My Bos My Boyfriend

My Bos My Boyfriend
chapter 48


__ADS_3

..."jangan biarkan siapa pun mengatur alur cerita hidup mu, karena hidup mu milik mu"...


.


.


.


...----------------...


Setelah nya Kenzo menghubungi seseorang untuk menyiapkan semua nya, tentu saja dengan kekuasaan yang dimiliki Kenzo. Jangan lupakan Kenzo adalah CEO nomor satu di Asia, tentu saja dia punya banyak kekuasaan di negara itu, terlebih lagi cabang perusahaan nya yang berada dimana mana, itu membuat nya lebih mudah untuk mengurus masalah seperti ini.


"Gue udah siapin semua nya, dua jam lagi jadwal keberangkatan nya, nanti ada sekertaris gue si jeno. Dia udah nunggu disana" ujar Kenzo


"Makasih zo, gue janji nanti setelah ini gue bakalan cerita semua nya" Kenzo tersenyum melihat sahabat nya itu,


"Gue percaya Lo bisa nanganin masalah ini" ucap Kenzo menepuk pundak Rafa


"Yaudah kalian siap-siap gih" ujar Ara bersuara


"Gue juga ikut deh, mual perut gue lama-lama disini melihat kebucinan CEO yang katanya galak" jengah putri saat melihat kenzo masih setia dengan menggenggam tangan ara


"Iri aja Lo Maemunah" sindir Adit, karena merasa kesal putri pun menendang tulang kering milik Adit, membuat sang empunya meringis kesakitan


**


Sinar mentari mulai naik ke atas awan, dan menyinari bumi. Terik nya sinar matahari memasuki kamar seorang gadis melalui celah jendela kamar itu, namun tak sedikit pun mengusik lelap nya tidur gadis itu, padahal Jam sudah menunjukkan jam delapan pagi.


Suara berisik kicauan burung pun tak mampu membangun kan tidur nya.


Hingga suara seorang perempuan paruh baya terdengar ditelinga gadis itu dan mengusik tidur nya.


"Araaaa....!!!! Bangun raa Kenzo udah nunggu kamu dibawah! Buruan Ra bangun atau mama dobrak ni pintu nya" teriak nya tepat di depan pintu kamar Ara, yah gadis itu adalah Ara, ntah angin apa yang membuat nya tertidur kembali setelah selesai menunaikan shalat subuh nya.


"Ia mah ini juga udah bangun kok, ni Ara masih ganti baju. Pintu nya gak dikunci mah gak perlu di dobrak" jawab Ara dari dalam dengan suara khas bangun tidur nya, mendengar itu mama Riska pun segera membuka pintu kamar Ara, mama Riska menghela nafas nya panjang, pasal nya dia baru saja di bohongi Ara, yang kata nya sedang ganti baju ternyata masih bergulat dengan selimut nya


"Araaaa!!!!!!!? Bangun kamu" teriak mama Riska tepat di telinga Ara


"Huwaaaaa mama!" Beo Ara yang ikut teriak


"Bangun Ara, gak malu apa udah di tungguin sama kenzo dibawah, sedang kan kamu aja masih tidur disini" celetuk mama Riska yang jengah dengan kelakuan Ara


"Ngapain tu anak pagi pagi buta ini udah dirumah mah" jawab Ale yang belum sepenuhnya sadar


"Pagi?? Ini udah jam delapan Ra pagi dari mana, buruan bangun kamu" sentak mama Riska


"Ya elah masih jam delapan mah" ucap Ara menutup mata nya kembali, sedang kan mama Riska yang mendengar itu melebar kan mata nya


"Kenzo ada dibawah raa" kesal nya


"Hais hiyaa hiyaa ni Ara bangun " jawab Ara bangun dan langsung menuju kamar mandi nya, Riska hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak nya itu.


45 menit berlalu, Ara baru saja turun dan bergabung bersama Kenzo dan juga mama.


"Tadi malam begadang ya by?" Tanya Kenzo saat menyadari Ara sudah duduk di samping nya

__ADS_1


"Gak kok" jawab Ara singkat


"Yaudah kalo gitu Tante tinggal dulu ya nak, habisin teh nya, Tante mau istirahat dulu" ucap mama Riska dan beranjak meninggalkan mereka


"Ia Tante, oh ya Tante kenzo sekalian mau pamit bawa Lo Ara keluar boleh gak Tan?" Pamit Kenzo sebelum mama Riska benar benar pergi


"Bawak aja zo, Tante ikhlas gak usah di pulangjn juga Tante ridho" Ara yang mendengar itu pun melebar kan mata nya, apa apaan ini Ara ada salah apa pada mama nya sehingga mama nya bisa berkata seperti itu. Namun sebelum Ara berbicara mama Riska sudah lebih dulu meninggalkan mereka.


*Gini banget gue punya mamah" gumam Ara pelan, bahkan kenzo pun tak bisa mendengar nya.


Sedetik kemudian Ara tersadar dengan ucapan sang kekasih yang berpamitan pada mama ny untuk mengajak nya pergi.


"Ay!" Panggil Ara Kenzo yang mendengar nya pun sontak langsung melihat ke ara


"Kenapa by? Tanya nya dengan lembut


"Kamu mau ngajak aku kemana?" Tanya Ara


"Udah kamu ikut aja, gak usah banyak tanya" Kenzo berucap dengan santai nya


"Yaudah deh" pasrah Ara


***


Sejak tadi malam hingga pagi ini, Rafa belum ada mengistirahatkan tubuh nya. Masalah yang menimpa perusahaan nya kali ini tidak bisa dianggap sepele, setelah kebakaran pabrik nya kemarin sore dan kini banyak para investor yang ingin mencabut saham mereka karena isu perusahaan Rafa hampir bangkrut,badan mungkin bangkrut dalam waktu dekat ini, ntah dari mana mereka mendapatkan isu seperti itu yang jelas pasti ada dalang dibalik semua ini.


Tok tok tok


"Masuk" sahut orang yang berada di dalam ruangan itu


"Maaf pak, saya hanya ingin menyampaikan bahwa kejadian kemarin sore itu seperti nya sudah direncanakan pak, terbukti dari bukti rekaman cctv tersembunyi yang dipasang di area sekitar pabrik kita pak" ujar wanita yang tak lain adalah Bianca, yah Bianca sekarang menjabat sebagai sekretaris Rafa, namun dia juga memegang kendali perusahaan Sanjaya, mengingat dia sebagai anak tunggal yang harus meneruskan usaha orang tua nya


Bianca langsung mengarah kan laptop nya ke arah Rafa, yang memperlihatkan seseorang yang sedang menyiram kan bensin ke sekeliling pabrik.


Rafa menahan amarahnya, setelah melihat Vidio rekaman itu.


"Huff lupakan untuk urusan formal kita saat ini, hanya ada kita berdua disini by" gumam Rafa pelan namun masih terdengar di telinga bianca


"Aku akan coba buat bantu kamu untuk mengatasi masalah ini, kamu tenang aja" ujar Bianca mencoba untuk menenangkan Rafa


***


Seperti yang dikatakan Kenzo sebelum nya, hari ini dia membawa Ara untuk jalan-jalan, namun sebelum itu Kenzo mampir sebentar di konter hp. Yup Kenzo membeli ponsel baru buat Ara, mengingat kecerobohan Ara yang menyebabkan ponsel milik nya tertinggal di dalam taxi, beruntung tidak ada file penting pekerjaan Ara di dalam ponsel itu.


Setelah mendapat kan apa yang dia mau mereka melanjutkan untuk berkeliling di dalam mall itu, namun bukan nya terlihat senang Ara malah menekuk wajah nya, tentu saja hal itu mengundang perhatian kenzo


"Ayang kamu kenapa sih?" Tanya Kenzo


"Kamu kan tau ponsel itu mahal zo, kenapa tetap kamu beli? Padahal ada yang lebih murah lagi dari itu" kesal Ara


"Oh ya ampun sayang, uang segitu tu gak bakalan menguras kekayaan aku, lagian kamu gak pernah mintak yang aneh-aneh heran aku lihat kamu


...----------------...


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung!!


.


.


.


.


.


tepat pada hari ini usia kemerdekaan Indonesia sudah menginjak 77 tahun, yang berarti Indonesia sudah merdeka selama itu. dimana pada 77 tahun silam para pahlawan rela mengorbankan jiwa dan raga nya untuk membela negara tercinta ini. banyak para pahlawan yang gugur di Medan perang.


terlalu banyak darah yang mengalir untuk membela bangsa ini..


lalu bagaimana dengan kita generasi penerus bangsa? apakah perjuangan mereka cukup sampai disitu saja? tidak!!


justru kita lah yang melanjutkan perjuangannya mereka, kita sebagai penerus bangsa harus tetap menjaga kemerdekaan kita.


namun sekarang musuh terbesar Indonesia bukan lagi mereka yang menjajah negeri kita, tetapi musuh terbesar kita adalah negara kita sendiri. oleh karena itu mari lah kita bersama membangun Indonesia maju, kita sebagai pelajar Indonesia harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral Pancasila, mempererat tali persaudaraan, menjaga toleransi sesama manusia.


jika bukan kita yang melakukan nya lalu siapa lagi??


.


.


.


.


#pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat

__ADS_1


dirgahayu Indonesiaku


...----------------...


__ADS_2