My Bos My Boyfriend

My Bos My Boyfriend
chapter 24


__ADS_3

"Boleh juga tuh, setuju Gue mah" jawab Kenzo


"yaudah Lo yg main gitar nya" ujar Ara dan diangguki oleh kenzo


Jreng....


Kenzo sudah mulai menetik gitar nya


Duhai engkau sang belahan jiwa


Namamu terukir dalam pusara


Di setiap langkah ku selalu berdoa


Semoga kita bersama


Duhai engkau tambatan hatiku


Labuhkanlah cintamu di hidupku


Ku ingin kau tahu betapa merindu


Hiduplah engkau denganku


Dengarkanlah


Di sepanjang malam aku berdoa


Bersujud dan lalu aku meminta


Semoga kita bersama


Dengarkanlah


Di sepanjang malam aku berdoa


Cintaku untukmu selalu terjaga


Dan aku pasti setia


Ha


Duhai engkau tambatan hatiku


Labuhkanlah cintamu di hidupku


Ku ingin kau tahu betapa merindu


Hiduplah engkau denganku


Dengarkanlah


Di sepanjang malam aku berdoa


Bersujud dan lalu aku meminta


Semoga kita bersama


Dengarkanlah


Di sepanjang malam aku berdoa


Cintaku untukmu selalu terjaga

__ADS_1


Dan aku pasti setia


Dengarkanlah


Di sepanjang malam aku berdoa


Bersujud dan lalu aku meminta


Semoga kita bersama


Dengarkanlah


Di sepanjang malam aku berdoa


Cintaku untukmu selalu terjaga


Dan aku pasti setia dengarkanlah


(Cinta sampai mati- raffa)


Prok prok prok prok...


Tepuk tangan para pengunjung yg tidak sengaja lewat dan menyaksikan penampilan Ara dan Kenzo. Tidak sedikit dari mereka yg memuji nya


"Wow, monsieur, vous êtes un couple très compatible, vous avez l'air très heureux. venez-vous de vous marier ?


Wow, j'espère que la confiance vous sera accordée rapidement" (Wow Pak, Anda adalah pasangan yang sangat cocok, Anda terlihat sangat bahagia. apakah kamu baru saja menikah?


Wah, semoga cepat dipercaya)


ucap salah satu pengunjung yang melihat penampilan Ara dan kenzo,


"oui merci monsieur" jawab kenzo


"Hais zo kamu kenapa bilang kalo kita udah nikah sih, ngaco kamu ah" kesel Ara


"Emang Disini juga gitu ya zo" tanya Ara polos


"Iya lah" " Ra Lo mau gak ke jembatan cinta" tanya Kenzo


"Lah emang ada?"


"Udah ku ikuti aja, gembok nya udah gue beli tadi, hayuk lah" ajak kenzo


Saat melewati jembatan yg menjadi penghubung antara kedua kota itu, Ara terpaku akan keindahan kota Paris itu. Kenzo hanya menatap wajah cantik Ara dengan seksama


"Zo liat deh pemandangan nya indah banget! Betah gue lama-lama disini" kagum Ara


"Lebih indah wajah kamu Ra" ujar Kenzo tanpa sadar


"Ha apa zo, Lo ngomong apa" tanya Ara


"Eh gadak Ra gadak, ia pemandangan bagus banget"


Hari sudah mulai menampakkan senja nya pertanda hari sudah mulai gelap. setelah usai dengan berbagai kegiatan di sungai Seine, kenzo mengajak Ara untuk ke menara Eiffel. Tempat yang harus di datangi ketika berada di negara itu, keindahan kota Paris akan lebih terasa bila dilihat dari menara Eiffel apa lagi sore harinya. Setelah tadi dibuat takjub dengan keindahan sungai Seine, sekarang Ara tak kalah takjub nya dengan keindahan kota itu apabila dilihat dari lantai 2 menara Eiffel itu. Kenzo dengan jiwa iseng nya diam-diam mengambil foto Ara dari jarak dekat, tentu saja tidak diketahui oleh Ara.


Setelah puas dengan menikmati pemandangan yg indah itu, Kenzo mengajak Ara makan di restoran mewah yg terkenal dengan harga yg mahal di dalam menara Eiffel itu. awal nya ara menolak untuk makan di restoran mahal itu dengan alasan terlalu mahal. Padahal makanan segitu tidak akan membuat Kenzo bangkrut. Sultan mah bebas 😅


Skip


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Satu Minggu setelah nya.....

__ADS_1


Satu Minggu telah berlalu itu artinya Kenzo dan Ara akan segera pulang ke negara kelahirannya. Tidak lupa Ara membawa oleh-oleh untuk kedua teman nya dan orang tua nya, yah Ara memang menyuruh kedua orang tua nya untuk ke Jakarta, awal nya mama riska menolak. Tetapi dengan alasan Ara yang ingin di dijemput oleh kedua orang tua nya pun akhirnya mama Riska menyetujui permintaan anak semata wayangnya itu.


Pagi ini sekitar jam 9 pagi, Ara dan Kenzo sudah tiba di bandara internasional Soekarno Hatta, mereka disambut oleh kedua sahabat Ara dan juga kedua orang tua Ara. Ara yg melihat kedua orang tua nya pun langsung saja berlari memeluk papa dan mama nya itu, tak lupa diikuti oleh Kenzo di belakang nya dan menyalami kedua orang tua Ara.


"Ara kangen banget sama kalian, kenapa mama dan papa gak pernah jenguk Ara?" Tanya Ara


"Gak usah lebay deh Ra, baru juga satu tahun gak Jumpa"ujar putri ceplas ceplos.


"Ih biarin kali sirik banget sih Lo" kesel Ara


"Udah udah ngapa jadi pada berantem gini sih, udah pada gede juga" lerai mama Riska


"Tau tuh! Lagian Lo gak malu apa Ra di liatin sama bos Lo gitu" timpah bianca yg Melihat ke Arah kenzo. Yapp memang benar kenzo sedang memperhatikan Ara, ntah kenapa dia lebih suka melihat Ara yg manja seperti saat ini,


*Duh gemesin banget sih Lo Ra, pengen bawa ke KUA deh!!* Gumam kenzo dalam hati


"Hello udah kali zo gak usah gitu juga ngeliatin nya, sampe gak kedip gitu. Gak usah heran sama kelakuan nya Ara,. Emang gitu dia" ujar putri dan mendapat tatapan tajam dari Ara, dan hanya di balas cengengesan saja oleh putri.


"Udah lh yuk, pasti udah pada capek kan" ajak papa Hasan dan diangguki oleh kelima orang itu


"Zo Lo mau ikut bareng gak? Tanya Ara


"Gak deh Ra, gue nunggu jemputan aja bentar lagi nyampe kok" tolak kenzo


"Yaudah kita duluan ya" pamit Ara


Selang beberapa menit jemputan kenzo datang, oh ralat kedua sahabat kenzo datang untuk menjemput nya. Memang sebelumnya Rafa yang meminta untuk menjemput kenzo di bandara, tentu saja ada sesuatu yg dia ingin kan. Hingga mau repot-repot menjemput sahabat nya itu,


Didalam mobil suasana hening, mereka bertiga sibuk dengan pemikiran masing-masing. Ntah apa yg sedang mereka pikirkan terutama Kenzo, Kenzo yg sedari tadi senyum senyum sendiri ntah memikir apa yg pasti dia sangat senang melihat kelakuan Ara yg manja sangat manja tadi.


"Zo! "Panggil Rafa setelah beberapa waktu senyap, akhirnya Rafa membuka suara.


"Kenapa" tanya nya


" Emm gue boleh gak minta tolong gak" pinta Rafa


"Lo kenapa raf" tanya lagi


"Ketauan selingkuh dia nya, dan di gantung sama si Bianca hubungan nya" bukan Rafa melainkan Aditia yg menjawab nya.


"Hais gue gak selingkuh zo! Sumpah dah" bela Rafa, dan Kenzo hanya menaikkan satu alisnya.


"Bukan nya Lo udah biasa yah ngadapin masalah kaya gini? Terus kenapa Lo harus panik gini" tanya kenzo


"Haduh zo!! Lo ingat gak pawang nya di Bianca itu serem banget" jawab rafa


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


***bersambung!!!.........


**


maaf yah kalo gak nyambung!!


maaf juga kalo banyak typo nya


*"


like and vote


*


*

__ADS_1


*


happy reading!!!😊***


__ADS_2