
"Seriusan" ucap Rafa yg seakan tidak percaya itu.
"Iyaa!, Oia nama Lo siapa kita kan gk sempat kenalan kamaren? Balas Bianca.
*Ni cewek beneran ngajak gue kenalan? Gak salah? Wah ini sih nama nya pucuk di cinta Wulan pun tiba! Gitu bukan sih pribahasa nya? Ah bodo lh yg penting gue bisa kenalan sma diaa* batin Rafa kegirangan.
"Hey Lo kenapa dah bengong aja mau masuk gakk? Dan Lo belum jawab pertanyaan gue loh yah" ucap Bianca dan di jawab anggukan oleh Rafa,
"Yaudh kenalin nama gue Bianca Aprilia, Lo bisa manggil gue Bianca" ucap Bianca mengulurkan tangannya.
"Gue rafa Ardiansyah, panggil aja Rafa atau sayang juga boleh kok" balas Rafa dengan senyuman nya.
" Dih apaan sih, yaudh yuk masuk.
Lo duduk dulu gue buatin minum bentar" ucap bianca dan berlalu pergi meninggalkan Rafa di ruang tamu,
Bianca kembali dengan nampan yg berisi minuman untuk nya dan Rafa, Bianca meletakkan nya di meja. Mereka bercerita banyak hal, layak nya mereka sudah kenal lama, tanpa ada canggung diantara mereka. Yah, Bianca dan Rafa memang mudah berbaur dengan yg lain nya.
Mereka tidak sadar bahwa Ara dan putri sudah berada di dekat mereka, lebih tepat nya di belakang Rafa dan bianca. Ya Ara langsung pulang ke apartemen nya Bianca setelah selesai bertemu dengan Kenzo tadi.
Tiba tiba Rafa teringat akan sesuatu hal.
"Eh bi tadi Lo bilang Lo gak sendirian di sini, ada temen² Lo. Mereka pada keman bi? Tanya Rafa pada Bianca
"Sakin asik bercerita tertawa bersama, sampe² Lo pada gak sadar kita dari tadi udah ada di belakang kalian " bukan Bianca melainkan suara putri yg jengah dengan tingkah kedua nya. Sontak saja Rafa dan Bianca menoleh ke belakang, dan benar saja Ara dan putri sudah berdiri disana,
"Eh maaf mbak lupa gue kalo ada kalian" ucap Bianca dengan polosnya.
" Oh ia ni kenalin sahabat gue, dan Kalian ni kenalin cowok yg pernah gue ceritain" lanjut Bianca.
" Kenalin gue putri Oktaviani panggil aja putri" ucap putri datar.
"Gue Annisa Putri Azzahra Lo bisa panggil gue Ara" ucap Ara.
" Gue rafa Ardiansyah, panggil Rafa aja," ucap Rafa.
Putri dan Ara meninggalkan Bianca dan Rafa yg tengah bercerita itu, Ara kembali ke kostan nya sedangkan putri memilih tetap berada di apartemen nya Bianca dan melanjutkan tidur nya. putri emang memiliki hobby tidur (lah emg ada yak hoby tidur?,🤔).
Rafa pamit pulang karena hari udah mulai petang, sebelumnya Rafa dan Bianca sempat bertukar nomor hp, Bianca mengantar Rafa sampai di depan pintu,
" Gue pulang dulu ya bi, lain ko kalo ada waktu kita jalan² mau yah" ucap Rafa dengan puppy eyes nya. Bianca yg melihat Rafa seperti itu tertawa,
" Muka Lo gak cocok raf kaya gitu hhaha, nanti deh kalo ada waktu gue kabari Lo" jawab putri dan diangguki oleh Rafa,.
Rafa berlalu dari apartemen Bianca dengan hati yang masih berbunga-bunga:) dia melajukan motornya dengan kecepatan sedang.
" Gila tu cewek cantik bener dah, gemesin gitu muka nya, pengen gue Bawak ke KUA"monolog Rafa mengendarai motor nya.
skipp
__ADS_1
_________________________________________
Seperti yg dikatakan kenzo kemarin, hari ini Ara Sudah rapi dengan kemeja putih dan rok hitam selutut nya, tidak lupa dengan sepatu high heels nya yg tidak terlalu tinggi, dan polesan makeup yg tidak terlalu tebal, sehingga tampak natural di wajah Ara, dengan rambut yang sengaja di gerai nya, membuat nya terlihat sangat cantik.
"Huff bismillah semoga Harini gue keterima yaallah, ya walaupun dengan bantuan Kenzo tapi gak menjamin gue pasti diterima, secara itu perusahaan besar" ucap Ara berjalan meninggalkan kost an nya.
Pagi ini Kenzo udah berada di perusahaan nya, dia meminta agar Friska sekertaris Kenzo menerima lowongan dari Ara, dan menempatkan nya sebagai asisten pribadi Kenzo.
Friska yg mendengar itu sedikit tidak rela, biar bagaimanapun dia sudah lama tertarik dengan Kenzo tapi tidak pernah diungkapkan oleh nya.
Ara sudah sampai di Pratama corp, dan langsung menemui resepsionis nya.
"Permisi mbak saya mau bertemu dengan bapak Kenzo mbak, kamarin kami sudah membuat janji mbak" ucap Ara sopan,
"Sebentar yah mbak saya telpon dulu" jawab resepsionis itu. Tidak lama setelah itu Ara di suruh naik ke lantai 10 dmna disana terdapat ruangan Kenzo dan sekertaris nya, Ara menaiki lift untuk sampai di sana, setelah lift terbuka ara langsung bergegas menuju ruangan Kenzo.
Ara bertemu dengan sekertaris nya Kenzo,
"Maaf mbak saya mau ketemu dengan Kenzo mbak" ucap Ara dengan sopan
"Kamu yg mau ngelamar kerja disini yah? Ucap Friska sekertaris Kenzo.
"Betul mbak" jawab Ara.
"Ok mana lamaran kamu" ucap Friska, Ara memberikan lamaran pekerjaan nya pada Friska. Friska membaca lamaran itu dan menyuruh ara untuk menunggu nya.
Friska kluar dari ruangan Kenzo dan menemui Ara.
" Kamu ayo ikut saya, hari ini kamu akan langsung di interview" ajak Friska dan diikuti oleh Ara dibelakang nya.
1 jam berlalu, akhirnya Ara selesai diinterview dan diterima bekerja disana
"Ok kamu saya terima sebagai asisten pribadi CEO di perusahaan ini, ingat jangan berbuat salah jika kau tidak ingin terkena masalah, dan kamu mulai masuk kerja besok"ucap Friska mengingat kan Ara, dan di jawab anggukan oleh ara.
Ara berlalu pergi dari perusahaan itu, dan tujuan nya sekarang adalah apartemen Bianca, dia ingin memberitahukan kepada kedua sahabatnya itu, kalo dia sudah diterima kerja disana,
"Hemm ke apartemen Bianca deh, mau ngasih tau kalo gue udh diterima disana. besok gue ada kelas pagi yah, berarti besok gue bolos dong? Sesekali gak papa lah" gumam Ara berjalan mencari taxi.
Di apartemen Bianca....
"Ara kemana yah kok gk keliatan batang idung nya?" Tanya putri pada Bianca.
" Sepi juga ni kalo tuh ank gadak" lanjut nya lagi.
" Nyari kerjaan dia! Lagian tu anak susah bener dah dibilang, udh di bilang jugak kerja sama bokap gue aja, apa susah nya sih" balas Bianca.
" Udalah biarin aja dia, mungkin dia gak mau ngerepotin keluarga Lo lagi, tugas kita sekarang cuman mendukung dia aja" ucap putri dan di angguki Bianca.
Setelah beberapa saat hening, putri dan Bianca sibuk dengan kegiatan nya masing-masing.
__ADS_1
Hingga terdengar suara teriakan seseorang yang mereka kenal.
" Halo gaes! Annisa Putri Azzahra yg cantik nya tiada dua kembali lagi ni, mana sambutan nya" teriak Ara membuat dua orang yg tengah asik dengan kegiatan nya pun merasa kesal,
" Apa sih kau bising kali! Gk bisa rupanya kau kalo gak menjerit ha? Sakit kuping aku ini!" Kesal Bianca dengan logat Batak nya.
"Wowowow Santai besti santaii! Ngegas amat bi" ucapnya dengan santai.
"Gue ada kabar baik ni mau dengar gak Lo pada? Tanya Ara pada kedua sahabatnya. Dan mengambil posisi dekat dengan mereka berdua.
Mereka yg mendengar kabar baik pun, dengan antusias langsung duduk di depan Ara, dan mendengarkan kabar baik Ara.
"Wowow Alus gais Alus." Ucap Ara
" Ok, Lo bedua pasti tau kan perusahaan terbesar nomor 1 di Asia itu? Tanya Ara dan di angguki oleh kedua sahabat nya.
"Nah kemarin gue tu datang ke perusahaan itu, untuk menemui Kenzo si cowok tembok tu. Dan ternyata gaes...". Ara sengaja menggantung cerita nyaa.
" Hayooo nungguin yahh" lanjut Ara dan sontak saja mendapat lemparan bantal oleh putri dan Bianca.
" Okok Maaf ada kesalahan teknis tadi kita lanjut, dan ternyata pertemuan gue dengan dia itu membawa berkah gaes, dia Bantuin gue agar gue bisa bekerja di perusahaan Pratama corp itu, dan dia juga nyuruh gue ngantar lamaran pekerjaan gue, nah jadi tadi tuh gue udah ngelamar kerja disana, dan hasil nya gue berhasil dong, bahkan jabatan gue lebih tinggi dari di" ucao Ara dengan girang membuat kedua sahabat nya ikutan senang dengan kabar yy disampaikan oleh Ara.
" Wahh besti gue udh dapat kerjaan dia nya" ucap putri
" Selamat yah mbak, berarti bisa dong Lo neraktir kita bedua! Ia gak put " canda bianca dan diangguki oleh putri,
" Yaudh nanti kalo gue udah gajian bakalan gue traktir deh Lo bedua sepuas nya" jawab Ara dengan santai nya.
" Kapan Lo mulai kerja nya Ra" tanya putri
" Besok hari pertama gue kerja, dan hari pertama gue jadi asisten pribadi CEO" jawab Ara bangga.
" Jadi besok Lo bolos kuliah dong raa? Tanya nya lagi dan diangguki Ara .
" Tunggu tunggu Lo bilang Lo jadi asisten pribadi CEO Ra?" Tanya Bianca yg masih mencerna ucapan Ara.
"Iyaa Bianca gue jadi asisten pribadi CEO" jawab Ara.
Mendengar ucapan Ara kedua sahabat pun langsung memeluk Ara dengan senang.
"Selamat yah Ara" ucap putri memeluk Ara
"selamat beb" ucap Bianca dan ikutan memeluk Ara.
bersambung........
maaf banyak typo!
happy reading!!!!
__ADS_1