Musuh Jadi Pacar

Musuh Jadi Pacar
#09# "Kelihatannya ada yang cemburu"


__ADS_3

Setelah selesai memakan sandwich, dan akhirnya bel masuk pun berbunyi, semua oara murid kelas 9'2 masuk, mereka duduk dengan rapi menantikan seseorang guru, yang bagi mereka guru itu adalah seseorang yang sangat mereka takuti, padahal guru itu sebenarnya baik, hanya saja tatapan nya yang akan melihat seseorang dapat membuat taku, tapi itu memang bukan dibuat buat.


Lama menanti, akhirnya ada seseorang mendekat kekelas sembilan dua, kakinya yang lambat laun akan menginjak depan pintu kelas sembilan dua dan akan menampakkan dirinya pada murid murid kelas sembilan dua, terlihat dari wajah murid murid yang ada disitu, bahwa mereka pada jantungan, dan langkahnya pun semakin mendekat pada depan pintu.


"Hai anak anak, hari ini bu Rosana nggak datang, jadi jam pelajaran kalian kosong, ibu harap kalian jangan ribut dan untuk Kia, kamu masih ada waktu untuk membuat puisi menjadi lebih bagus, ibu permisi" ibu Saiyah pun pergi meninggalkan kelaas 9'2.


Terlihat dari wajah para siswa/i yang ada dikelas itu, sedang merasakan kelegaan hati mereka, kecuali satu yang agak dipojok, mereka terlihat biasa saja.


"Hkm kayaknya hari ini loe legah nih" usil Tejaay dengan jaim.


Terlihat dari wajah Kia, kalau dia sangat terganggu dan sangat sangat terganggu.


"Apaan sih, sotoi banget dah" ketus Kia dengan kesal sekesal kesal nya.


"Idih, kemarin dah baik, ini malah jutek mat sih" Teejay malah makin ngerayu.

__ADS_1


"Bisa diam gak sih" Kia malah makin marah.


"Iya dehh" Teejay pun terdiam, namun matanya hanya melihat cewek yang ada didekatnya dan tersenyum, Kia yang melihatnya malah bergidik ngerih, dan pura pura tak melihat.


"Kia, kau bisa gak sih jangan deket deket sama abangku, aku gak suka" tiba tiba Claudia menghampiri Kia.


"Maksudnya abang mu Tito?" Kia bingung dan mengerutkan kepalanya.


"Yah iya lah siapa lagi" jawab Claudia.


"Halah, bilang aja kalau kau itu malu, kalau sempat Teejay tau kalo kau itu dekat sama abang ku kan?" tanya Claudia dengan mengangkat sebelah alisnya.


"Idihh apaan sih, kok bawa bawa nama gua" Teejay pun bersuara dan berbicara dalam hatinya "apa mungkin Kia mempunyai pacar dan pacarnya itu abang sahabatnya, pantesan aja dia selalu jaga jarak, dan gue sekarang tau misi gua, hahahaha, incoming Kia, okay nanti pulang sekolah gua akan tanya sama Jery aja"


Teejay pun tersenyum senyum sendiri dan tanpa disadari Kia dan Claudia melihatnya.

__ADS_1


"Ehh Teejay kok senyum senyum?" tanya Claudia dengan nada sangat lembut.


Lamunan Teejay pun terhenti karena tanyaan Caludia.


"Ehh nggak, gua senyum senyum gara lihat Kia yang habis mengerutkan dahinya jadi lucu" Teejay malah merayu Kia.


Terlihat jelas dari wajah Claudia, bahwa dia sangat cemburu, hingga dia tiba tiba marah marah sama sahabatnya sendiri, jahat banget yah dia dengan sahabatnya, tapi dia kan sudah diwatakkan seperti itu jadi bisa apa.


"Ehh Teejay, dah jelas jelas Kia milik abang ku, masih aja diganggu" marah Claudia.


"Ehhh kau kok nampak sewot banget sih, dari tadi kau itu ganggu banget" ketus Kia dengan ala judes nya.


Tiba tiba Teejay mendekatkan bibirnya dan mukaknya kedepan muka kia hingga hanya ada 0,2cm meter agar wajah mereka benar benar tersentuh, mungkin jika ada yang memfotokannya akan mengira bahwa mereka sedang....


"sampai sini yah giys"

__ADS_1


__ADS_2