My Bos My Boyfriend

My Bos My Boyfriend
chapter 27


__ADS_3

..."Jika kamu punya alasan untuk bahagia! Maka ambillah walaupun hanya sedikit. Hidup terlalu singkat untuk terlalu bersedih "...


...~BIANCA APRILLIA SANJAYA ~...


"Ahh sialan Lo Rafa, tega Lo ngalakuin hal bodo kaya gitu. Liat aja gue bakalan aduin Lo ke Ara kali ini, dan gue gak bakalan peduli lagi sama Lo ahhhhrgg" teriak Bianca. Untungnya saja kamar Bianca kedap suara, jadi para maid yang bekerja disitu tidak mendengar teriakkan Bianca.


"Dan Lo bodoh bi, Lo Manusia bodoh yang mau diperlakukan kaya gitu sama bajingan kaya Rafa" lirih nya


Merasa lebih tenang, Bianca masuk kedalam kamar nya. Mungkin karena sudah lelah, akhirnya Bianca tertidur di kasur empuk milik nya.


Keesokan harinya Bianca terbangun dengan mata nya masih sembab, " huff masih sembab aja ni mata, dalah libur kelas aja gue" gumam bianca


Sedangkan di tempat lain, putri yang sudah berada di dalam kelas pun bolak balik melihat ke arah pintu. Yah putri sedang Menunggu kedatangan Bianca, namun sayangnya yg ditunggu malah tengah asik dengan Kasur dan guling nya. Hingga kelas berakhir Bianca pun tak kunjung datang, putri yang khawatir pun sudah berkali-kali menelpon dan ngirimi Bianca pesan. Namun sampai sekarang tidak da balasan sama sekali dari sahabat nya itu.


Hingga akhir nya putri menelpon Ara dan menanya kan keberadaan Bianca, jelas saja Ara tidak tahu karena memang Bianca tidak da mengabari nya. Dan saat itu juga jiwa kekepoan Ara sudah mengebu-gebu, Ara menanyakan kejadian apa saja yg terjadi saat diri nya sedang berada di luar negeri. Tanpa sadar putri sudah mengatakan kejadian beberapa hari yg lalu, saat diri nya dan Bianca melihat Rafa bersama dengan wanita lain dan menceritakan semua kejadian nya kepada Ara. Ara yang mendengar sahabat nya menangis pun mengepal kan tangan nya.


Setelah putri mematikan telpon nya, tak lama Kenzo datang ke ruangan Ara. Kenzo mengajak Ara ke cafe pelangi setelah pulang kerja nanti, Tentu saja kenzo tak lupa mengajak bianca walaupun dengan berbagai alasan dan drama yg kenzo buat akhirnya ara mau menyetujui permintaan atasan nya itu. Yah memang Harini kenzo akan menjalankan rencana yg Rafa buat.


Sore hari..


Bianca yg sedang berada di dalam kamar nya di kejut kan dengan suara dering handphone milik nya. Dengan malas Bianca mengambil handphone nya dan melihat siapa yg menelpon nya. Saat tau siapa yang menelpon nya, buru-buru Bianca mengangkat telpon itu.


"Siap-siap, jam 5 gue jemput" ketus Ara dan tanpa menunggu jawaban dari bianca Ara mematikan telpon nya. Bianca terheran heran melihat tingkah Ara,


"Dih kenapa sih tu anak, pms kali yak? Tau ah!! Gue telpon putri dulu deh, sekalian ajak dia juga" monolog Bianca


*Eh tunggu deh gue kan lagi di mansion bonyok gue, lah emang si Ara tau dimana alamat nya?? Ahh bodo lah ntar dia juga nelpon gue gue bianca dan bersiap seperti yang di perintahkan Ara.

__ADS_1


Dan benar saja tak lama setelah Bianca selesai dengan ritual mandi dan berpakaian nya, Ara kembali menelpon Bianca.


"Lo dimana gue di apartemen Lo" tanya Ara


"Di mansion utama gue, Lo tunggu aja disana ni gue mau otw" ujar Bianca


"Yaudah cepetan" balas ara


Setelah menunggu sekitar 45 menit, orang yang mereka tunggu akhirnya sampai juga. Bianca langsung saja berjalan ke arah Ara, dan tanpa rasa bersalah nya Bianca langsung menarik Ara dan putri untuk masuk ke dalam mobil Kenzo.


Yah memang sebelumnya Ara dan kenzo sudah tau kalo putri juga bakalan ikut dengan mereka


Seperti perkiraan Kenzo, Rafa dan Adit sudah menunggu mereka di sebuah restoran seafood yang ada di dalam mall itu. Kenapa di restoran seafood? Jawaban nya ya karena bianca sangat suka dengan makanan seafood itu.


Sebelum nya Ara dkk belum mengetahui jika ada Rafa dan juga Aditia di dalam restoran itu. Kenzo memesan ruangan VIP untuk mereka. Sejujurnya Ara curiga dengan tingkah Kenzo saat ini! Bagaimana tidak, jika biasanya Kenzo ingin makan di temani Ara, maka hanya ada ara dan dirinya saja. Tetapi sekarang sangat berbanding terbalik dengan biasanya.


Setelah selesai memesan makanan, keadaan didalam ruangan itu seketika hening. Dengan Ara yang menatap tajam bianca, seakan meminta penjelasan dari nya.


"Gadak yang mau Lo jelasin ke gue bi? Bukan nya menjawab Ara malah memberikan Bianca pertanyaan lagi.


Bianca mengernyitkan dahi nya "penjelasan apa maksud Lo Ra" tanya nyaa


"Kenzo yang melihat kondisi yang seperti itu pun langsung saja mengirimkan pesan kepada Rafa tentu saja tanpa sepengetahuan Ara dkk


"Mau Lo yang ngejelasin atau gue tanya sana putri" tekan Ara


Glek..

__ADS_1


Bianca yang mendengarnya pun dengan susah payah menelan Saliva nya.


"Raa maafin gue yah, gue emang ada niat buat bilang ke Lo, tapi gue masih takut" lirih Bianca


Setelah Bianca mengatakan itu, tiba-tiba pintu ruangan itu terbuka menampakkan sosok Rafa dan juga Adit. Ara yang melihat Rafa pun langsung saja menghampiri Rafa dan memberi kan Bogeman mentah di wajah Rafa


" Lo ingat kan apa yang pernah gue bilang sama Lo kalo Lo buat sahabat gue nangis? Dan itu belum ada apa-apa nya" ucap Ara emosi


"Ra Lo sabar dulu tahan emosi Lo, dengerin dulu penjelasan Rafa" ujar Kenzo menenangkan ara


Setelah semua nya duduk, keadaan kembali hening bahkan hawa dalam ruangan itu pun sangat tidak nyaman. Rafa yang menjadi tersangka saat ini pun tidak berani menatap Ara. Dia hanya bisa menunduk kan kepala nya, walaupun ini bukan sepenuhnya salah Rafa.


Brakk...


Tiba-tiba Laura datang dengan membuka pintu dengan sangat keras


"Hallo epreibady Laura yang cantik nya mengalah kan Selena Gomez ini datang mana nih sambutan kalian" ujar Laura, putri dan Bianca menatap Laura dengan tajam. Namun lain dengan Laura saat dia melihat Bianca langsung saja menghampiri nya.


"Waoooww ternyata ada kakak ipar disini!! Hallo kakak ipar perkenalkan nama ku laura putri Ardiansyah, adik kesayangan dari Rafa Ardiansyah walaupun kami sepupu, tapi kami udah kaya saudara kandung" ujar Laura memperkenalkan diri nya, putri dan bianca tercengang mendengar pernyataan dari sepupu rafa itu, bagaimana tidak mereka berdua sudah salah paham dengan Rafa, bahkan Secara tidak langsung mereka sudah menyebabkan Rafa terkena amukan Ara,


...****************...


...----------------...


bersambung.....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


happy reading 😊!!!!!!


__ADS_2