
“ Hazel kenapa tiba-tiba kau memindahkan kami kami ka lantai 1? “ ucap Adrax.
“ aku yang menyuruhnya, semuanya bukan masalah tentang kita bisa melawannya atau tidak tapi aku menyuruh Hazel karena keadaan kita sedang buruk. “ ucapku.
“ setelah kita melawan golem yang lumayan menguras tenaga kemudian muncul golem yang lebih kuat lagi tentu saja kita kan mundur lagian kita juga tidak punya informasi apa-apa tentang golem itu. “ tambah Franky.
“ mau bagaimana lagi jika Rui yang menyuruh. “ ucap Angelica.
“ tapi memindah tanpa memberi tahu.. Kan.. “ Adrax terlihat kesal dan memaki Angelica.
“ kalian berdua tenanglah jangan bertengkar. “ Vian menerobos dan memisahkan mereka. “ apa yang dikatakan Rui meman benar setidaknya itu untuk keamanan kita juga jika kita melawan musuh yang sangat kuat tanpa mengetahui informasinya kita bisa-bisa terbunuh di dalam. “
“ lagian jika kita terbunuh di dalam dungeon kita masih bisa hidup lagi. “ Adrax masih mempertahankan argumenya.
“ benar tapi jika kita mati kita akan mendapatkan penalti tidak bisa masuk dan dungeon untuk beberapa hari. “ ucap Vian.
“ tapi.. “ Adrax tetap tidak ingin mengalah.
“ tunggu dulu.. apa yang kau maksud kita tidak bisa mati dalam dungeon? “ aku langsung pertanyakan aku belum pernah mendengar tentang hal tersebut.
Franky tiba-tiba menepuk pundakku. “ sebelum itu kita kembali terlebih dahulu, sepertinya yang lainnya sudah kelelahan. “
Fiora, Tresca, Siera tertidur karena kelelahan, Hazel mencoba untuk membangunkan mereka, setelah mereka bangun kamipun langsung kembali ke penginapan, kami sampai di penginapan sekitar jam 3 sore.
Setelah makan malam kami pun berkumpul untuk membahas lantai penjelajahan lantai 50 untuk besok, kami ingin merencanakan pembagian tim agar lebih efektif dan bertukar informasi tentang bos lantai 50.
“ bos yang kita lawan di lantai 50 sangatlah kuat, setelah golem penjaga sudah dikalahkan maka bos yang sebenarnya akan keluar, ukurannya hampir dua kali lipat dari golem penjaga dan kekuatannya juga pasti lebih kuat. “ ucap Franky.
“ tapi kenapa bisa ada sampai 3 bos dalam satu ruangan, hal ini belum pernah ada yang menemuinya. “ ucap Tresca.
“ jangan terlalu dipikirkan untuk jumlahnya, setiap bos di dungeon selalu memiliki hal unik entah dari bentuk maupun skillnya, waktu itu kita pernah melawan ular yang memiliki kepala dua ditangkap saja dia seperti itu golem penjaga adalah bagian tubuh dari golem utama. “ ucapku.
Adrax mengangkat tangannya mengusulkan sesuatu. “ golem yang tadi kan memiliki inti bagaimana jika kita menghancurkan inti tersebut sebelum mengalahkan dua golem penjaga. “
“ sepertinya itu ide bagus. “ jawab Tresca.
“ memang benar jika kita bisa menghancurkanya mungkin kita bisa langsung menyelesaikan dungeon tanpa harus mengalahkan yang besar tadi, tapi saat kita melawan golem penjaga aku tidak merasakan kristal itu ada di sekitar kita, kemungkinan kristal tersebut memiliki pelindung agar tidak bisa dihancurkan sebelum kita mengalahkan kedua golem penjaga. “ ucap Angelica.
“ aku juga seperti yang dikatakan Angelica, aku baru merasakan keberadaannya ketika kedua golem penjaga sudah dikalahkan. “ saut Hazel.
“ tidak bisa ya.. “ ucap Adrax.
__ADS_1
“ kalau begitu kita harus mengalahkan kedua golem dulu agar bisa menemui bos yang asli, bagaimana Ketua Rui apa kau punya rencana? “ ucap Vian.
“ hentikan rasanya memalukan jika dipanggil dengan sebutan ketua. “ aku sedikit malu-malu.
“ apa yang salah kau kan mama benar-benar ketua. “
“ iya aku tahu ketua tapi jika di tempat umum dengan memanggilku dengan seperti itu ku merasa sedikit malu jika dipanggil seperti itu. “
“ kalau begitu sekarang kita panggil Rui dengan sebutan ketua saja. “ Vian mulai mempermainkanku.
“ baik.. ketua apa perintahmu? “ ucap seluruh anggota guild bersamaan kecuali Siera dan Franky.
“ ehh.. tunggu dulu.. “ aku merasakan ada sesuatu yang menancap di pikiranku.
“ Master adalah master.. “ ucap Siera sambil menatapku dengan wajah polos.
“ untung saja kau tidak berubah ya... jangan-jangan.. “ aku menoleh ke arah Franky.
“ ada apa ketua? “ ucap Franky dengan nada menahan tawa.
“ ahh... Sudahlah.. kita kembali ke topik pembicaraan.. dari mana tadi? “ ucapku.
“ apa kau punya rencana untuk besok? “ ucap Vian.
Aku pun dan anggota guild membahas strategi kita untuk besok sampai jam 8 sore, setelah beberapa saat Franky mengajakku kau sebuah bar.
“ tumben sekali kau mengajakku ke luar? “ ucap ku sambil berjalan bersama Franky.
“ bagaimana kalau ke bar itu. “ Franky menunjuk ke arah bar sederhana.
“ baiklah. “
Kamipun masuk ke bar tersebut dan memesan bir, di dalan bar sangat ramai oleh para petualang yang sedang berpesta dengan hasil yang mereka dapatkan.
“ tadi yang kau tanyakan tentang kita tidak bisa mati karena masuk ke dungeon sebenarnya ada alasan di balik itu semua. “ Franky membuka pembicaraan dengan serius.
“ jelaskan. “ aku sangat penasaran karena aku belum pernah mendengar tentang hal tersebut.
“ memang benar jika petualang bisa di hidupkan kembali jika mati di dalam dungeon tapi ada yang mengatakan kalau ada penalti jika kita mati di dalam dungeon bukan hanya kita tidak bisa masuk dungeon selama beberapa hari tetapi jiwa kita juga akan berkurang. “
Aku terkejut saat mendengarnya. “ apa maksudmu? Jiwa berkurang? “
__ADS_1
“ aku juga tidak terlalu paham dari informasi yang aku dapatkan mereka yang mati di dalam dungeon akan kehilangan ingatan dan kehidupan mereka juga akan berkurang gampangnya umur mereka akan di kurangi. “
“ apa kabar ini sudah lama? “
“ kabar tentang bisa hidup lagi setelah mati di dalam dungeon baru-baru ini tersebar, mungkin para penjaga menara aurora lah yang ada di balik ini, satu lagi hal ini tidak berlaku untuk Reinkarnator. “
“ karena jiwa Reinkarnator bukan berasal dari sini. “
“ entah apa yang sebenarnya terjadi.. Aku sendiri juga sedang mencari tahu. “ Franky meminum bir nya. “ untuk itu kita kesampingkan dulu.. “ Franky melirik ke arah kanan.
“ ada apa Franky? “ aku melihat Franky sedang mencurigai seseorang.
“ sepertinya ada yang sedang mengintai kita, ayo kita keluar kita tidak bisa bertarung di dalam bar. “ bisik Franky.
“ baiklah.. Kita bawa dia ke sebelah kota. “
Kamipun langsung pergi dari bar dan menuju lapangan yang berada di sebelah kota.
“ dia benar-benar memata-matai kita. “ ucap Franky.
Aku berbalik dan berteriak. “ aku sudah tau kalau kau mengikuti kami.. Keluarlah dasar pengecut.. “
Dia muncul dari sebuah pohon. “ memang benar seperti yang di katakanya, walaupun aku sudah menggunakan sihir penyembunyi tingat tinggi kau masih bisa mendeteksiku. “ dari suaranya dia adalag laki-laki, dia memakai kerudung dan masker yang menutupi wajahnya.
“ apa yang kau inginkan. “ aku dan Franky mengambil ancang-ancang.
“ tunggu.. Aku tidak ingin melawan kalian.. Walaupun aku pasti menang. “ di akhir kalimat dia mengatakanya dengan nada kejam.
“ pengintai selalu pengecut.. Akan aku buat mulutmu berbicara. “ aku langsung menyerangnya tapi dia langsung berpindah di belakangku.
“ tidak kena. “ dia membisik di telingaku.
Spontan aku langsung menebas pedangku ke belakang tetapi dia berpindah lagi di atas pohon. “ jika bersi keras ingin melawanku sampai bertemu di turnamen. “ dia melempar sesuatu ke arahku.
“ awas Rui.. “ Franky langsung menangkisnya dengan tamengnya.
Benda yang dia lempar mengeluarkan asap yang sangat tebal, aku menebas dan menghilangkan asapnya tetapi dia berhasil kabur.
“ Sial.. Dia lolos. “ ucapku.
“ kita kembali ke penginapan. “ ucap Franky.
__ADS_1
“ dia kuat. “ pikirku.
Kamipun kembali ke penginapan.