My Bos My Boyfriend

My Bos My Boyfriend
chapter 15


__ADS_3

"Baiklah ayo pak" pasrah Ara.


Ntah itu sadar atau tidak Ara tertidur di mobil Kenzo, hingga pada saat Kenzo menanyai alamat kost Ara dan tidak ada jawaban sama sekali, Kenzo yg terheran pun melihat ke arah Ara.


"Yahh tidur dia? Gimana cara nya gue bisa tau alamat nya dia yah? Tapi kalo dibangunin kasian dia, atau gue Bawak ke apartemen gue aja?" Gumam kenzo


Karna Kenzo juga tidak tega membangunkan Ara, akhirnya Kenzo membawa Ara ke apartemen, dia menggendong Ara sampai di kamar nya,


"Lo cantik Ra kalo lagi tidur" ucap nya pelan sambil menatap wajah ara. namun sedetik berikut nya


"Haiis apaan sih gue, malah mikir ya gak gak lagi" lanjut nya.


Saat terbangun dari tidurnya Ara terkejut karena dia sedang tidak berada di dalam kamar nya, dia meneliti ke setiap penjuru ruangan itu.


"Gue dimana ni, kayak bukan kost an gue" gumam Ara dan beranjak keluar dari kamar dan menemukan Kenzo yg masih tertidur di sofa.


"Wah jadi gue tadi malam tidur sama ni orang, tapi kok gue bisa disini sih?" Gumam ara. Dan sedetik kemudian


"Kenzoooooooooooo" teriak ara,


Kenzo yg mendengar namanya dipanggil pun terbangun.


"Hais apa si Lo brisik banget masih pagi juga" kesel Kenzo.


"Lo tadi malam gk ngapa ngapain gue kan, Lo gadak nyentuh gue kn!. Jawab zo!! "Tegas Ara,


"Lo kira gue cowok murahan apa, lagian gue kalo mau nyentuh lo liat liat juga kali, ya kali gue mau nyentuh yg modelan tripleks kaya Lo" jawab Kenzo dengan santai, Ara yg mendengar nya pun tercengang dengan ucapan kenzo,


"Wah sialan Lo kenzooo" teriak ara.


"Udah deh Lo siapin sarapan buat Gue, gk usah ngebacot Lo, emg Lo gak takut telat kuliah apa?" Ujar Kenzo.


"Oh ia satu lagi gue lagi pengen nasi goreng, Lo buatin gih" suruh kenzo


"Lo nyuruh gue, Lo siapa? Kenapa gk Lo aja yg buat?"tolak Ara,


"Lo lupa kalo gue atasan Lo, dan Lo bukan cuman asisten gue di kantor, tapi Lo asisten pribadi gue" tegas Kenzo,


"Dan tugas Lo bukan cuman dikantor tapi juga di luar jam kerja, dan Lo harus ingat itu" lanjut nya lagi,


"Astaga kok bisa sih gue punya bos kaya dia huff" ucap Ara pelan,


"Yaudh lah gue kerjain aja, gue juga laper kali, dari semalam ni gua belum ada makan lgi" lanjut Ara sambil memasak,


Selesai dengan urusan memasak nya Ara menemui Kenzo dan menyuruh ny untuk sarapan.


"Kenzo udah selesai ni Lo makan dulu gih" panggil Ara, dan tak lama Kenzo keluar dari kamar nya.


"Zo gue izin gak masuk yah, gue juga gak kuliah ni kayak nya" ucap Ara,


"Kenapa" singkat kenzo,


"Lo kan tau gue tadi malam tidur sama Lo disini, gue gak punya baju lah" jawab Ara,


" Di kamar gue ada paper bag Lo buka aja, didalam nya da baju Lo tadi malam udah gue siapin, dan gak ada alasan buat Lo gak masuk kerja hari ini" ujar Kenzo


"Dan satu lagi, Lo gue antar sampe kampus Lo dan pulang nya gue jemput"lanjut Kenzo.

__ADS_1


"Gue kan bisa pergi sendiri zo" jawab Ara


"Lo gak ingat motor Lo ada di kantor semalam" tanya Kenzo,


"Dan gue yg bakalan antar Lo, GAK ADA PENOLAKAN" tekan kenzo


"Loh kok malah maksa gue" ucap Ara tidak terima.


" Ini perintah dari gue" tegas Kenzo


"Huff dasar pemaksaan" kesal Ara Kenzo hanya menaikkan bahu nya saja,


" Btw makanan Lo enak Ra, Lo belajar dari mana" tanya Kenzo


"Dari dukun rumah gue" jawab Ara santai,


" Emang bisa ya Ra' tanya nya lagi,


"Terserah Lo zo serah" kesal Ara meninggalkan kenzo yg tertawa karna bisa membuat Ara kesal sedari tadi,


Tak seberapa lama Ara sudah rapi dengan pakaian yg di berikan Kenzo,


" Ayo zo gue udah siap ni" ajak Ara,


"Yaudh ayo" ujar kenzo


**


________________________________________


**


Dan tak terasa Ara sudah menyelesaikan kuliah nya seperti dalam perkiraan nya, dengan jangka waktu 3 tahun Ara selesai dengan urusan kuliah dan hari ini adalah hari penting bagi Ara, dimana dia melaksanakan wisuda nya dan tentu saja ditemani oleh kedua orang tersayang nya sang papa dan mama nya. Dua orang yg selalu mensupport Ara, walaupun dengan berbagai drama,


" Huff akhirnya gue selesai, Alhamdulillah yaallah" gumam Ara,


"Sayang, araaa" teriak seseorang orang dari belakang Ara.


"Mama!! Ara kangen banget sama mama!"ucap Ara dan memeluk mama nya. Ya orng itu adalah Riska Aryanti, mama kesayangan Ara.


"Sama mama doang kangen nya? Sama papa ngga ni?" Tanya Hasan papa Ara,


"Ara kangen juga dong" ucap Ara sambil memeluk sang papa,


"Gimana kabar papa dan mama?" Tanya Ara,


"Alhamdulillah seperti yg mau lihat sayang" ucap Hasan,


"Tanteeeeeeeee" teriak putri dan Bianca


"Hais kalian ini selalu saja berteriak" ucap Hasan


Dan kedua orang itu hanya cengengesan saja,


"Hey Bianca dan putri, gimana kabar kalian sayang?" Tanya Riska,


"Alhamdulillah baik Tante" jawab mereka serentak

__ADS_1


"Om dan Tante apa kabar?" Lanjut putri,


"Seperti yg kalian lihat, kami baik nak" ujar Riska


"Oh ia mereka siapa nak? Tanya mama Riska menunjuk Kenzo dkk,


"Oh kenalin ini Kenzo , ini Rafa, dan ini Aditia Tante" ucap Bianca,


"Lupa Tante, nih si Bianca udah gede dia nya" sambung putri,


"Maksud nya gimana nih" kali ini Hasan yg bertanya,


"Bianca udah pacaran mah, tu sama di Rafa" ucap Ara santai,


"Heheh ia Tante"ucap bianca menggaruk tengkuknya yang tak gatal,


" Kamu pacar Bianca? Tanya Hasan pada Rafa


" Ia om" jawab Rafa singkat,


"Kamu kalo pacaran sama anak-anak saya, jangan sampe kamu sakiti mereka, kalo itu terjadi, urusan kamu sama saya" tegas Hasan .


Memang putri dan bianca sudah dianggap anak sendiri oleh Riska dan Hasan, begitu juga dengan orang tua putri dan bianca, menganggap Ara seperti anak mereka sendiri.


Kenzo yg sedari tadi memperhatikan Ara yg terlalu dekat dengan Hasan pun merasa kesal, bagaimana tidak, Ara bahkan tidak mengganggap mereka ada,


Saat sedang asik bercanda gurau tiba-tiba Adit membuka suara, membuat orang yg ada disana tercengang,


"Emm om, boleh tidak kalo saya lamar putri untuk menjadi istri saya" ucap Aditia tanpa memikir kan tatapan teman teman nya,


"Sebaiknya kamu dan putri ngomong berdua nak, dan kalo kamu sudah yakin kamu temui orang tua Putri" ujar Hasan,


" Lo serius dit? Gue gak kepikiran deh buat jadi istri Lo" ujar putri cuek


"Elah put tinggal terima aja apa susah nya sih " jawab Aditi.


" Heh curut got, Lo kata nikah itu kaya masak mie instan apa, sembarangan Lo ogeb" kesal Putri,


Membuat orang yg ada disana tertawa terbahak bahak mendengar ucapan putri,


"Ahahaha pesona Aditia sang pemilik cafe ternama luntur begitu saja," ucap Rafa


"Diem Lo ogeb" kesal Aditya,


Sedangkan Kenzo hanya menggeleng kan kepala nya melihat perdebatan antara sahabat nya itu.


__________________________________________


**


bersambung.......


*


segini dulu yah, maaf kalo ceritanya gak nyambung !!!!


***like nya kakak😅

__ADS_1


*happy reading***!!!!!!


__ADS_2