My Annoying Student

My Annoying Student
Clubing


__ADS_3

-Jangan menyuruh saya untuk mundur ketika rasa itu sudah hadir.Karena seperti bilangan phi dalam aljabar,perasaaan saya tidak pernah bisa dibuang.Ia berdiri dengan pasti.-


>>>Altarez Putra Bramasta<<<



**


"Bar,gue ikut loe ya?"


Bujuk gadis cantik yang terlihat menggemaskan menggunakan hoodie berwarna kuning yang terlihat menenggelamkan tubuh mungilnya,dipadukan dengan bawahan jeans pendek diatas lutut.


"Bar!"


"Gak beb,loe gak boleh ikut."


Gadis cantik bermanik hazel itu merenggut kesal.Sudah sedari tadi ia membujuk pemuda yang sudah terlihat rupawan dengan jaket bomber berwarna merahnya,dipadukan dengan T-shirt dan jeans hitam.Belum lagi sneekers keluaran terbaru dari brend terkenal yang kini membalut kakinya.


Tampan,fhasion-able,kaya raya,badboy,plaboy-itu adalah kata kata yang selalu cocok melekat kepada diri seorang Bara Albama Achio Daputra.Putra tunggal dari pemilik perusahaan Daputra.


"Bar,please.Kan gue udah 17 tahun.Bentar lagi juga gue 18 tahun kok."


Pemuda tampan itu menghembuskan nafasnya gusar.Sebenarnya,permintaan gadis satu ini adalah kelemahanya.Apalagi jika sudah merengek begini,beuh Bara menjadi semakin tak tega.


"Gue itu mau keclub beb.Kalau ke Ancol atau Dufan sih loe pasti gue ajak.Ini sih beda lagi ceritanya.Disana gak baik buat loe beb."


Tutur Bara menolak secara halus.


Seburuk buruknya seorang Bara,ia tak pernah mau jika gadis yang sering disebut 'bebeb' olehnya ini memasuki tempat lakanat itu.Olehkarena itu ia selalu menolak jika Keyna ingin ikut bersamanya.


"Bar,please.Gue janji gak bakal buat yang aneh aneh kok."


Pinta Keyna memelas.


Bara benar benar dibuat geleng geleng dengan permintaan bebebnya ini.Entah apa alasan Keyna,sampai sampai ia ngebet ingin sekali ikut pergi keclub bersama Bara.


Hufft


"Yaudah,tapi janji ya beb."


Gadis cantik itu tak lagi bisa menahan senyumnya yang mulai merekah diwajah cantiknya.


"Iya Bar."


"Janji,jangan jauh jauh dari gue."


"Itu kan maunya loe?"


Sengit Keyna.


"Beb?"


"Iya,iya."


"Janji gak bakal nyentuh minuman atau makanan apapun yang ada disana?"


"Yailehh,terus nanti kalau gue haus gimanà?"


"Ada air putih."


Lagi lagi Keyna medengus kesal.Cowok ini memang over protectif dan sensitif jika sudah menyangkut peraturan untuk ikut keclub.Sensitif kayak pantat bayi ya iya.


"Udah itu aja,dan lagi jangan lepasin tangan loe dari tangan gue."


Titah Bara tak dapat dielakan


'Itu sih mau loe ogeb'


Batin Keyna sebelum menjawab.


"Iya,Baraku sayang."


Pemuda tampan itu tersenyum,sebelum meraih tangan mungil Keyna untuk digenggamnya.


"Ini yang pertama dan terakhir kalinya loe ketempat kek gitu,ingat ya beb."


Gadis cantik itu manggut manggut.Kalau tidak di iyakan,bakal tidak jadi berangkat mereka.


Sepulang dari Apartemen Altarez tadi,Keyna memang tidak pulang.Ia memilih ikut ke apartemen Bara yang sudah seperti rumahnya sendiri.Tak heran jika Keyna sudah menganggapnya seperti rumah keduanya,bahkan Bara menyedian pakaian cewek di walk in klosetnya sengaja,agar bisa dikenakan oleh Keyna ketika menginap.


Aroma alkohon yang menyengat kuat,ditambah aroma rokok dan kepulan asapnya menguar disetiap penjuru ruangan.Dentuman musik keras dan riuhnya manusia yang tengah meliuk liukan badanya,menyambut keduanya ketika baru saja menginjakkan kaki ditempat bernama Devil's Club tersebut.


Manik hazel Keyna menatap jijik kepada beberapa pasangan yang tengah bercumbu dipojok ruangan.Ada pula beberapa wanita berpakaian kurang bahan yang tengah meliuk liukkan badanya ditengah ruangan.


"Kan aku udah bilang beb,disini gak baik buat kamu."


Bisik Bara,saat merasa cengkraman Keyna dilenganya bertambah erat.


"Mau pulang?"


Tawar Bara.


"Gak,apa apaan sih loe,kan tadi udah janji."


Kesal Keyna.


"Yaudah sayangku,yuk kesana dulu."

__ADS_1


Sambil merangkul bahu Keyna posessive,pemuda jangkung itu berjalan keara bartender.Ternyata disana juga ada beberapa anak SIRIU.Tapi tidak ada Herland disana.Mana mau Herland ikut serta,orang baik gitu.Batin Keyna positif thingking.


"Orang yang loe cariin ada dipojok sono beb!"


Ujar Bara,sambil menunjuk arah barat pojok ruangan ini dengan dagunya.


Glek


Manik hazel Kayna dibuat terbelalak seketika,saat melihat 'abang' Herland-nya itu sedang bercumbu mesra dengan seorang seorang wanita berpakaian minim bahan.


Hadeuh lungut tututeun)Diam diam menghanyutkan)ternyata.


"Udah ah,gak baik lihat yang gituan.Kalau loe mau nanti berabe beb."


Usil Bara,sambil meraih wajah Keyna agar menghadapanya.


"Umm,bang Herland sering gituan ya Bar?"


Cicit Keyna Kecil.


Bara terlihat menimang nimang sebelum menjawab pertanyaan Keyna.


"Gak." Jedanya.


Hufft,Keyna menghembuskan nafasnya lega.


"Gak pernah absen maksudnya."


Lanjut Bara yang langsung dihadiahi tatapan terkejut dari Keyna.


"Tapi bo'ong."


Kekeh Bara.


"Ck,yang bener dong loe."


Kesal Keyna sambil mencubit pinggang Bara.


"Aw aw,iya iya beb.Abang loè itu gak pernah gitu kok.Kecuali-"


Jeda Bara yang membuat gadis dihadapanya penasaran bukan main.


"Kecuali apa?"


"Kecuali kalau burungnya butuh sangkar."


Kekeh Bara sambil mengedipkan matanya.


Plak


Ucap Bara sambil mengusap pelipisnya yang baru saja kena cium tangan Keyna.


"Mulut loe,gue jahit juga."


"Hehe,maaf beb.Maksudnya kecuali kaĺau Herland lagi butuh pelampiasan beb.Biasanya kalau frustasi orang butuh pelampiasan,nah.Herland juga sama.Anak cowok sih gitu umumnya."


Tutur Bara,sambil sesekali menyesap minuman pesananya.Yang Keya yakini pasti mengandung alkohol.


'Wah benar kata guru rese itu dong!'


Batin Keyna.


"Jangan terlalu banyak minum.Gak baik buat kesehatan."


Lerai Keyna.


"Acieee,yang lagi khawatir."


Goda Bara gencar.


"Dih,siapa coba yang khawatir.Saraf loe ya."


Alibi Keyna.


"Iya iya my wife,gue gak bakal minum banyak kok."


"My wife,hellow.Siapa juga yang mau jadi bini loe."


Ucap Kayna jengah,sambil mengibaskan rambutnya.


"Pan OTW beb,nanti udah kita lulus baru gue bèresin."


"Sarafmu.Gue tuh udah lulus SMA,mau kuliah.Mau cari kerja dulu abis itu.Jalan gue masih panjang,gak ada tuh drama drama nikah muda."


Cerocos Keyna sebal.


Sedankan Bara yang menjadi lawan bicaranya hanya tertawa garing melihat kekesalan gadis dihadapanya.Habisnya sicantik ini lucu kalau sedang marah marah.


"Bos,udah ditunggu diatas.Taunya malah ngeceng disini."


Ucap seorang pria berbadan bongsor yang menghampiri keduanya.


"Udah kumpul semua?"


Tanya Bara.


"Udah bos,diruangan biasa."

__ADS_1


Jawab pria yang memiliki tato lambang organisasi SIRIU tersebut.Tato gambar naga berwarna hitam dan perak.Keyna tau betul itu,karena Bara juga memilikinya.


"Yaudah.Gue nyusul."


"Jangan kelamaan bos mojoknya,anak anak udah nunggu."


Sindir pria tersebut,sambil cengengesan pernuh Arti.Padahal Keyna gak tahu maksud dari perkataanya.


"Hmm"


Sepeningalanya pria tadi,Bara juga ikut berdiri.Menandaskan minumanya dalam sekali tenggak,lalu menyimpan gelasnya kasar.


"Loe tunggu disini dulu ya beb.Gue mau keatas dulu."


Ucap Bara,sambil mengacak rambut Keyna gemas.


"Tapi Bar-"


"Bentar aja beb.Diatas lebih buruk dari ini.Jadi loe tunggu aja."


Titahnya.


Gadis itu mengangguk lemah.Sejujurnya ia menyesali keputusanya ikut kesini sekarang.Padahal niatnya hanya ingin mencari seseorang.Tapi,ah gagal sudah misi Keyna kali ini.Susah susah ia membujuk Bara agar iya bisa ikut ke tempat laknat ini,namun hasilnya nihil.


"Bro."


Panggil Bara kepada si bartander.


"Ada apa bos?"


"Gue nitip bini gue.Kalau ada yang ganggu,dia harus tau berurusan sama siapa."


"Ok,siap bosqu.Tenang aja."


"Gue pergi ya beb."


Ujar Bara sambil mengecup pucuk kepala Keyna sebelum berlalu.


Ditinggalkan sendirian ditengah tengah suasana yang awam seperti ini,sungguh membuat Keyna takut.Berulang kali ia mencak mencak tak jelas merutuki kebodohanya.Belum lagi tatapan pria pria hidung belang yang menatapnya lapar.Sungguh membuat Keyna merinding sendiri.


"Hey,mau minum?"


Tanya seorang peia yang entah sejak kapan sudah duduk disamping Keyna.


"Sorry,gue gak minum."


Jawab Keyna datar.


"Owh,sayang sekali.Pergi keclub malam tapi numpang minum air putih.Dirumah juga banyak dek,gak usah jauh jauh kesini."


Cibir pria tersebut.


Darah Keyna mendidih seketika,saat pria dihadapanya ini mencibirnya.Ingat,Keyna paling benci dicibir,dikata katai ataupun dighibahkan yang tidak tidak.


*Sreet


Gluguk*


Dengan sekali hentakan,gelas berisi minuman beralkohon namun berwarna bening itu beralih ke tangan Keyna.Dalam sekali tenggak Keyna langsung menengaknya hingga tandas.


"Boleh juga."


Kekeh pria dihadapanya,sambil memperlihatkan seringai devilnya.


Keyna meñutup matanya,merasakan saat minuman yang terasa pahit,agak manis,pekat dan panas itu melewati tenggorokanya.Memberikan sensasi terbakar pada tubuhnya.


"Anj*ng.Loe apain cewek gue bangs*d."


Umpat Bara berapi api,sambil melayangkan sebuah bogeman kepada pria yang tengah menyeringai tersebut.


Bugh


Bugh


"Apa apaan loe,pake acara nyekoking cewek gue? Udah bosen hidup loe?"


Ucap Bara emosi.


"Gue cuma ngasih sedikit pembelajaran buat colon kakak ipar gue."


Ucapnya Enteng sambil melemparkan seringai evilnya.


"Sial*n."


**


To Be Continue.


Puanjang yaaa😊😊


Gimana,ada yang penasaran gak sama cowok yang katanya step brothernya bara?


Cusss...komentar ya🤗🤗


Sukabumi 14 April 2020.


08.05

__ADS_1


__ADS_2