
Setelah kejadian kemarin para petualang setuju untuk membuat tim Pembantaian dungeon, selain petualang prajurit kerajaan juga ikut berartisipasi dalam tim Pembantaian, di dalam kasus ini terdapat 5 pemimpin dan tentu saja aku juga salah satunya dan kamipun memulai membahas rencana untuk kasus kali ini.
Aku sebagai orang yang paling paham akan situasinya di tunjuk sebagai pemimpin pertama yang akan mengkordinasi seluruh petualang yang di temani Adrax dan Panglima prajurit kerajaan Rheridda yang disebut The Reviled Knight Benevain yang di temani bawahannya Alwis dan Bernard.
“ Adrax cepat kita akan ada rapat. “ ajak ku.
“ baiklah. “ jawab Adrax.
Kami pun bergegas menuju tenda tempat rapat, ternyata jendral Benevain sudah menunggu kami.
“ maaf kami terlambat, tadi kami menyempatkan makan siang sebelum rapat. “ ucapku.
“ tidak apa-apa aku tadi juga sempat makan sebelum kesini. “ ucap Benevain. Lalu aku duduk di depannya. “ aku perkenalkan mereka adalah bawahan terbaik Alwis dan Bernad. “ sambung Benevain.
“ namaku Rui Yamagucchi dan ini rekan se Party ku Adrax Sceller, mohon bantuannya ya Alwis, Bernad. “
“ salam kenal. “ saut Adrax
“ haik.. Kami juga... “ jawab mereka gagah sambil hormat.
“ aku sudah mendengar kejadiannya dari Adrax, lalu sekarang apa yang akan kau lakukan. “ ucap Benevain.
“ sebelum kita melakukan Pembantaian di dungeon, aku ingin memastikan apakah monster itu masih ada atau tidak, selain itu jika kita langsung melakukan Pembantaian maka pergerakan kita jelas langsung akan di ketahui. “ jelasku.
“ berarti kau ingin mengirim pasukan pengintai dan kau juga menekan jumlahnya agar pergerakan kita tidak di ketahui karena ada kemungkinan kejadian ini ada dalangnya. “ ucap Benevain.
“ yap.. Tepat sekali, aku ingin mengirim 30 orang untuk ekspedisi dungeon terlebih dahulu, tuan Benevian aku akan menyerahkan pembagian kru dan Adrax akan membantumu mencari Petualang yang memiki Job Assasin. “
“ rencanamu sangat kompleks dan aku yakin rencana ini akan berhasil, aku mengandalkan mu Rui..” ucap Benevain sambil keluar tenda.
“ Adrax tolong carikan petualang yang memiliki job asasin terutama yang bisa bergerak cepat / menyembunyikan keberadaan, ohh iya.. Tambahkan juga 5 Mage Supporter.. “ ucapku.
“ iya.. Iya.. Iya... Kau sekarang pemimpinnya.. “ jawab Adrax.
“ maaf merepotkanmu Adrax, Ada hal yang harus ku selesaikan terlebih dahulu.. “
“ tidak apa-apa, aku baik-baik saja. “
“ ahh lelahnya, ternyata seperti ini rasanya menjadi pemimpin, aku harus segera mempersiapkannya.” Pikirku.
__ADS_1
Tidak lama kemudian Benevain mengumpulkan 20 prajurit dengan persenjataan lengkap dan Adrax mengumpulkan 15 petualang yang terdiri 10 Assasin dan 5 Mage Supporter.
“ semuanya dengarkan aku, kali ini kita akan menjalankan misi mengintai ke dalam dungeon, kalian semua di Tugas kan untuk mengumpulkan informasi yang ada di dalam dungeon jika terjadi sesuatu yang berbahaya utamakan keselamatan kalian semua mengerti. “ teriak Benevain.
“ Sir yes Sir. “ teriak prajurit.
“ kalian akan dipimpin Bernad, semuanya berangkat.. “ sambung Benevain.
“ Caca kirim mereka ke dalam dungeon. “ ucapku.
“ serahkan kepadaku-nyaan. “ jawab Caca.
Kemudian para prajurit dan petualang dikirim ke dalam dungeon. Tim pengintaian yang di pimpin oleh Bernad yang memiliki julukan information on the Wind pengumpul informasi terhebat di Rheridda.
Bernad langsung memberi komando kepada tim. “ prajurit berada di barisan depan Supporter di belakang perjurit dan Assasin mengikuti di belakang. “ kemudian tim menata barisan.
“ kita akan maju dari sini, jaga kewaspadaan kalian. “ sambung Bernad.
Tim pengintai mulai maju dan menyusuri lantai dungeon semakin dalam. Saat mereka berada di lantai 27 salah satu dari Assasin menemukan gerombolan goblin yang aneh, sama seperti minotaur goblin itu memiliki tanduk di kepalanya.
“ ketua Bernad aku tadi melihat gerombolan goblin yang aneh di lorong sebelah kanan. “ ucap salah satu asassin yang menemukan goblin.
“ terimakasih informasi yang sangat bagus, kita harus tetap maju ke lantai yang lebih dalam untuk mencari informasi yang lebih banyak, sebisa mungkin kita harus menghindari pertarungan.
“ dari yang ku lihat semua monster yang ada di lantai 1 sampai lantai 20 masih normal, tetapi saat memasuki lantai 23 semua monster menjadi aneh, cihh.. Siapa sebenarnya dalang dibalik ini, aku harus cepat menemukannya terus kembali dan melaksanakan Pembantaian. “ pikir Bernad.
Di waktu yang sama aku memikirkan cara agar aku bisa bertarung.
Sambil duduk di bawah pohon aku berpikir “ ahh.. Aku harus bagaimana, aku bahkan tidak mengerti cara bertarung sama sekali mereka semua terlihat hebat berbeda denganku yang tidak berguna dan membebani mereka semua, hufft..andai dunia ini seperti game.. “ pikirku.
Sejenak aku menyempatkan untuk memakan sebuah apel dan tiba-tiba ada yang terlintas di otak ku.
“ ohh iya kenapa aku tidak membuatnya seperti game saja.. Hmm.. Siera pasti bisa membantuku. Siera apa kau mendengarku? “
“ aku bisa mendengar mu master. “ jawab siera.
“ siera dulu kau bilang kalau kau adalah sebuah sistem, apa kau bisa membuat sebuah sihir atau kemampuan untuk ku. “
“ maaf master kalau membuat sihir aku tidak bisa melakukannya, tetapi kalu untuk memodifikasi sistem anda mungkin bisa dilakukan. “
__ADS_1
“ kalau begitu kau bisakah kau membuatkan ku UI seperti game RPG? “
“ untuk membuatnya aku harus memiliki gambaran yang lengkap. “
“ kalau begitu kau bisa membaca memori otak ku kan, kalau begitu kau bisa membuat nya seperti game Knight Oracle yang pernah aku mainkan. “
“ baiklah master aku akan mencobanya. “
“ aku serahkan padamu Siera. “
Setelah 15 menit menunggu tiba-tiba siera memanggilku. “ master aku sudah selesai membuatnya tinggal melakukan penginstalan program saja. “
“ kerja bagus siera, cepat lakukan! “
“ system root install request... Ui install processing... Ui install complete... “ siera langsung melakukan penginstalan program yang aku inginkan. Saat penginstalan aku melihat banyak angka huruf dan simbol yang membuatku pusing dan pingsan.
“ Master.. Penginstalan sudah selesai. “ ucap siera membangunkanku.
Saat membuka mata langsung ada UI yang terpampang di penglihatanku, UI itu berisi tentang statistik tubuhku.
“ woaaahhhhh.... Hebat sekali siera.. “ ucapku kagum.
“ terimakasih pujianya master, aku menambahkan beberapa fitur di dalam UI yang anda inginkan dan aku juga mendisainnya agar terlihat lebih modern, selain itu aku juga menambahkan beberapa skill yang pernah anda pakai saat bermain game. “ jelas siera.
“ bagaimana cara menggunakannya? “
“ aku sudah menggabungkannya dengan pikiranmu master, jika kau ingin menggunakannya tinggal pikirkan saja dan menyebut nama skillnya. “
“ kalau begitu akan aku coba nanti. “
Di sisi lain di dalam lantai 35 dungeon tim pengintai menemukan sesuatu.
“ Berhenti! “ ucap Bernad. “ apa-apaan itu, seharusnya monster ular itu tidak ada di lantai ini, ular itu sangat berbeda kenapa ular itu bisa memiliki tanduk. “ pikir Bernad.
“ ada apa Ketua? “ tanya salah satu petualang.
“ lihatlah di depan sana ada ular yang aneh yang sedang tertidur. “ jelas Bernad.
“ apa? “ ucap para petualang dan prajurit yang ketakutan.
__ADS_1
“ lebih baik kita mundur dan kembali ke permukaan, pengintaian kita sampai disini saja, di depan sana sudah sangat berbahaya. “ perintah Bernad.
“ Baiklah. “ mereka semua pun kembali dan melaporkan seluruh kejadian di dalam dungeon.