My Lovely Brandy

My Lovely Brandy
Tangis anak2 (eps.1)


__ADS_3

Pemuda di parkiran itu nampak sibuk mengatur parkiran mobil ambulans yg sangat padat pasien, kemudian sekelip mata ia melihat seorang pasien yg di turunkan dari ambulans dgn keadaan sesak nafas yg sangat hebat, dgn segera ia berlari dan membantu pasien itu cepat2 menuju ruang IGD sedangkan kondisi saat itu keadaan rumah sakit memang sedang ramai pasien, ia mencoba meminta jalan pada orang2 yg berkerumun.


"permisi permisi !! bisakah kau beri jalan pada kami? ini pasien darurat !!


(dgn tangan memohon, lalu mereka semua menepi)


Lalu pemuda itu membawa pasien wanita itu dgn kursi roda dan segera membawa masuk ke ruang IGD, dgn sigap dokter dan perawat menangani pasien itu, pasien itu hanya di temani kedua orang tuanya dan juga putra putrinya MALIK dan AlANA.


Mereka semua menunggu di luar, dan juga pemuda itu, ia juga sempat berbincang dgn keluarga pasien.


"Trimakasih nak, kau telah membantu kami (ucap wanita setengah baya itu)


"Tolong jangan seperti ini Bu, ini memang sudah menjadi tugas saya (jawab pemuda itu dgn rasa haru)


memangnya dia siapa Bu, mengapa kondisinya lemah sekali?


(tanya pemuda itu dgn rasa penasaran)


Lalu orang tua itu menceritakan kisah hidup anaknya yg terlunta lunta karna di sia siakan suaminya, suaminya meninggalkannya setelah tau bahwa istrinya sakit2an tp dia tidak mau mengurus perpisahannya, kemudian ia memulangkan istrinya ke rumah orang tuanya beserta anak2nya, keluarga suaminya pun juga tidak mau tau akan hal itu.


Sejak saat itu putrinya jadi sering melamun hingga stress hingga membuat semakin parah penyakitnya.


Mendengar kisah itu, pemuda itu pun meneteskan air mata, kemudian ia bertanya.

__ADS_1


"Hai Bu... siapa nama putrimu? (tanya pemuda itu dgn mencoba tersenyum)


"Anna (jawab wanita tua itu)


"Baiklah!!! saya 'Arjun', sepertinya ada seseorang lagi yg membutuhkan pertolongan saya, saya akan segera kembali ketika ibu membutuhkan saya.(ucap Arjun sambil mencium tangan wanita tua itu, lalu bergegas pergi)


Setelah menunggu lebih dari 1 jam akhirnya dokter keluar dari pemeriksaan, dan mengatakan pada keluarga pasien bahwa putrinya baik2 saja dan kondisi nafasnya sudah mulai stabil kembali, namun masih ada lagi pemeriksaan lanjutan yg perlu di lakukan.


Pasien bernama Annafiza Razta telah di pindahkan ke ruang perawatan, nafasnya masih pendek walau tak separah tadi tp dokter tetap memakaikannya oksigen.


kedua anaknya menangis memeluk ibunya.


"kalian harus pulang bersama kakek, kalian harus tetap bersekolah esok pagi (ucap Anna lirih)


kami tidak punya siapa2 lagi selain ibu, kami cuma mau ibu.


"anak2 ibu yg manis, jika kalian tidak mau bersekolah maka ibu akan semakin sakit, dan ibu tidak akan sembuh2, bukankah kalian menginginkan ibu sembuh??? (ucap ibunya masih dgn nafas tersenggal senggal)


"baiklah ibu, kami akan pulang bersama kakek tp kami janji setelah pulang sekolah kami akan menjaga ibu lagi.(pinta anak laki lakinya)


"iya sayank sekarang pulanglah kalian bersama kakek.(ucap Anna dgn mencoba tersenyum)


lalu kedua anak itu pulang bersama kakeknya dan tinggallah Anna bersama ibu yg menjaganya.

__ADS_1


Tepat pukul 01.20 dini hari, tiba-tiba suara erangan kembali terdengar dari ranjang Anna, ibu nya terbangun lalu tersentak melihat keadaan anaknya yg sudah mengejang.


Kemudian ia memanggil perawat lalu mereka datang memeriksa kondisi Anna. Tak lama setelah itu para perawat menyarankan Anna untuk di bawa ke ruang NICU.


Wanita tua itu kebingungan harus berbuat apa, karna ia sendirian pada saat itu, ia panik.


"ibu, siapa yg bertanggung jawab atas pasien ini, dimana suaminya?" (tanya salah seorang perawat sambil mencoba mendorong ranjang Anna keluar menuju ruang NICU)


"tp nak, dia sudah berpisah dgn suaminya, biar ibu saja yg bertanggung jawab atas anak ibu. (jawab wanita tua itu)


"baiklah kalau begitu, ibu harus segera menuju ruang administrasi untuk menandatangani beberapa hal. (pinta perawat tersebut)


Dgn segera ibunya langsung menuju ruang administrasi untuk menyelesaikan beberapa hal.


Ditengah perjalanan menuju ruang NICU tiba2 Arjun melihat dari kejauhan dia mengenali bahwa itu adalah pasien yg tadi siang ia tolong, dgn segera ia menghampiri ranjang Anna yg telah di giring para perawat menuju ruang NICU.


"biar saya saja yg membawanya! (pinta Arjun pada salah satu perawat itu)


"baik pak...(jawab perawat itu)


"pak apa kau suaminya ??? (tanya perawat yg lainya)


namun Arjun mengabaikan pertanyaan itu dan segera membawa dgn sigap ke ruang NICU.

__ADS_1


__ADS_2