
..."aku ingin menjadi hansaplast agar aku bisa menutup goresan di hati mu"...
...~ kang bucin ~...
"Emang nama Lo ada di gelas itu, gadak kan jadi ini masih punya umum" sinis putri berhasil membuat Aditia terbungkam
Dan kesempatan buat putri untuk mengambil gelas yang ada ditangannya Adit, namun naas saat hendak meminum nya Adit kembali menarik gelas itu, alhasil jus yang berada di dalam nya pun tumpah dan hampir mengenai gaun milik putri, untung saja dia cepat menjauh kan gelas nya, andai saja tidak bisa dipastikan jika saat ini putri mengenakan gaun basah dan juga lengket.
"Wah bener bener ya Lo kadal buntung, untung gaun mahal gue gak kenak cobak aja kena abis Lo sama gue" bentak putri
"Lah salah Lo, Ngapain cobak Lo ngambil yang bukan milik Lo. Dan satu lagi nama gue Aditia bukan kadal buntung, dasar Lo tikus got" sinis Aditya
"Yang ada Lo tu kadal buntung, ngatai gue tikus got segala lagi" ketus putri
"Serah Lo, tikus got" balas Adit
"Wah mas dan mbak nya so sweet banget deh" ucap salah satu tamu yang hadir
"Mata Lo soak so sweet, orang lagi pada ribut jugak" ketua putri
"Lah itu tadi, nama panggilan kalian keren tau gak, jarang ada yang make nama itu tau mbak" balas nya
"Dih nama panggilan apa lagi, udah sono cabut Lo pada" usir Adit
Dan kedua nya pun saling memberi tatapan tajam, seolah ada sengatan listrik di dekat mereka. Andaikan saja bisa dilihat mungkin mata keduanya memancar kan aliran sinar petir eaa🤪
Back to Ara and kenzo
Dua insan yang dilanda kecanggungan itu pun bingung harus berkata apa. Dan tersadar saat MC berbicara
"Mas dan mbak nya mau pake gitar lagi atau gak?"tanya MC nya
"Pake aja deh mas, biar gak canggung" jawab Ara cepat
__ADS_1
Kemudian sang MC pun menyerahkan kembali gitar nya pada Ara,
"Lo yang main gitar gue yang nyanyi, atau Lo yang nyanyi gue yang main gitar nya" Tanya Ara datar
Bukan ini yang kenzo mau, dalam hitungan jam sifat Ara berubah ke 180⁰. Bahkan saat pertemuan pertama mereka pun Ara tidak sedingin sekarang, jujur kenzo tidak ingin melihat Ara yang seperti sekarang,
Jreng...
Kenzo mulai memetik gitar nya menatap lekat mata ara tak ada lagi tatapan cinta yang terpancar dari mata indah milik ara, Sesak? Sudah pasti!. Dan apa yang sudah dikatakan Ara malam kemarin menjadi kenyataan, jarak mereka dekat namun terasa sangat jauh untu di gapai.
Bahkan saat Ara selesai menyanyi kan lagu itu pun mata kenzo tak berpaling dari Ara. Namun masih ada rasa gengsi di hati kenzo untuk sekedar menyapa Ara, dan Ara sudah menyadari itu.
Mereka turun dari atas panggung, setelah melakukan performa yang membuat sebagian besar tamu undangan Berhasil terbawa suasana dari lagu yang mereka nyanyikan. Banyak pujian yang terlontar dari para tamu yang hadir,. Tak banyak yang mengetahui bagaimana sebenarnya hubungan mereka.
Hingga saat keenam anak manusia itu berkumpul. Terlihat jelas kecanggungan antara kedua nya, hak itu pun berhasil menarik perhatian putri dan Bianca.
"Ra bokap Lo jadi Lo ajak pindah ke Jakarta" pancing putri yang sudah menyadari kejanggalan antara Kenzo dan juga Ara
"Emm kaya nya gak deh put" jawab Ara
"Gue berubah pikiran bi!" Jawab Ara santai
"Maksud Lo gimana Ra" tanya putri
"Bokap gue belum pensiun, gue juga masih tinggal di kostan, gak mungkin kan gue ajak mereka tinggal di kostan gue"jawab Ara berusaha menyembunyikan masalah nya dari kedua sahabat nya
"Kenapa Lo gak beli rumah aja Ra? Secara gaji Lo gede kan, yah kalo di itung-itung gaji Lo selama 3 bulan aja udah bisa beli rumah impian Lo, nah ini Lo udah kerja dengan kenzo selama lebih dari satu tahun, pasti cukup lah buat Lo beli rumah kan" bukan putri maupun Bianca, melainkan Rafa yang bertanya pada Ara
"Tapi gue gak mau maksain kedua orang tua gue" elak Ara
"Gue tau Ra bukan itu alasan utama Lo, gue juga tau kalo orang tua Lo gak nolak Lo ajak pindah ke Jakarta, tapi yang menjadi alasan Lo ada di gue kan Ra" batin kenzo
Skip
__ADS_1
Seminggu setelah acara resepsi pernikahan Reno dan juga Friska, dan kabar renggang nya hubungan Ara dan Kenzo pun sudah sampai di telinga shyla. Senang? Tentu saja karena itu memang lah keinginan nya.
Dan tepat hari ini juga, Ara menyerah kan surat pengunduran diri nya pada kenzo, tentu saja kenzo menolak dengan alasan proyek yang dikerjakan Ara belum rampung. Sebenarnya itu bukan nya menjadi alasan utamanya, bisa saja proyek itu ia serah kan pada Mila, sekertaris sementara menggantikan posisi Friska di perusahaan Kenzo, karena memang Reno mengajak Friska untuk pindah ke luar negeri.
Namun karena ingin mengulur waktu, Kenzo sengaja memakai cara itu agar Ara tak ada pilihan lagi
Namun bukan Ara namanya jika dia menyerah begitu saja, sampai pada akhirnya Kenzo menyetujui Ara resign dari perusahaan nya tetapi dengan syarat Ara harus menyelesaikan proyek pembangunan hotel yang didirikan Kenzo beberapa bulan belakangan ini.
*Huff akhirnya kamu bener bener membuktikan perkataan mu pada malam itu Ra, andai aja aku bisa nahan emosi aku, mungkin kita masih bersama saat ini, tapi karena ucapan aku yang gak bisa dibuktikan membuat semua nya hancur Ra. Aku kangen banget sama kamu Ra, aku kangen lihat kamu kaya dulu lagi, bukan Yang sekarang Ra, aku gak sukak lihat kamu jadi dingin gini ke aku, maafin aku yang masih terlalu malu untuk mengakui kesalahannya aku Ra* batin kenzo sendu melihat punggung Ara berlalu menjauh dari ruangan nya
Tak berapa lama Shyla datang, dan menyelonong masuk ke ruangan Kenzo tanpa permisi, shyla melihat perubahan sikap dari kenzo.
"Kamu kenapa zo, kata murung gitu wajah nya" tanya shyla
"Gpp, Lo ngapain masuk gak ketok pintu dulu. Lo tau kan peraturan disini itu gimana" ketus kenzo
"Dih apa sih zo, orang biasanya gue juga masuk gak ketok pintu dulu kok! Kenapa sekarang Lo malah protes" jawab shyla santai
"Shyl please! Gue tau Lo temen gue, dan Lo juga tau itu, tapi untuk masalah kantor tolong profesionalisme Lo! Gue gak sukak dengan cara Lo yang kaya gini" tegas Kenzo
"Ia ia maaf, oh ia Lo kenapa? Gk enak badan atau gimana? Muka Lo kusut bener zo" tanya shyla
"Bukan urusan Lo, udah deh Shyl mending Lo keluar dulu. Masalah kerja sama yang kemarin ditunda dulu aja. Gue mau balik" jawab kenzo
"Gue anter ya zo" pinta nya
"Gue bisa sendiri, udah mendingan Lo balik gih" usir Kenzo
Dengan terpaksa shyla keluar dari ruangan kenzo dan kembali ke perusahaan orang tua nya.
...****************...
bersambung...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
happy reading!!