Musuh Jadi Pacar

Musuh Jadi Pacar
#11# "Baper deh"


__ADS_3

Kia dan sahabatnya pun keluar, Kia keluar dengan amarah nya, dan karena amarahnya dia tiba tiba kakinya keseleok untung aja Teejay masih dibelakngnya dan menangkap badan Kia yang mungil itu.


"Yah ampun Kia, kau pelan pelan makanya" Eva yang melihatnya menggeleng geleng dan ngomel.


"Maaf, makasih udah nolongin" Begitulah sifat Kia, marah hanya sebentar, jika sudah ada kebaikan yang diberi musuh padanya dia langsung baik lagi.


"Iya sama sama" Teejay tersenyum menjawabnya.


Kia pun berusaha jalan dengan pelan, ehh, dia malah jatuh dan menimpa Teejay. badan mereka rapat bibir mereka yang tersentuh karena tidak sengaja, untung kelas disitu agak sepi dan orang orang tidak memperhatikannya, Kia langsung memukul Teejay.


"Dasar modus ko yah?" kesal Kia dengan amarah nya dan meminta bantu pada temannya untuk membantunya berdiri "Eva, Dian bantu dong, kaki ku keseleok, sakit banget nih" Kia meringis kesakitan dan memegang kakinya.


"Ayo sini" kedua sahabat Kia mengulurkan tangan nya untuk membantu Kia berdiri.


"Naik" Teejay memerintahkan Kia naik ke punggung nya" bagaimana mungkin aku bisa melihat seorang gadis kesakitan berjalan sendiri" Teejay mengucapkannya dan menatap Kia dalam, banyak yang tidak dimengerti dari wajah laki laki itu. Teejay mengucapkannya kepada Kia, namun Kia bukan nya baper, yang baper malah kedua sahabatnya Kia.

__ADS_1


"Hmmm baper dehh" kedua sahabatnya yang dari tadi nyimak kini berkomentar.


"Ihh apaan sih, aku gak mau, aku masih bisa kok" jawab Kia dengan kesal dan berdiri, namun tetap aja dia gak bisa hingga akhirnya Teejay yang mengangkat nya ke uks.


"Turun kan, malu tau" kesal Kia.


Teejay pun menurunkannya setelah sampai di UKS dengan tiba tiba Teejay menurun kan nya, dan Kia pun terjatuh.


"Ahh sakit tau, kaki ku" kesal Kia dan meringis kesakitan.


"Awas" Kia menelis tangan Teejay, namum ternyata dibelakang Kia ada meja yang paku nya keluar hingga mengenai lengan tangan Kia karena bergerak menepis tangan Teejay "auhhh, sakit" ringis Kia kesakitan.


"Makanya jangan bawal" Teejay menasehati gadis yang ada didepannya dan melap darah yang ada di lengannya, namun Kia tetap berfikir negatif.


"Jangan sentuh aku, atau aku akan teriak kalau kau mau melecehkan aku" Kia mengancam Teejay, Teejay yang diancam bukannya nurut malah mendekat kan wajahnya hingga nafas mereka berdua dapat dirasakan mereka, harum nafas mint yang segar.

__ADS_1


"Kalau aku gak mau gimana?" tanha Teejay dengan sedikit berbisik, namun tiba tiba ada anak UKS yang masuk.


"Yah ampun, kalian berdua yah, masih sakit aja dah mau ciuman?" marah petugas UKS yang berfikir aneh.


"Siapa yang ciuman" Kia membantah.


"Nggak ciuman kok, cuman saja kecupan" Teejay malah membuat petugas UKS itu malah salah paham.


"Apaan sih kau" kesal Kia.


"Yaudah, aku keluar yah, oh iya, lengan tangan nya juga diobati yah, soalng kena paku, mana tau paku nya berkarat, berbahaya" saran Teejay dan memegang kepala Kia "hati hati yaj, aku ada untuk mu" Teejay pun pergi melambaikan tanganya.


"Romantis banget sih, gua aja gak segitunya sama pacar gua, oh iya itu kan, anak baru itu, jago juga yah Kia baru berapa hari dah bisa dapetin dia" omel seorang petugas UKS, petugas UKS disekolah itu, adalah murid yang mengambil estrakulikule bagian UKS.


"SAMPAI SINI DULU YAH GUYS"

__ADS_1


__ADS_2