
"...tok tok tok... (Anna mengetuk pintu)
lalu sang ibu membukakan pintunya..
"...ada apa nak... (tanya sang ibu)
"...biarkan Sera malam ini bersamaku Bu... aku tidak bisa tidur tanpanya....(pinta Anna dengan sangat)
tanpa menjawab permintaan Anna... sang ibu kemudian melihat Arjun yg juga berada di belakangnya...
"...aaaah lihat.... rupanya kau sudah datang nak!!! (seru sang ibu saat melihat Arjun)
ayo kemarilah kakek.... menantu kita sudah tiba di rumah... (ucap sang ibu kepada ayah Anna)
kedua orang tua itu tengah sibuk dengan menyambut menantunya... sementara Anna segera mengambil bayinya dari kamar itu dan membawanya ke kamarnya...
"...ayo kau harus makan... kami sudah membuat banyak hidangan untukmu...!!! ayo kemarilah.... (ajak sang ibu menuju ke ruang makan)
"...tidak ibu... aku sudah kenyang... kau tak perlu repot2 seperti ini... (ucap Arjun yg merasa sungkan)
"...kau ini bicara apa!!!
ayo makan yg banyak...!!! kau harus makan... kau pasti lelah seharian... (pinta sang ibu lalu menghidangkan beberapa makanan untuknya)..
Lalu dengan riangnya mereka bertiga menikmati makan bersama....
Beberapa saat kemudian setelah drama makan malam usai, mereka kembali ke kamar masing2 untuk beristirahat. begitu pula Arjun... ia kembali menghampiri istrinya di kamar... terlihatlah Anna yg sedang mengASIhi bayinya dengan duduk di pangkuannya.
Pria itu menghampiri, lalu duduk merendah untuk mencium pipi bayinya....
"...apa dia perempuan ??? (tanya Arjun)
"...hmm yaa... dia perempuan... dan maaaanis sekali...!!! (jawab Anna dengan wajah cuek)
"...ohwww benarkah.... !!! (sahut Arjun dengan spontan)
"... tp dia sangat keras kepala sepertimu...!!! (ucap Anna dengan kesal)
"...heyy nona...!!! kalau dia laki laki... pasti dia juga tampan sepertiku bukan???? (jawab Arjun dengan tawa konyolnya)
"... berhentilah membual dan pergi dari sini...!!! (pinta Anna dengan kasar)
"... jadi kau benar2 menghukumku malam ini....??? (tanya Arjun kesal)
kau mau memisahkanku dengan anak kita....!! begitu...
"...cepat pergi... atau aku akan berteriak...!! (ancam Anna)
"..hmmm baiklah2... selamat beristirahat...
untukmu dan juga anak kita... (ucap Arjun lalu mencium kening istrinya).
Keesokan harinya...
Arjun nampak rapi lebih dulu dari semuanya.... pria itu terlihat merapikan lengan kemeja yg ia kenakan... ia duduk di meja makan kemudian mengambil beberapa roti untuk di santapnya...
menyusulah Wenny yg kemudian membuka obrolan....
"...kau terlihat terburu buru.... rapi sekali...!!! bukannya kau tidak sedang bekerja hari ini....?? (tanya Wenny yg juga mengambil satu lembar roti)
"...hmmm aku bisa bekerja kapan pun....dan dimana pun.... (jawab Arjun dengan mulut yg di penuhi gigitan roti)
"...yaah.... aku tau betul itu... dan tetap saja kau selalu seperti ini...
tidakkah kau ingin meluangkan waktu bersama istrimu.... dia sangat stress dan perlu hiburan.... (ujar Wenny yg juga menikmati sarapan itu)
"...jangan khawatir...
aku sudah mengaturnya... aku sudah pesan kamar hotel untuk malam ini.... (sahut Arjun)
__ADS_1
"...why...???
kenapa harus hotel... kalau sekedar untuk tidur... disini tidak terlalu buruk bung...!!! (celoteh Wenny)
"...tidak tidak...!!! aku tidak percaya padamu...
kau dan shameer sama2 pengacau.... aku tidak ingin kalian berdua mengganggu waktu bersenang senang ku.... !!!! (jawab Arjun yg masih dengan menikmati makanan itu)
"...bedebah....!!! kau pikir apa...!!!
baiklah... shameer pasti akan mendengar ini... akan ku beritahu dia... !! (ucap Wenny kesal lalu bergegas ingin menghampiri shameer)
"... heyy!!! kau jangan coba2 merusak rencanaku...!!!
(teriak Arjun)...
"...Masa bodo dengan ocehanmu....!!! (jawab Wenny)
"...akan ada 1000 dollar masuk ke rekeningmu.... (teriak Arjun)
mendengar hal itu langkah Wenny terhenti dan sepertinya raut wajahnya telah berubah menjadi senyum licik....
"...heyy bangsat...!!! kalau seperti itu tawaranmu... aku akan berpikir dua kali... (ucap Wenny tersenyum)
"...huhhhh siall!!! (ucap Arjun dengan membuang nafas)
ternyata uang bisa membuatnya berubah....
selesai menikmati sarapan pagi, Arjun segera bergegas dari sana dan beranjak pergi...
tak lama setelah itu, semua orang muncul dan sekilas melihat kepergian Arjun yg terburu buru...
"...kemana perginya... ??? (tanya Anna yg tengah berjalan menghampiri meja makan)
"...entahlah... sepertinya ada hal penting... (jawab Wenny yg masih melanjutkan sarapan paginya)
"...bersabarlah Anna... sepertinya dia punya kejutan untukmu... (ucap Wenny)
"...entahlah...!!! (ucap Anna pasrah lalu melanjutkan sarapan paginya).
"...apa kau mau aku mengikutinya...??? (tanya shameer)
"...tidak perlu... dia tidak suka di temani oleh siapa pun... (jawab Anna dengan kesal)
pria itu lalu mengangguk dan meneruskan sarapannya...
di satu sisi Arjun tengah di sibukkan dengan urusan lainnya, ia ada pekerjaan kecil di Iran yg mengharuskannya untuk terlibat...
mendatangi sebuah kantor CEO ternama di sana... ia datang sebagai ajudan yg di urus oleh seorang pengusaha untuk menemaninya di ruang rapat....
benar saja, memang sedang terjadi perselisihan disana... sang CEO nampaknya sedang melakukan kecurangan saat berdiskusi... ia tahu bahwa klien.nya sangat polos dan sangat mudah untuk di bohongi... maka dari itu seseorang telah mengutus Arjun untuk menemani pengusaha itu agar tidak mendapat masalah.
pembicaraan telah di mulai... perbandingan harga mulai di tawarkan... suasana pagi yg cerah berubah menjadi hening mencekam.... Arjun masih terdiam... berdiri di samping pengusaha itu... sedangkan perdebatan sengit mulai terdengar di antara keduanya...
CEO itu terus membujuk dan mempengaruhi klien.nya... hingga klien itu tidak bisa berkata apa apa... ia seperti sulit mengungkapkan keberatan, mulutnya terkunci....
"...tanda tangani... lalu kita sepakat...!!! (pinta CEO itu dengan sombongnya)
klien itu nampak ragu namun ia sepertinya ketakutan, ia mulai mengambil pena dari sana... dan sedikit demi sedikit menggerakkan... jemarinya gemetar tak karuan... keringat mulai menetes dari kanan dahinya.... pena sudah menempel pada kertas putih itu... hampir tercoretkan sebuah tanda tangannya... namun secara tiba2 Arjun dengan spontan menendang meja itu....
sejenak menghela nafas legah akhirnya tanda tangan itu tak sampai pada kertas sampah tersebut.
melihat aksi Arjun yg konyol, CEO itu sangat marah dan membentaknya...
dengan sedikit rendah hati... Arjun berada di sampingnya dan mengatakan..
"...Jika seseorang sudah mengatakan keberatannya padamu... maka itu artinya... TIDAK !!!
tak lama setelah itu dua orang anak buah CEO tersebut masuk dengan senjata dan menghajar Arjun satu per satu.
__ADS_1
bukan Arjun namanya jika ia tidak bisa menyelesaikan masalah.... kedua orang itu kemudian tersungkur ketakutan karna hantaman tentara Amerika itu.... mereka lari terbirit birit keluar... dan tinggalah CEO tersebut...
"...sepertinya kau hanya buang2 waktu saja disini pak.... mari kita pergi...!!! (ajak Arjun pada klien tersebut)
dan CEO tersebut hanya terbengong melihat aksi Arjun yg anarkis itu..
lalu keduanya meninggalkan kantor tersebut dan kembali pada pekerjaan masing2....
Terlepas dari urusannya... Arjun kini menuju ke hotel tempat ia memesan untuk bermalam nanti bersama istrinya.
Duduklah ia di sudut kamar dan satu per satu melepaskan aksesoris yg menempel di badannya.... kini tinggalah sebuah hotpants yg menempel di badannya.... sebuah pemandangan indah yg bisa menarik perhatian wanita mana pun....
pria dengan hotpant itu kemudian membuka pintu balkon... dan menikmati fasilitas hotel dengan di lengkapi sebuah kolam renang kecil.... ia duduk di sebuah kursi di tepi kolam sambil memainkan ponselnya,... hotpant putih dengan tampilan dada yg di penuhi bulu2 halus membuatnya semakin terlihat macho...
Seperti sedang ingin menghubungi seseorang... namun ia sadar bahwa Anna sedang tidak menggunakan ponsel.... kemudian ia menghubungi shameer... mengatur bagaimana pun caranya agar Anna mau datang ke hotel dengan ketidak sengajaan... karna ia tau betul watak istrinya itu... Anna tidak akan mau melakukan hal2 secara terpaksa.
"..sedang apa dia...(tanya Arjun saat menelepon shameer)
"..10 menit yg lalu istrimu pergi dengan wenny... entahlah... tp aku rasa dia membeli sesuatu.... mungkin membeli kebutuhan Sera... (jawab shameer santai)
"...bagaimana penampilannya...(tanya lagi)
"...hmmm dia terlihat casual... tp tetap seksi...(goda shameer)
"...hummmm...(geram Arjun)
kau atur bagaimana pun caranya... aku ingin dia ada disini.... aku akan kirim lokasi.ku.... (ucap Arjun menjelaskan)
"...jangan khawatir...!! (jawab shameer lalu menutup telepon)
tak lama kemudian, shameer menghubungi Anna melalui ponsel wenny...
"...hallo...!!! (ucap shameer)
"...yaa shameer... apa kau perlu sesuatu.... (jawab Wenny)
"..bisa kau berikan ponselmu pada Anna... (pinta shameer)
"...baiklah...!!! (jawab Wenny)
wanita itu kemudian memberikan ponselnya pada Anna...
"...dia ingin bicara denganmu... (ucap Wenny lalu memberikan ponselnya)
"...ada apa shameer??? (tanya Anna)
"...emmmm.. madame!!! sepertinya ada sedikit masalah dengan suamimu,.... (ucapan shameer tiba2 terpotong)
"...huhhh!!!...(Anna membuang nafas)....
oh my God...!!! katakan shameer.... dia berulah apa lagi ??? (ucap Anna)
"...bukan masalah yg serius madame....
si brengsek itu baru saja selesai dari pekerjaannya... dia mengatakan padaku bahwa asam lambungnya kambuh dan malam ini tidak bisa pulang... dia memintamu untuk mengantarkan obat dan juga beberapa makanan untuknya... (ucap shameer dengan taktiknya)
"...katakan dimana dia berada...!!! (tanya Anna)
"...akan segera ku kirim lokasinya.... (jawab shameer kemudian menutup panggilan)
Beberapa saat kemudian..
"...apa yg terjadi...??? (tanya Wenny penasaran)
"...entahlah sepertinya dia berulah lagi.... asam lambungnya kambuh dan dia menyuruhku untuk membawakan obat..
kenapa tidak sekalian dia minta bawakan dokter
ada2 saja...huffft.... (gerutu Anna)
__ADS_1