My Annoying Student

My Annoying Student
Hukuman


__ADS_3

-Jangan pernah menjauh daŕi saya,lagi.Karena kamu tidak tahu rasanya bagimana kehilangan separuh hidupku,karena kamu.-



**


17+


"Gue cuma ngasih sedikit pembelajaran buat colon kakak ipar gue."


Ucapnya Enteng sambil melemparkan seringai evilnya.


"Si*lan."


Bugh


Bugh


Pukul Bara membabi buta.Melihat adanya baku hantam disana,bukanya melerai.Orang orang malah sibuk menontonya.Sampai anak anak geng SIRIU turun dari lantai 2,dan menghalau baku hantam antar kedua saudara tersebut.Jika tidak dipisahkan,akan terjadi pertumpahan darah antar saudara disini.


"Jauhin tangan kotor loe dari cewek gue,anj*ng."


Sengit Bara sambil melepaskan cekalanya dikerah pria yang usianya berada dibawahnya tersebut.


Pria muda itu tersenyum meremehkan,sambil menyeka darah disudut bibirnya.


"Gue cuma nyapa calon kakak ipar gue,apa salahnya?"


Ucapnya enteng.


"S*tan.Loe gak ada urusanya buat ngurusin hidup gue.Apalagi hubungan gue.Inget itu si*lan."


Ucap Bara sarkasme,sambil berlalu dari tubuh pria muda tersebut.


Pria muda yang ketampananya hampir 11 12 dengan Bara itu tersenyum meremehkan.Sebelum beralih membenahi posisinya keposisi berdiri.


"Keknya calon kakak ipar gue cewek baik baik.I think she is virgin."


Ucapnya santai.


"S*TAN,DIKASIHANIN GELUNJAK LOE."


Bentak Bara Emosi.


Tidak ada yang boleh menyentuh Keyna-nya,mempermalukanya,apalagi menyakitinya.No,she is mine.Dia milik bara,walaupun Keyna tidak pernah mau menjadi pacar Bara.


"Heh s*tan,pergi loe dari sini.Sebelum nyawa loe melayang ditangan kakak loe sendiri."


Titah salah satu anggota geng SIRIU yang kini tengah menghalau Bara agar tidak melayangkan bogemanya kembali.


"Tanpa diminta pun,gue bakal pergi dari sini."


Ucapnya sambil tersrnyum meremehkan.


"Okay,see you next time step brother."


Ucap pria muda tersebut,sambil berlalu dari hadapan mereka.


"Shit."


Upat Bara marah.


"Udah bos.Lebih baik bos mentingin keadaan ibu bos dulu.Kasian dia kelamaan disini.Banyak macan kelaparan."


Ucap salah satu anggota geng SIRIU.


"Shit"


Lagi,Bara mengumpat.


Melihat gadisnya yang tadi baik baik saja,kini mengerang penuh kegelisahan.Wajah cantiknya merah padam,peluh membanjiri pelipisnya.


Sungguh godaan setan satu ini.

__ADS_1


"A*jir ibu negara,kalau lagi mabok hot amat."


Celetuk salah satu diantara mereka.


"Nge-bacot sekali lagi,gue tebas tuh mulut."


Delik Bara tajam.


"A*jiir,santai bosqu."


Dengan segera,Bara mengendong tubuh gadis cantik yang masing mengerang dan merintih tersebut.Dasar alkohol sialan,bisa bisanya dia nyakitin cewek tercintanya.Pikir Bara.Bara juga tak lupa menyambar kunci mobil milik salah satu anggotanya,sebelum melemparkan kunci motor sport miliknya.Ia dan Keyna dalang menggunakan motor tadi.Namun karena kondisi Keyna saat ini,todak ia akan mengantar Keyna dengan selamat jik ia membonceng orang setengah sadar macan Keyna.


Dengan sigap pemuda tampan itu membaringkan tubuh Keyna dikursi penumpang depan,sebelum ia mengitari mobil untuk masuk ke kursi kemudi.


"Bos,hos...hos..."


Panggil salah seorang anggota SIRIU yang datang tiba tiba.


"Apaan?"


"Basecamp barat bos..."


Jeda pemuda tersebut,sambil mengatur napasnya yang masih tersenggal senggal.


"Basecamp barat kenapa? Kalau ngomong yang jelas loe."


"Nasecamp barat diserang anak anak Scorpio.Bengkel kita juga dibakar."


Darah Bara terasa mendidih seketika.Geng SCORPIO adalah musuh bebuyutan SIRIU sejak dulu.Nah,sekarang geng itu kembali membuat pemuda tampat itu mengerang marah.


"S*alan."


Umpat Bara murka.


Dengan cepat ia meraih smartphone pintarnya.Mengeti beberapa huruf disana.Memanggil seseorang yang dia percaya bisa membawa gadisnya pulang dengan selamat.


"Bar,panas ihh."


Rintih Keyna kewalahan dengan suhu tubuhnya sendiri.


Cup


"Sabar ya beb."


Lirih Bara sambil mengecup pucuk kepala Keyna.


"Bara."


Pemuda tampan itu menoleh,melirik siempuya suara yang Baru saja memanggilnya.Tak peduli tatapan menusuk dari pria disampingnya tersebut,yang penting ia lega walaupun harus meninggalkan gadisnya saat ini.


"Gue pergi dulu ya beb."


Ucap Bara lembut,sambil meninggalkan kecupan tipis dipelipis gadis yang kini masih meracau tersebut.


"Gue titip cewek gue,pak."


Ujar Bara sambil melemparkan kunci mobil yang tadi hendak dikendarainya sebelum pergi.


"Bara ih,badan gue panas."


Geram Keyna frustasi.


Pria berkemeja hitam itu menggeram marah.Manik tajamnya menatap intens kepada gadis yang setengah sadar tersebut.Dengan segera ia menancap gas mobil yang dikendarainya.Manik tajamnya sesekali melirik kearah sampingnya.


"Arrg,gue gerah Bara."


Rintihnya sambil meloloskan hoodie yang tadi dikenakanya.


"Keyna!"


"Pak Al?"


Panggil Keyna,karena sayup sayup ia mendengar suara guru tampanya tersebut.

__ADS_1


"Badan saya panas pak."


Celotehnya lagi,sambil menggusap kasar.


"Keyna!"


Tukas pria tampan itu frustasi,saat gadis disampingnya itu hampir menelanj*ngi dirinya sendiri.


Dengan gusar,pria pemilik iris hitam tajam itu memegang stirnya kuat.Ia butuh konsentrasi extra untuk mengemudi saat ini.


Brak


Dengan kasar,pria rupawan itu membanti pintu kamar mandi apartemenya.Ia sungguh frustasi sekarang ini.Dilain sisi ia marah karena gadis itu pergi keclub tanpa sepengetahuanya,dan kini ia malah mabuk berat.Tetapi disisi lain ia juga merasa bimbang antara kasih dan tersisa.


"Pakk,tolong key."


Rintih suara serak tersebut dari bilik kamar mandi.


Altarez mencoba tidak peduli.Ia sengaja meninggalkan gadis itu dibawah guyuran air dingin dari shower.Mungkin itu bisa mengembalikan sedikit kesadaranya.


"Pakkk,panas ish."


Lirih gadis tersebut,yang kini sudah berdiri diambang pintu dengan wajah merah padam menggoda,rambut panjangnya yang lepek,dengan pakaian-ah gadis itu benar benar hampir menelanj*ngi dirinya sendiri.


"Keyna!"


Bentak Al saat gadis itu tiba tiba memeluknya kuat dari belakang.


"Bapak dingin."


Lirihnya menggoda,sambil melingkarkan tanganya erat.


"Tolong saya pak,saya gak kuat."


"Keyna,kamu sedang tidak sadar."


Geram Altarez frustasi.


"Pak panas ihh!"


Lirih Keyna frustasi,sambil mengendus endus punggung tegap pria dihadapanya.


"Pak,tolong saya."


Tangan nakalnya bergerak,meraba dada bidang pria tampan tersebut.


"Arrg,Keyna kamu benar benar."


Frustasi Altarez sambil membalik badanya,menatap wajah cantik penuh rona merah dan peluh yang terlihat sangat menggoda tersebut.


"Pakk,tolong saya."


Racau gadis itu kembali,sambil memeluk tubuh tegap Al kembali.Tidak terlalu erat memang,namun mampu membuat siempunya menggeram.


"Pakk!"


Racau gadis berparas bak dewi aphrodite tersebut sambil mengeratkan pelukanya.


"Kamu akan menyesal Keyna."


Ucapnya penuh penekanan,sebelum meraih sisi wajah gadis dalam pelukanya.Memberikan kecupan dalam disaana.Geraman frustasi kembali terdengar mengìringi kegiatan keduanya.


Malam ini masih panjang,dan Al akan menuntaskan apa yang memang harus ia tuntaskan.Sungguh,keadaan yang terlaknat ini menyiksa jiwanya sebagai seorang lelaki.


**


To Be Continue


Maaf ya sedikit,maaf juga kalau masih banyak typo.Oh iya,jika ada kesamaan nama tokoh,tempat,atau visual mohon dimaklumi ya.Padahal karya ini murni dari imajinasiku.


Jangan lupa vote,kritik dan saranya ya:)


Maaf juga ya,kalau bahasanya kasar🙏🙏

__ADS_1


Sukabumi 14 April 2020


08.19


__ADS_2