My Bos My Boyfriend

My Bos My Boyfriend
chapter 34


__ADS_3

..."Pegang tangan ku, tetapi jangan terlalu erat. Aku ingin seiring dan bukan digiring...


...Cukup terus genggam tangan ini dan jangan pernah bertanya lagi"...


...~ Annisa Putri Azzahra ~...


Ara yang sudah berjanji kepada kenzo untuk segera mengirim laporan nya pun, masih setia di depan layar komputer nya. Yah masih pada pekerjaan yang sama. Sungguh melelahkan memang. tetapi apalah daya Ara juga tidak mau merepotkan orang lain, dah tidak ingin mengecewakan sang kekasih nya.


Hingga dimana suara seseorang memanggil namanya, Ara yang sadar dipanggil pun menoleh ke orang itu. Dia mendapati sang kekasih berdiri di depan pintu ruangan nya,


"Kamu ngapain disitu zo, kok gak masuk? Tanya Ara


"Ay kamu kok gak pulang" bukan nya menjawab kenzo malah bertanya kembali


"Ia bentar lagi juga nya pulang kok, dikit lagi kelar ni, gak sampe lah 5 menit" santai Ara


"Aku antar kamu pulang yah ay" tawar Kenzo


"Gak usah lah, mending kamu pulang aja" tolak Ara


"Yaudah kalo kamu gak mau, aku ajak yang lain aja. Masih banyak kok yang mau aku antar pulang" ancam kenzo


"Coba aja zo, kalo berani" bukan nya takut Ara malah mengancam Kenzo balik


"Ay kamu kok gitu sih, pokok nya aku gak mau tau, aku nungguin kamu ni"


"Zo dimana mana yang manja itu cewe nya, lah ini kenapa jadi kamu yang manja kaya gini" tanya Ara


" Ye manja ke pacar sendiri mah gak papa" balas kenzo


"Serah kamu deh" nyerah Ara


Selang 20 menit akhirnya Ara selesai membuat laporan yang dimintai kenzo sebelumnya. Ara langsung saja mengirimkan nya lewat email. Selesai dengan semua pekerjaan nya Ara menghampiri Kenzo yang sudah lebih dulu menunggu nya di parkiran.

__ADS_1


"Iya bentar 5 menit lagi kelar kok ini" sindir kenzo saat Ara sudah masuk ke dalam mobil Kenzo


"Iaa maaf ya mas pacar" ujar Ara


Kenzo mengantarkan Ara sampai depan kost nya. Ara yang hendak turun pun mengurungkan niatnya. Dia berbalik dan berhadapan dengan kenzo. Sungguh ini membuatnya Kenzo heran.


Kenzo menaikan salah satu alis nya seolah berkata "kenapa". Dengan kecepatan tinggi Tiba-tiba ara mencium pipi kenzo, membuat kenzo terdiam ditempatnya nya, hingga tak menyadari ara sudah lebih dulu keluar dari mobil.


1 detik


2 detik


3 detik


Kenzo tersadar akan kelakuan ara, seketika dia langsung menegang pipi nya, *Ara nyium gue? Sumpah demi apa? Uhh makin sayang deh? Ok kali ini gue gak bakalan mandi selama tujuh hari tujuh malam* batin Kenzo


Ditempat lain


Seorang pria tengah duduk di balkon kamar nya, ditemani oleh sebotol wine.


Tapi semua itu berbanding terbalik dengan yang dirasakan oleh pria itu. bagaimana tidak, dia saja tidak tau bagaimana watak wanita yang akan dinikahi nya itu walaupun bisa dikatakan dia sudah dua kali bertemu dengan wanita yang akan segera menjadi istri nya itu, ditambah lagi hati nya masih memikirkan gadis yang sangat dicintai nya. Yah dia adalah Reno pamungkas,


Sungguh takdir cinta yang sangat tragis menurut nya, tetapi kini dia hanya bisa berusaha untuk tetap ikhlas menerima kenyataan bahwa gadis yang dicintainya tidak bisa di gapai oleh nya. Tugas kini bagaimana caranya agar dia bisa mencintai wanita yang sebentar lagi akan menjadi istri nya.


________________________________________


Sinar mentari memasuki celah jendela kamar seorang gadis, membuat sang empunya mengerjapkan mata nya. Memulai hari nya disambut dengan pagi yang cerah.


Yah dia adalah Ara, ntah apa yang membuat nya sehingga terlalu semangat untuk memulai hari nya dengan bekerja sebagai asisten pribadi dari pacar nya nya.


15 menit berlalu Ara sudah selesai dengan ritual mandi nya. dia memakai pakaian formal nya dengan rok span hitam selutut dipadukan dengan kemeja berwarna biru langit. Menambah aura kedewasaan nya. Tetapi tidak mengurangi kecantikan alami yang dimiliki Ara


Tinn.. tinnn.tinn

__ADS_1


Terdengar suara klakson mobil milik kenzo, Ara yang sudah selesai pun segeralah membuka pintu dan menghampiri kenzo. Yah pagi ini Ara dan kenzo sepakat untuk pergi ke kantor bersama. Mungkin hal itu yang membuat Ara terlalu bersemangat pagi ini.


Selang beberapa menit mereka sampai di depan gedung pencakar langit itu. Terlihat banyak pasang mata yang mengagumi keduanya. Mereka berjalan beriringan dengan penuh wibawa, ditambah lagi wajah datar kenzo membuat siapapun sangat iri dengan Ara, walaupun banyak yang mengagumi nya juga.


Mereka bekerja seperti hari-hari sebelumnya, namun yang membuat berbeda adalah ruangan Ara sudah di pindahkan oleh kenzo menjadi satu ruangan dengan nya. Yang mana meja kerja Ara dan kenzo bersebrangan membuat keduanya sangat mudah untuk berinteraksi. Yah itu memang keinginan sang Presdir perusahaan besar itu. Dengan alasan tidak mau berjauhan dengan Ara.


Sedikit lebay memang, apalagi mengingat kenzo yang berwajah datar dan dingin buka bertemu dengan rival bisnis nya, tetapi akan menjadi hello Kitty apabila itu menyangkut dengan Ara sang pemilik hati nya itu.


Waktu terus berlalu tak terasa waktu pulang kerja pun tiba, seperti yang dikatakan oleh kenzo pada Ara kemarin, malam ini mereka akan menghadiri acara pertemuan rekan bisnis Kenzo.


Tetapi sebelum itu Kenzo sudah memberikan Ara paper bag yang berisi gaun mewah untuk Ara pakai di acara nanti malam.


Kenzo mengantarkan Ara pulang tidak lupa untuk mengingat kan pada Ara untuk memakai gaun yang diberikan oleh nya dan tentu saja diangguki oleh Ara.


Setelah mengantar Ara Kenzo langsung kembali ke apartemen nya.


Jam 19.00


Ara sudah rapi dengan balutan gaun malam berwarna biru Dongker, sungguh Ara terlihat sangat cantik dengan gaun itu, ditambah lagi dengan polesan make up diwajahnya. Dipadukan dengan sepatu high heels nya.


Ara menunggu kenzo untuk menjemput nya, tak butuh menunggu lama, orang yang ditunggu sudah menampakkan diri nya.


Kenzo terpaku melihat penampilan Ara, mata nya tak berkedip,


"Ayy ini kamu....


...----------------...


...****************...


bersambung......


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


happy reading 😊!!!


__ADS_2