Mugen Monogatari : Rays Of Aurora

Mugen Monogatari : Rays Of Aurora
Chapter 6 : Basic Adventurer


__ADS_3

Kejadian hari ini sangat membuat ku sangat lelah, sesampainya di guild aku langsung menemui anggota guild untuk memberitahukan kejadian kami karena bisa saja orang yang menyerang ku tadi memiliki tujuan yang bersangkutan dengan guild atau salah satu anggota guild akan tetapi mereka semua tidak ada yang berada di guild.


“ kemana mereka semua sebenarnya? Di saat yang penting seperti ini tidak ada satu pun yang di guild “ tanyaku kepada pelayan yang bernama lulu.


“ katanya tadi mereka pergi ke dungeon beta untuk mencari bahan dan menyelesaikan quest tuan. “ jawab pelayan.


“ kira-kira kapan mereka akan kembali? “


“ kemungkinan mereka akan kembali besok tuan. “


“ Hentikan memanggilku tuan panggil saja aku Rui. “ terasa aneh saat di panggil tuan pikirku.


“ baiklah tuan Rui. “


“ sudah ku bilang jangan... “ tiba-tiba kepalaku sakit dan tubuhku terasa lemas.


“ apa kau baik-baik saja? “ tanya Tresca sambil memegangiku.


“ tidak apa-apa aku hanya pusing sedikit. “


“ sebaiknya kau istirahat karena mungkin kau kelelahan. “


“ tuan Rui, aku sudah menyiapkan kamar mandi dan makanan, apa tuan mau makan dulu atau ingin mandi dulu atau di-ri-ku “ kata pelayan itu sambil menggodaku.


“ ahh kenapa pelayan ini mengatakannya ini adalah pertama untukku, bukankah itu seharusnya di katakan oleh istriku, tunggu dulu seorang pelayan adalah istri yang terbaik dan sangat pintar dalam mengurus rumah, bukan hal yang buruk, ahh pelayan andai aku bisa bilang sekarang aku memilih dirimu dulu “ ucapku dalam hati.


“ ekhem... “ sindir siera.


“ aku akan mandi terlebih dahulu “ kataku.


“ baiklah tuan Rui “ jawab pelayan dengan tersenyum lebar.


“ kau kenapa siera? “ tanyaku sambil menatap siera yang cemburu.


Siera kemudian mengalihkan pandangan dan pergi meninggalkanmu sambil bilang “ bukan apa-apa “ padahal sudah terlihat jelas kalau dia sedang cemburu.


“ Yah sudahlah, aku akan mandi dan makan setelah itu istirahat... “ Setelah itu aku langsung pergi ke tempat pemandian guild.


Saat di depan pintu tempat pemandian aku melihat beberapa maid yang berada di sekitar pintu, mereka memandangiku dan membuatku sedikit malu, bagaimana tidak pelayan-pelyan yang ada di sini cantik-cantik dan memiliki postur tubuh yang bagus, aku juga tidak habis pikir darimana mereka mendapatkan pelayan yang sekelas dengan tuan putri dan dari mana mereka mendapatkan harta sebanyak ini sampai-sampai guild ini terasa seperti kerajaan.

__ADS_1


“ Ahhhh.. Nikmatnya... Mandi dengan air hangat saat lelah memang yang terbaik “ ucap ku dengan lega. Setelah selesai mandi aku langsung pergi ke ruang makan bersama Tresca.


“ silahkan duduk di dini Tuanku “ kata pelayan dengan lembut sambil menyiapkan makanan.


“ Uwaaaaa... Makanannya terlihat enak “ ucapku kagum.


“ pasti tuan karena makanan ini adalah buatan dari koki terhebat di kota ini “ jelas pelayan.


“ ohhh jadi selain pelayan ternyata kokinya kelas atas juga “ kataku terheran.


“ silahkan duduk suamiku “ ucap Tresca.


“ suamimu ndasmu, terus kenapa kau pakai baju pelayan? “


“ ohh, karena aku anggota guild dan ketua para pelayan “


“ ternyata negitu, yaudah kalu begitu selamat makan!! “


Makanan yang disajikan disini sangat enak dan bahkan rasanya khas dan belum pernah aku rasakan sebelumnya, karena sangat enak aku tidak sengaja menghabiskan semua makanannya.


“ apakah kau sudah kenyang? “ tanya Tresca sambil tersenyum.


“ sangat kenyang sekali. “ jawabku.


“ aku juga tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi, aku bisa nelihat tapi tubuhku bergerak sendiri, sepertinya kekuatan itu mengambil alih tubuh ku. “


“ tetapi diamemanggilmu tuan, apa kau tau sesuatu? “


“ entahlah! “


“ lebih baik jangan gunakan kekuatan itu, masalahnya kekuatan itu sepertinya terlihat berbahaya “


“ aku juga berfikir seperti itu “


Sfx *tok tok tok, ada yang mengetuk pintu.


“ Masuk saja “ kata Tresca sedikit berteriak.


“ maafkan aku sudah mengganggu kalian, lebih baik kalian melakukannya di kanar yang sudah kami siapkan karena akan repot jika ada yang berlendir di meja makan “

__ADS_1


“ baiklah!, Rui ayo kita pindah ke kamar saja. “Ucap Tresca.


“ A-A-Aku belum siap untuk itu. “ Kataku patah-patah dan wajah memerah.


“ kita hanya akan ngobrol. “


“ ohh begitu.. “


“ setelahnya kita akan melakukan itu. “ Sebenarnya apa yang terjadi pada Tresca aku sampai heran kenapa selalu memikirkan itu.


“ tidak akan! “ kataku setengah teriak.


Setelah itu kami pergi ke sebuah kamar agar lebiih enak saat mengobrol, saat memasuki kamar aku melihat bahea kamar itu sudah di desain untuk bulan madu. Baunya sangat wangi dan di hiasi dengan bunga-bunga.


“ jadi dari mana kita tadi. “ Tanyaku.


“ dari membuka baju “ jawab Tresca, ingin sekali aku memukulnya.


“ Bukan itu yang aku maksut, ohh iya mungkin aku juga tidak akan menggunakan kekuatan itu dengan sembarangan. “


“ kenapa kau tidak mencoba mengalahkan monster dan menyelesaikan quest, kau kan sudah menjadi petualang “ saran Tresca.


“ sebenarnya ingin ku juga begitu, tapi aku tidak tau sama sekali hal-hal tentang petualang di dunia ini. Apa kau mau menjelaskan padaku Tresca. “


“ kalau itu membantumu akan ku lakukan. Petualang adalah..... “


Setelah Tresca menjelaskan aku jadi mengerti, ternyata di dunia ini hampir sama dengan game RPG atau yang disebut Role Playing Game, di dunia ini petualang di bagi menjadi beberapa job pertama/keahlian pertama yaitu Ranger yang ahli dalam serangan jarak jauh, Warrior yang ahli dalam serangan jarak dekat, Mage yang ahli dalam serangan berskala besar, asassin yang ahli dalam serangan diam-diam dan cepat, Tank yang ahli dalam pertahanan, selain job utama ada job sekunder yang merupakan terusan job utama, dan para petualang memiliki grade atau pangkat yang di urutan ari bawah yaitu Bronze, Silver, Gold, Platinum, Diamond dan paling tinggi adalah Beryl. Selain itu di para perualang juga mempunyai keahlian pengendalian elemen yaitu Tanah, Air, api, angin sebagai elemen umun dan Petir, Cahaya, dan kegelapan dalah elemen langka, elemen sama seperti job ada juga elemen sekunder dan jumlah elemen berbeda tetapi menguasai 2 elemen saja sudah sangat jara dan hanya petualang kelas diamond yang bisa menguasainya. Belum selesai mendengar penjelasan Tresca aku tertidur.


“ selamat pagi Riu “ sapa Tresca saat aku terbangun.


“ selamat pagi juga Tresca... Ehh apa aku tertidur? “ Kataku yang tidur di pangakuan Tresca.


“ iya tadi malam sangat menyenangkan. “


“ apa kita melakukan sesuat. “


“ iiya aku menjelaskan dan kamu tertidur dan aku memangku kepalaku dan menatap wajahmu yang manis saat tidur semalaman woooaaaahhhh “ jelas Tresca, untung saja kita tidak melakukan itu.


“ maafkan aku Tresca sekarang kau istirahatlah terlebih dahulu, jika sudah bangun cari aku dan kita teruskan pembicaraan “ ucapku karena melihat Tresca kelelahan.

__ADS_1


Setelah itu aku meminta roti dan berjalan jalan ke luar, saat jalan-jalan di luar aku melihat banyak pandai besi dan para petualang yang membawa senjata dan perlengkapan yang mengkilap.


“ mungkin besok aku bisa memulai mencari peralatan untuk berpetualang. “ pikirku.


__ADS_2