My Bos My Boyfriend

My Bos My Boyfriend
chapter 50


__ADS_3

...'' aku suka bumi langit, karena dilangit ada bulam. aku juga suka bulan karena cahayanya menerangi bumi. tapi aku lebih suka sama bumi, karena di bumi ada calon ibu dari anak-anakku kelak ''...


...~ Kenzo Pratama ~...


...****************...


.


"Raf" panggil bianca, Rafa yang mendengar suara Bianca pun langsung menghentikan kegiatan nya


"Eh kenapa by? Kamu kok tumben masuk gak ketok pintu dulu?" Tanya Rafa


"Lah aku udah dari tadi ngetok pintu kmu sayang, tapi gak ada respon yaudah aku masuk aja" jawab bianca "kamu lagi banyak kerjaan ya ayng?" Sambung nya


"Gak kok by! Kalo untuk kamu aku selalu ada waktu kok by," oh jangan lupakan Rafa itu mantan fakboy


"Apasih, aku cuman mau ngajak kamu makan siang doang, udah jam nya makan siang" sontak Rafa langsung melihat ke arah Jam tangan milik nya, dan benar saja ini sudah waktu nya jam makan siang


Rafa langsung menarik tangan Bianca keluar dari kantor nya,


"Kamu mau makan apa by?' tanya Rafa " terserah kamu deh" jawab Bianca


"Gimana kalo kita makan Japanese food?"


"Gak deh by, lagi gak pengen itu"


"Korean food?"


"Yang lain aja deh"


"Terus kamu mau makan apa baby?"


" Ya terserah kamu"


Ok beritahu Rafa tempat dimana membeli kesabaran. Karena sudah kehabisan akal, Rafa pun mencari nya di google, dan yah akhirnya ketemu.


"Ok kita makan di warung terserah aja ok" akhirnya bianca mengangguk tanda setuju


*Raf sabar dia cewek Lo, jangan sampe Lo buang ke sungai Amazon* batin Rafa


Setelah sampai mereka memesan makanan masing masing, tak ada percakapan khusus antara kedua nya,


**


Kenzo menyandarkan tubuhnya di sofa yang ada didalam ruang kerja nya itu, dan merenggang kan otot-otot nya setelah seharian bekerja menghadapi berbagai macam dan bentuk dokumen yang ada diatas meja nya, Kenzo memejamkan mata nya untuk merilekskan tubuh dan juga pikiran nya, namun deringan ponsel milik nya seakan mengganggu ketenangan.

__ADS_1


Dan setelah melihat nama yang tertera di layar ponsel nya senyum dibibir nya perlahan merekah, rasa lelah dan letih seakan hilang saat nama yang saat ini menjadi periotas nya menelpon nya, buru buru Kenzo mengangkat telepon itu.


📞"Halo ay!"


📞"Zo kamu kok gak ada konfirmasi ke aku sih kalo ada meeting dadakan"


📞"Lah kan emang gak ada meeting dadakan ayang, kamu terakhir handle meeting dengan perusahaan abdi company, dan gk ada jam lembur untuk kamu hari ini ayang, lagian kan ini juga udah sore ay"


📞"Tapi tadi dari AB grup nelpon aku, katanya mereka udah buat janji sama kamu, dan meeting ini harus aku yang handle"


Tunggu AB grup bukan kah itu perusahaan Paman nya Kenzo, sejak kapan dia menghubungi Kenzo untuk kerjasama? Bahkan menghubungi nya hanya untuk sekedar berkabar pun tidak pernah? Lalu mengapa tiba-tiba dia mengajukan kerja sama? Ah atau mungkin ini hanya akal akalan dia saja?


📞"Halo... Haloo.. zo.. Kenzo.. kamu masih disana kan?"


Seketika Kenzo tersadar dari lamunannya


📞" oh eh ia ay, aku denger kok. Oh ia sekarang kamu dimana?" Tanya kenzo


📞"Aku baru aja selesai meeting dengan abdi company"


📞"Meeting dengan AB grup kapan dan dimana"


📞"Sekitar 30 menit lagi, dan di restoran xxx, aku rasa Deket deh zo dari sini"


📞" Ok kamu tunggu disitu jangan kemana mana, aku jemput kamu, kita handle bareng"


Setelah mengatakan itu Kenzo langsung mematikan sambungan telepon nya secara sepihak, sudah dipastikan saat ini Ara tengah mengumpat nya. Walaupun begitu Ara tetap setia menunggu kedatangan Kenzo eaakk


Tak lama kemudian kenzo sampai dimana tempat Ara sekarang "zo AB grup itu perusahaan bidang apa sih? Kita juga gak pernah kan kerjasama dengan AB grup sebelumnya?" Tanya Ara membuka obrolan


"Mereka bergerak di bidang properti dan juga arsitektur, yah memang kita tidak pernah bekerjasama dengan mereka" jawab Kenzo seadanya


"Kamu tau CEO nya siapa?"


"Emm gak asing sih nama perusahaan nya, mungkin setelah bertemu aku tau CEO nya, emang kenapa sih kamu kok kaya nya penasaran banget sama klien yang satu ini"


"Penasaran aja gitu, kok tiba-tiba dia ngajak meeting mendadak dan harus aku yang handle, padahal kan kita gak pernah buat kerjasama sama mereka" jawab Ara Kenzo terdiam dengan kalimat penuturan Ara


Tak berselang lama mereka telah sampai di tempat yang di tentukan oleh klien mereka, awal nya pihak AB grup terkejut dengan kehadiran Kenzo namun mereka berusaha untuk menutupi nya.


Sejauh ini meeting berjalan dengan lancar, tak ada yang mencurigakan dari pihak AB grup. Namun walaupun begitu Kenzo tak ingin langsung percaya begitu saja, apa lagi tatapan dari CEO itu terus saja memandang ke arah Ara, yah CEO AB grup yang tak lain dan tak bukan adalah sepupu Kenzo sendiri.


Berselang satu jam lebih, akhirnya meeting mereka selesai dan Kenzo menerima pengajuan kerjasama antar kedua nyaa.


Kenzo menarik tangan Ara keluar dari restoran itu dan mengajak Ara untuk segera pulang. Tak ada percakapan khusus diantara hanya ada suara lagu dari audio mobil sebagai lagu pengiring. Jujur saja selama meeting berjalan Kenzo sama sekali tidak memperhatikan nya.

__ADS_1


Hari demi hari terlewati, dan kerjasama yang dibangun oleh AB grup dan Pratama corp pun masih berjalan dengan lancar dan masih sesuai dengan keinginan. Perusahaan Rafa juga sudah tidak ada masalah.


Sore ini Aditya menemui Kenzo di ruangan nya. Ntah apa yang membuat Aditya seorang diri mendatangi nya, jika pun dia berkunjung pasti bersama dengan Rafa.


Setelah memasuki ruangan Kenzo, awal nya Adit sedikit ragu untuk bercerita


"Lo ada masalah apa?" Ucap kenzo buka suara


"Dokumen tentang restoran dan cafe gua disabotase, bahkan sekarang gue gak tau dokumen itu dimana, Lo tau sendiri kan zo restoran dan cafe itu gue bangun sejak masih sekolah, Lo tau sendiri perjuangan gue dulu gimana, dan sekarang semua nya disabotase oleh mereka, jujur gue gak tau itu siapa. Mereka lihai banget ngelakuin itu bahkan jejak nya pun tak terlihat. Gue harus gimana zo? Gue gak mau kehilangan kedua nya zo!" Jawab Adit lirih


Kenzo menghela nafas nya pelan, ini sudah menjadi perkiraan nya, yah seperti perkataan anak buah nya sebelumnya nya.


"Emang Lo yakin dokumen itu asli?" Adit mendongak kan kepala nya menatap Kenzo


"Maksud Lo apa zo?" Heran Adit


"Hama itu datang lagi! Bahkan sekarang dia ngajuin kerjasama dengan perusahaan gue, ya walaupun sejauh ini belum ada pergerakan sih dari dia" jawab Kenzo santai,


Adit yang mengerti kemana arah pembicaraan Kenzo pun langsung paham "jadi maksud Lo ini ulah dia?" Tanya Aditya


...****************...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


...


.


.

__ADS_1


.


bersambung


__ADS_2