
Pagi yang cerah membangunkan tidur gadis cantik yang terlelap akan tidurnya. Cahaya matahari masuk di sela-sela celah jendela yang tertutup.
"Sayang kamu sudah bangun." ucap mama Nara di Balik pintu.
"Ya ma Zelle sudah bangun,"ucap Zelle sambil turun dari tempat tidurnya dan segera membukakan pintu untuk mama nya.
"Zelle sayang ayo cepat mandi lalu segera turun untuk sarapan ucap mama nara pada putri ke sayangan nya."
"Baik ma ucap Zelle segera masuk ke kamar mandi. "
Setelah selesai bersiap Zelle segera turun dari kamarnya untuk sarapan.
📲 Voz'mi menya, lyubi menya, ukroy
Toy pelenoy, chto my s toboy sozdali vdvoyom9
Voz'mi menya, lyubi menya, ukroy
Toy pelenoy, chto my s toboy sozdali vdvoyom
Terdengar dengar dering lagu kesayangan Zelle,handphone berbunyi dan Zelle pun segera menjawabnya.
"Hallo sayang ucap nya"
Rupa nya Kevin yang menelepon dan mengabarkan kalau dia tidak bisa menjemput Zelle ke kantor karena ada urusan yang lain nya.
Selesai menerima telepon Zelle segera sarapan dan bergegas berangkat ke kantor.
Ma Zelle berangkat dulu ucap nya sambil mencium pipi mama kesayangan nya dan segera masuk ke mobilnya.
Kantor Archeoulus
Suasana kantor masih terasa sepi karena Zelle tiba terlalu pagi.
Zelle merapihkan meja tempat kerja nya sambil sesekali melihat ruangan Kevin yang masih tertutup karena memang Kevin belum tiba di kantornya.
"Pagi Zelle ucap para karyawan yang sudah mulai berdatangan dan menempati meja nya masing-masing."
Sekitar pukul 10 pagi waktu Dublin Kevin muncul sambil menggandeng perempuan yang terlihat asing sambil tersenyum manis.
__ADS_1
Kevin yang biasanya langsung bergegas ke meja Zelle dan memeluk degan erat sekarang malah terlihat cuek dan seperti tidak kenal dengan Zelle hanya sudut mata nya saja yang memperhatikan Zelle tanpa berkata apa-apa.
Wanita Cantik itu juga terlihat menempel pada Kevin sesekali mengelus elus rambut Kevin tanpa ada rasa canggung sedikitpun.
Melihat itu Zelle hanya terdiam membisu, tidak berkata sepatah katapun.Mata nya sedikit tergenang air mata yang entah kenapa susah untuk di tahan agar tidak keluar saat melihat pemandangan itu di hadapan nya.
Ini kali pertama Kevin mengabaikan nya, dan entah kenapa terasa sedikit menyakitkan untuk Zelle.
Kevin masuk ke dalam ruangan nya bersama wanita asing itu tanpa memperdulikan Zelle.
Zelle yang semula tidak fokus karena melihat kejadian itu mencoba menenangkan diri dan fokus kembali pada pekerjaan nya.
Fokus Zelle fokus ucap Zelle menyemangati diri nya sendiri,walau dalam hati nya bertanya tanya siapa wanita itu yang bisa membuat Kevin yang dingin bisa tersenyum lebar.
Pikiran buruk pun tidak luput dari pikiran Zelle.
Takut Kevin yang sangat dia cintai memiliki wanita lain dan Kevin meninggalkan dirinya sendiri.
Sementara di dalam ruangan Kevin, Kevin melihat di balik tirai ruangan nya, melihat gadis cantik kesayangan nya yang memang sengaja dia cuek kan.Kevin sebenarnya tidak tega melakukan hal ini pada Zelle,hanya saja Kevin ingin melihat sampai di mana dan sedalam apa cinta Zelle pada nya.
"Kalau kamu tidak tahan jangan lakukan yang aneh aneh dan dapat merusak hubungan baik kalian." ucap Gadis asing yang sedang duduk di kursi sambil melihat semua yang di lakukan Kevin.
" Jangan menyesal kalau Zelle sampai pergi ucap Gadis asing yang di ketahui bernama Mollytha Archelauos."
"Ini yang bisa mengukur berapa tingkat kepercayaan dan cinta Zelle pada Kevin kak ucap Kevin pada perempuan asing itu."
"Bagaimana kalau Zelle mengira kamu selingkuh dan pergi selama nya dari hadapan mu dik ucap Molly."
Kevin terdiam sejenak dan kembali melihat Zelle di balik tirai ruangannya.
Gadis itu masih fokus pada pekerjaan nya tidak terlihat seperti menghawatirkan nya.
"Kevin yakin kak lanjut nya pada Gadis cantik yang ia panggil kakak."
Jam istirahat kantor telah tiba dan Zelle masih fokus pada pekerjaan nya. Terlihat beberapa teman nya mengajak nya ke kantin untuk makan tapi Zelle menolaknya dengan alasan mau menyelesaikan pekerjaan nya terlebih dahulu.
Kevin keluar dari ruangan nya dan membukakan pintu untuk Mollytha sepertinya mereka akan makan siang bersama.
Zelle yang melihat pintu ruangan Kevin terbuka segera beranjak berdiri.Zelle sebenarnya ingin menanyakan siapa wanita di samping Kevin. Tapi ketakutan nya akan hal hal buruk mengurungkan niat nya.
__ADS_1
Sejenak Zelle dan Kevin saling bertatapan mata,sebelum Kevin mengakhiri tatapan itu dan beranjak pergi dari hadapan Zelle yang masih di abaikan nya.
Zelle terduduk lemas di kursi kerja nya, untung saja kantornya sepi,sehingga tidak ada yang melihat nya menangis.
Zelle mengusap air mata yang sudah tidak bisa di tahannya.Terasa sakit hatinya melihat laki laki yang ia cintai bersama wanita lain dan mengabaikan nya.
"Kenapa kamu begini Vin gumam Zelle sambil terisak." Hatinya sakit.Apa salah aku sama kamu Vin ucap Zelle kemudian sambil menangis.Zelle sampai melupakan makan siang nya yang memang dia tidak berselera karena masalah nya yang entah apa dengan Kevin."
Setelah cukup lama menangis Zelle segera ke toilet untuk mencuci mukanya dan menutupi wajah bengkaknya karena menangis dan bergegas kembali ke ruangannya.
Setelah jam istirahat berakhir Zelle di panggil keruangan Kevin.
☎ Tittt suara panggilan yang meminta Zelle masuk ke dalam ruangan Kevin.
Melihat itu Zelle segera bergegas ke dalam ruangan Kevin sambil membawa laporan yang di minta Kevin.
Tok tok tok
Zelle mengetuk pintu ruangan Kevin
"Masuk ucap Kevin dari dalam ruangan nya."
Zelle segera masuk keruangan Kevin, dan pemandangan yang menyakitkan kembali terlihat oleh kedua matanya.Melihat Kevin di peluk dari belakang oleh wanita asing itu.Wanita asing itu sangat mesra pada Kevin, dan tidak ada penolakan sedikitpun oleh Kevin.
Zelle yang sejenak terdiam kembali pada kesadarannya dan pura pura tegar dan kuat,padahal ia sangat ingin menangis saat melihat hal itu.
"Maaf pak ini laporan keuangan proyek yang sedang saya jalan kan ucap Zelle mencoba profesional dan tidak mencampur aduk an masalah pribadi dengan pekerjaannya.
" Ya ucap kevin singkat."
Zelle segera keluar dari ruangan Kevin setelah menyelesaikan semua pekerjaannya.
Wajah Zelle sedikit pucat,karena pikiran nya berkecamuk tidak karuan.
Jam kantor pun selesai,semua karyawan bergegas pulang begitu juga dengan Zelle yang terlihat merapikan meja nya dan bergegas membawa tas kesayangannya.
Sejenak Zelle melihat ke ruangan Kevin yang masih tertutup,bayangan Kevin yang di peluk wanita asing itu kembali menyeruak di benaknya dan kembali menyakiti hatinya.
Zelle melangkahkan kaki nya pergi dari kantor tanpa tau di balik tirai ada sepasang mata yang memperhatikannya dengan penuh cinta.
__ADS_1
Maaf sayang aku melakukan semua ini, agar kamu tau bagaimana rasa takut kehilangan itu.