My Cute And Adorable Girlfriend

My Cute And Adorable Girlfriend
Senyuman itu


__ADS_3

Pemandangan yang di luar dugaannya anak kesayangan nya masuk penjara.Membuat orang yang di ketahui bernama Arya dan Helen tidak sanggup menahan air matanya.


"Pak di mana anak saya di tahan ucap Tuan Arya kepada salah satu polisi yang bertugas."


"Maaf anak bapak tidak bisa di kunjungi sampai kasusnya beres ujar sang polisi kepada Tuan Arya."


"Kalau saya boleh tau anak saya mau mencelakakan siapa tanya Tuan Arya kepada kepala polisi sambil mendudukkan dirinya di kursi yang berada tepat di depan kepala polisi."


"Anak bapa mencoba melakukan pembunuhan kepada calon menantu dari Tuan David Archeaolus dan merupakan anak dari Tuan Daniel, dan sekarang calon menantunya koma dan belum sadarkan diri ucap kepala polisi memberikan penjelasan."


"Astaga Tuhan ucap Pak Arya sambil memegang kepalanya.Tidak menyangka anaknya melakukan hal yang di luar batas yang dapat merusak masa depannya."


"Siapkan saja pengacara kalau kalian mau melakukan pembelaan dan tersangka tidak bisa di kunjungi oleh siapapun ucap kepala kepolisian kepada Tuan Arya."


"Terima kasih pak kalau gitu saya pamit ucap Tuan Arya sambil bangkit dari duduknya dan mengajak istrinya yang masih menangis keluar dari kantor polisi."


"Papi gimana nasib anak kita pi ucap mami helen yang baru memasuki mobil sambil mengguncang tubuh papi Arya."


"Papi juga tidak tahu,mi bukan nya anak kita bersahabat dengan Grizelle ya,kenapa bisa jadi begini ucap Papi Arya sambil memijat pelipisnya bingung dengan semua yang terjadi."


"Pantas saja Tuan David archeaolus menarik semua saham nya di perusahaan papi, papi baru tau alasannya ucap papi Arya kepada istrinya sambil menyenderkan punggungnya di kursi kemudinya."


"Lalu nasib anak kita gimana pi,mami tidak mau kalau putri kesayangan kita sampai di penjara.


"Sebaiknya kita pulang dulu,nanti kita bicarakan dengan kepala dingin kepada pengacara kita,setidaknya hukuman anak kita dapat berkurang ucap papi Arya sambil menjalankan mobilnya keluar dari kantor polisi, yang di angguki oleh mami Helen sebagai jawaban nya.


Rumah sakit


Terlihat Kevin dan kedua sahabatnya baru saja tiba di rumah sakit tempat Zelle di rawat.


Langkah kaki laki-laki itu cepat seakan tidak sabar untuk cepat sampai ke tempat tujuannya.


Ya setelah Kevin cukup istirahat Kevin beserta kedua sahabatnya memutuskan untuk segera ke rumah sakit menemui Grizelle.Dan berharap pujaan hatinya sudah membuka matanya.


Tapi harapan tinggal harapan kekasih hatinya tak kunjung membuka matanya.


Tanpa terasa Zelle sudah berada di rumah sakit selama 3 bulan tanpa mau membuka matanya.

__ADS_1


Setiap hari Kevin menunggunya di rumah sakit sepulang dari kampus.Tanpa ada rasa lelah sedikitpun Kevin tidak mau masuk kelas dan hanya ingin menemani Gazelle saja.Tapi setelah di bujuk oleh semua orang Akhirnya Kevin mau meneruskan kuliahnya.


Kevin memasuki ruangan di mana Zelle di rawat dengan bantuan Alat untuk bisa bertahan hidup.Sementara kedua sahabatnya beserta kedua orang tua nya yang baru sampai rumah sakit menunggu di ruang tunggu rumah sakit.


"Sayang sampai kapan kamu akan tidur ucap Kevin sambil mengusap puncak kepala Zelle.Air matanya kembali menetes tak tertahankan."


"Sayang kamu tahu tidak orang yang sudah mencelakimu itu sudah mendapatkan ganjaran atas perbuatannya,Dia di hukum 7tahun penjara tapi dia memang pantas mendapatkannya karena sudah buat kamu menderita seperti ini ucap Kevin menatap Grizelle yang masih setia akan tidur panjangnya."


Ya gadis cantik yang kalap oleh kecemburuan itu sudah di vonis hukuman 7 tahun penjara sebulan yang lalu karena terbukti bersalah.Keluarganya pun jatuh miskin setelah semua investornya menarik semua saham nya.


Semua keluarga terkejut setelah mengetahui siapa pelaku kejahatan yang melukai Grizelle.Mereka benar-benar tidak menyangka sama sekali bahwa perbuatan itu sudah lama di rencanakan.


Kevin dan kedua orang tua Zelle sempat menemui gadis itu di penjara.


Orang tua Grizelle tidak dapat berkata-kata melihat orang yang membuat anak kesayangannya koma ternyata orang yang paling dekat dengan putrinya.


Hanya saja dia menyayangkan akan perbuatannya sampai tega berbuat seperti itu kepada Zelle yang begitu menyayanginya.


Kevin mengetahui ini semua dari papi nya saat semua sedang membicarakannya.


Lo pantas mendapatkan nya ucap Kevin pada Caren dengan amarah yang meledak-ledak,ingin rasanya Kevin memberi pelajaran pada Caren tapi Kevin masih memiliki akal sehat,tidak mungkin dia menyakiti perempuan sejahat apapun perempuan itu.


Tapi Kevin tidak memperdulikannya, dan memilih pergi dari sana.


Ya Kevin segera datang ke kantor polisi setelah mengetahui siapa dalang yang membuat kekasih hati nya koma, dan segera menemui orang tersebut dan betapa Kevin terkejut setelah mengetahui bahwa yang mencelakai Zelle adalah Caren sahabat dari kekasih nya.


Rumah sakit


Kevin masih setia memandangi wajah Cantik Zelle yang pucat dan sedikit kurus yang masih setia menutup matanya.


Mengajaknya berbicara walau tidak ada balasan dari Zelle,hanya Air mata Zelle yang menjadi respon akan kata-kata yang di sampaikan Kevin kepadanya.


"Sayang malam ini aku yang jagain kamu di rumah sakit,kebetulan tidak ada pekerjaan yang menumpuk ucap Kevin pada Zelle."


"Sayang kamu tahu tidak kalau aku udah mulai kerja juga di kantor papi,Soalnya aku mau ngumpulin uang dari hasil kerja keras sendiri agar bisa melamar kamu,makanya kamu cepat bangun ya sayang ucap Kevin."


Ya Kevin sudah 2 bulan bekerja di perusahaan papinya.Karena Kevin merupakan Ahli waris satu-satu nya jadi mau tidak mau Kevin yang harus menjalankannya.Kevin hanya bekerja saat kelas di kampus nya kosong.

__ADS_1


Sebentar lagi ujian di kampus,aku ingin ujian bareng kamu yank,agar kita bisa lulus sama-sama,kerja bareng juga yank.Aku mau kamu jadi sekertaris aku dan pendamping hidup aku yank,aku tidak mau sama yang lain ucap Kevin sedih,air mata nya pun terjatuh tidak bisa di bendung lagi.


Kevin kembali terisak melihat keadaan Zelle seperti mayat hidup.


Kevin menggenggam tangan Zelle serta menciumnya sesekali.


Tanpa sadar Kevin pun terlelap akan tidur nya tepat di samping Zelle sama seperti hari-hari lain nya.


Matanya mengerjap - ngerjap perlahan,menyesuaikan cahaya yang masuk ke mata nya yang sudah lama tertutup.


Mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan yang tampak tidak asing dengan perlahan.


Bau obat-obatan yang khas menyengat indra penciumannya.


Tangannya mulai iya angkat,tapi ada seseorang yang menggenggamnya dengan erat.


Seseorang yang tidak asing,seseorang yang sangat dicintainya,seseorang yang sangat iya rindukan.


Air matanya mengalir begitu saja melihat seseorang yang iya sayangi menjadi lebih kurus,tapi tidak mengurangi kadar ketampanannya.


Tangannya yang bebas mulai menyentuh rambut yang ada di hadapan nya membuat si empunya rambut terusik akan tidurnya yang pulas dan terbangun dari tidur nya.


Si empunya Rambut pun menoleh ke arah seseorang yang menyentuh rambutnya dan membuat dirinya terbangun.


Matanya berbinar setelah mengetahui siapa yang sudah berani membangunkan nya.


Air mata mengalir deras di wajahnya yang tampan.


Masih tidak percaya dengan yang di lihatnya.


Mencoba mencubit dan menampar dirinya sendiri untuk meyakinkan yang di lihatnya itu benar atau hanya halusinasi saja.


Senyuman manis menghiasi wajah cantik yang pucat yang sudah lama iya rindukan.


Setelah yakin akan kebenarannya laki-laki itu langsung melayangkan pelukannya dengan erat sambil menangis tersedu-sedu.


Sayang kamu sudah bangun ucapnya...

__ADS_1


To be continue...


__ADS_2