisa!, ah..dasar! “


“ tara..ibu membawa sarapan, apa kau mau makan bersama?, eh..”


Saat ibu masuk kedalam kamar tara membawa makanan, ia melihat luci kelinci di atas tempat tidur. Mereka terpaku di tempat


“ Tara... kelinci siapa itu?, apa dia tersesat? “


“ ah..i-itu..anu, kelinci itu...aku menemukannya kelinci itu masuk lewat jendela yang aku buka ini “, tara, menunjuk jedela yang terbuka


( maksudmu aku kelinci buangngan begitu? Dasar! ), pikir luci tersinggung


“ jadi..kau ingin memeliharanya ya? “, ucap ibu tersenyum


“ i-iya.haha “, jawab tara dengan senyum canggung


Ibu meletakkan nampan yang berisi makanan di atas meja kecil samping rajang tempat tidur tara lalu mendekati kelinci itu dan menggendongnya, ia mengelus kepala kelinci dengan senyuman hangat.


“ wah..dia sangat lucu dan lembut, sangat menggemaskan “, ucap ibu sembari mengelus luci dengan wujud kelincinya, luci sangat tidak nyaman dengan itu namun tetap diam layaknya kelinci biasa, (sialnya diriku), batin luci kesal


Tara hanya tertawa kecil melihat luci seperti itu, lalu tidak lama dari itu semua suara pintu terbuka dengan keras


BRAK!


Tara terkejut mendengar pintu terbuka itu, ia melihat ke arah pintu dan ternyata dua orang laki laki yang masih berumur dua puluh satu sampai dua puluh dua’an masuk ke dalam kamar Tara...


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2