
--Gue nakal bukan berarti gue buruk.Gue berandalan bukan berarti gue gak beradab.Gue baik pun,loe pada gak bakal pedulu.So,I don't care.--
>>>Keynandra Putri Anastasya<<<
**
Ruangan dengan dominasi cat warna putih dengan aroma maskulin campuran mint dan musk khas aroma siempunya,menguar memenuhi indra penciuman gadis cantik tersebut.Sudah lebih dari 3 jam lamanya ia berdiam diri didalam ruangan beraroma maskulin tersebut.Ia sudah bosan baca buku yang ada diruang baca didalam ruangan tersebut,mondar mandir,meghitung koleksi miniatur bangunan milik siempunya ruangan.
Namun sipemilik ruangan belum juga kunjung menunjukkan batang hidupnya.
"*****,lama amat ini orang."
Kesalnya.
Kini tatapan cantiknya beralih,menatap penasaran sebuah figura kecil yang berada diatas meja kerja Al.Kenapa juga Keyna baru sadar jika ada figura diatas sana.Kemana saja pandanganya selama tiga jam ini.
"Wah,beda lagi ya ceweknya."
Cicitnya kecil,saat melihat isi dari figura tersebut.
Seorang wanita cantik yang tengah tersenyum manis kearah kamera,dengan siempunya ruangan ini yang berada disampingnya.
"Sebenarnya pak Al itu punya istri berapa seh?"
Penasaran Keyna,pasalnya wanita ini berbeda dengan wanita yang kala itu Al akui sebagai istrinya.
"Bodo amatlah,I don't care."
Ucapnya sambil berlalu meninggalkan ruangan tersebut.
Ingatkah kalian,jika sebagian manusia itu benci menunggu.Dan Keyna ini adalah salah satu diantaranya.Apalagi saat menunggu pria itu Keyna sampai sampai meninggalkan jam istirahat.Jadi kini perutnya keroncongan,tetapi ia mager untuk menuju kekantin.Jadilah ia kini memilih berbelok kegedung utara,keperpustakaan tepatnya.
Bruk
"***** beb,loe ngapain disini?"
Tanya pemuda tampan yang terkejut akan kedatangan Keyna yang tiba tiba merebahkan dirinya tersebut.
"Brisik ih,gue ngantuk."
Ucapnya,tanpa mengindahkan tatapan bingung dari anak anak SIRIU.
"Beb,loe bolos lagi?"
Tanya pemuda tampan tersebut,sambil meneliti wajah cantik dihadapanya.
"Gak,gue lagi mager masuk kelas aja."
"Sama aja beb."
"Please deh Bar,gue ngantuk."
Ucapnya,sambil merubah posisinya menjadi tengkurap.
"Yaudah,sini tidur dipangkuan gue.Biar enak."
Tawar Bara.
"Njirr moduss"
"Bisa ae si boss."
Goda beberapa anak geng SIRIU.
"Anjiir,brisik amat sih loe pada.Gue mau bocan (bobo cantik)."
Ucap Keyna kesal.
"Diem gak loe pada,bebeb gue mau tidur nih."
Titah Bara kepada kawan kawanya.
"Ish."
"Kenapa beb?"
Tanya Bara-pemuda yang kini tengah duduk disamping Keyna tersebut.
"Bang Herland,pengen bobok."
"***** Si Herland,rejeki nomplok."
"Sikat Lan."
Goda para teman Bara,kepada pemuda berambut pirang tersebut.
__ADS_1
"Iya,ada apa key?"
Inilah yang Keyna suka dari pemudan yang selalu disebutnya 'abang' itu,selalu ramah kepadanya.
"Mau bobok."
Manja Keyna.
Pemuda tampan bermata biru itu mengangguk,sebelum tersenyum kecil sambil mengusap rambut halus Keyna.
"Yaudah sini,dipangkuan abang."
"***** kesempatan."
"Gaya bicara loe Land,merinding gue dengernya."
Sedangkan Bara hanya mendenggus kecil,saat melihat gadis yang selalu ditempelinya itu memindahkan kepalanya kepaha sang sahabat.
"Anjirr,apa apaan sih beb."
Protesnya tidak terima.
"Brisik loe,gue mau bubu."
Ucap Keyna sambil mencebikkan bibirnya dipangkuan Herland.
"Bang,usapin."
Pintanya,agar Herland mengusap lembut pucuk kepalanya.
"Iya."
"Beuhh,si Herland njirr."
"Iri hati bosqu."
"Bau bau hatè kabeleum (hati terbakar)"
Beginilah Keyna didalam Geng SIRUI.Bagaikan ratu yang selalu dipuja kekurangan dan kelebihanya.Jika Bara memang sahabat terdekatnya sejak jaman bayi,kalau Heland ini lain lagi ceritanya.Pemuda tampan ini bagaikan kesatria berhati lembut yang selalu ia nanti keberadaanya.
Perpustaan pojok lorong terakhir ini memang rumah mereka.Basecamp kedua mereka jika bolos ditengah tengah ĶBM tenah berlangsung.
"Bang,haus."
Manja Keyna.
For your information guys,Keyna ini cuma mau bermanja manja kepada pemuda satu ini-Herlandia Ian maksudnya.
Tanya Herland,yang langsung dihadiahi tatapan jail dari teman temanya.
"Susu apaan tuh?"
"Susu kotak apa susu gantung kuyy?"
Goda Mereka yang hanya membuat Bara semakin kesal,karena gadisnya itu lebih memilih bermanja manja kepada Herland-sang sahabat.
"Mau Milo bang."
"Yaudah,abang ambilin ya."
"Aduhh,hati bosque cakit."
"Berasa patah hati abang lihat mereka."
Beginilah mereka menganggap Keyna,ratu yang selalu dimanjakan.Karena Keyna itu cewek ajaib,tidak seperti cewek cewek lainya.Oleh karena itu mereka nyaman jika gadis satu ini bergabung diantara mereka.
Sementara itu,seorang pria baru saja memasuki ruanganya.Sudah tiga jam berlalu semenjak ia menyuruh gadis itu menunggunya diruangan miliknya.Oleh karena itu selepas mangajar ia langsung menuju keruanganya,namun sayang.Dipertengahan jalan ia bertemu dengan kepala sekolah yang juga pamanya,meminta dirinya untuk mampir terlebih dahulu keruanganya.
"Keyna."
Panggilnya,sambil mencari sosok siempunya nama yang belum ia temukan.
'Pak,saya pergi.Soalnya bapak lama,pake banget.Kunci ruangan bapak ada di pak Dandi.Maaf ya pak saya lancang nitip kesembarang orang,habisnya saya laper.Karena nunggu bapak saya jadi ngelewatin jam istirahat.Jadi saya pergi ya pak.Oh iya,fhoto cewek diatas meja bapak cantik.Bapak ternyata doyanya modelan gitu gitu ya pak,yang kek gitar spayol hehe.'
--Keyna--
Bunyi sepucuk surat yang ditinggalkan diatas meja kerja milik Al tersebut.
"Apa Keyna salah paham lagi?"
Gumamnya dalam hati.
Diam diam,karena rasa bersalahnya ia kembali kekelas gadis tersebut,sambil membawa kantong keresek putih berisi makan siang.
"Cari siapa pak?"
Tanya Edo-yang kebetulan ketum kelas ini.
__ADS_1
"Sekarang jam pelajaran siapa Edo?"
Tanya Al.
"Hm,jam pelajaran bu Widia pak.Tapi bu Widianya lagi cuti lahiran jadi gak masuk."
"Ada tugas?"
"A-ada pak!"
Gugup Edo,pasalnya guru dihadapanya itu kini menatanya penuh selidik.
"Sudah kalian kerjakan?"
"Sudah pak."
Jawab mereka serempak.
"Hm,sekarang saya tanya dimana Keyn?"
Tanya Al mengintimidasi.
"I-itu pak,bukanya tadi Keyna pergi keruangan bapak?"
"Dia belum kembali lagi?"
"Belum pak."
"Yasudah,jika Keyna kembali suruh keruangan saya."
Pesan Al sebelum berlalu.
"Huft,auranya gengs,mencekamm."
Cerita Edo kepada teman temanya.
**
"Hmm"
Leñguh Kecil gadis yang masih terlelap tersebut.
"Tidur aja loe kelihatan cantik beb."
Celetuk Bara,sambil memainkan rambut halus milik siempunya.
"Hust,nanti bangun Bar."
Sergah Herland.
"Ck,iya gue tau."
Kesaĺ Bara.
"***** berasa nonton flim the heirs gue bro.Satu orang cewek cantik direbutin cogan cogan sekolah."
"Hooh njiir."
"Mana body si queen ini mantap abis.Makanya si boss ama si Herland pada tergila gila."
"Yoii."
Ucap teman teman Bara dan Herland yang ditanggapi dengusan kesal oleh keduanya.
"Sibebe kayaknya kita bawa ke UKS aja deh,biar nyenyak tidurnya."
Prihatin Bara.
"Iya juga,tap-"
Ucapan pemuda itu terpotong seketika,saat sebuah suara yang cukup familiar diantara mereka berujar.Membuat netra miliknya membulat seketika,saat melihat siempunya suara.
"Sedang apa kalian disini?"
Alahhh,mati.
**
To Be Continue
Hollla guysss🤗🤗
Gimana buat part ini???
Ada yang mau komen gak,cusss ajalah dikomen.
Ok,see you sampai part selanjutnya ya guys😅😅
__ADS_1
Sukabumi 13 April 2020
10.17