
di pagi yg sejuk, secangkir cappuccino menemani laptopnya.... udara segar menyambut aktifitasnya.... pria dgn kaos oblong dan juga celana pendek itu duduk di bangku yg telah tersedia di atas balkon apartemennya... ia bekerja juga memantau dari komputer kecil itu.... seluruh pekerjaan hampir terselesaikan... ia sudah mengumpulkan cukup bukti untuk segera di serahkan kepada kedutaan besar... ia tidak lagi bekerja untuk bos nya.... karna bos.nya telah berkhianat pada negara....
saat ini seluruh polisi dalam negeri tengah memburunya seolah Arjun adalah buronan yg telah berbuat kejahatan.... namun sebenarnya... ia lari lantaran untuk bersembunyi dan belum memiliki bukti untuk membongkar kedok mereka....
kali ini seluruh bukti sudah ada ditangan, tinggal ia mencari pembelaan untuk dirinya sendiri....
ia coba mengirim e_mail ke kedutaan Amerika.. bermaksud untuk negoisasi dgn mereka.... seluruh awak kepolisian Amerika memantau keberadaan Arjun... namun Arjun mengancam jika mereka berani mendatanginya, semuanya akan mati.....
mereka mencoba bersikap untuk tenang dan memahami permintaan Arjun...
lalu mereka menghubungi Arjun via telvon selular...
" baiklah...!!! apa yg kau tawarkan.... (tanya mereka)
" saham senilai
$ 10.000.000 atau setara dgn Rp.157.052.500.000....
kalian bisa dapatkan itu setelah... kalian berhasil menangkap mereka semua.... oknum di negara itu saling berkomplot untuk bisnis kotor tersebut dan menjadikanku sebagai kambing hitam... lalu menangkapku...... tidak semudah itu menangkapku.... bahkan perlu waktu hampir 2 taun mereka masih terus mengejar ku...
(ucap Arjun dgn tegas namun pelan)
__ADS_1
"... baiklah... kapan kau bersedia minum kopi....?? (tanya mereka)
"... Cappadocia, Turki... Cafe Dawn... 19.00 evening...
(jawab Arjun langsung menutup telvon.nya)
sementara Anna menyiapkan beberapa sarapan untuknya....
" ada tiramisu dan juga banana's cake... kau mau apa??? (tanya Anna)
" aku lebih suka kau disini menemaniku...!! (jawab Arjun masih bermain dgn laptopnya)
Anna masih terbengong berdiri di sandaran pintu... memandangi suaminya yg berjarak 2 meter dgn sedikit kesal..
ia lalu tersenyum dan menghampirinya.....
" come on....!!! (lalu mengajaknya masuk dan sarapan bersama)
" aku ingin menghubungi ibu dan juga anak anak.... (pinta Anna)
" jangan sekarang....!!...(jawab Arjun hangat)
__ADS_1
mereka akan dalam bahaya jika kau menghubunginya sekarang.... mereka akan di ancam... jika sampai mereka tau ttg keberadaan kita.... aku mohon padamu.. bersabarlah sebentar saiyank.... tunggu sampai semuanya terkendali. (pinta Arjun)
"... hmmm ya.... aku akan menunggunya.... (jawab Anna tak bersemangat)
sarapan pagi telah berlalu...
koran pagi pun telah di baca oleh Arjun... dan sepertinya ada berita penting hari ini... yaa.... gedung di lantai bawah.... tepatnya lantai 10 akan ada konferensi pers antar pejabat tinggi.... apartemen mereka telah mendapat undangan.... namun sepertinya hanya Anna yg akan datang...
" why...?? kenapa kau tak ikut....(tanya Anna)
" tidak... aku bosan keramaian... kau saja datanglah.... aku akan tidur seharian disini...(jawab Arjun santai)
" baiklah.... terserah kau saja.....
aku akan bersihkan tubuhku terlebih dahulu....(ucap Anna kesal)
sementara Anna yg sedang mandi.... tiba tiba Arjun tertarik dgn anting Anna yg akan di pakai nya nanti.... kemudian ia memiliki ide dgn anting itu.... yaa... dia memasang kamera pengintai pada berlian di antara antingnya itu.
mendapati Arjun yg terlebih dahulu terlelap di ranjang, Anna seolah tak peduli lagi.....
" oh my God...!!! baiklah tuan Arjun....bersenang senanglah dgn mimpimu....!!! (ucap Anna kesal)
__ADS_1
Anna mulai bersolek, dgn dress berwarna ungu...dan tas yg senada... ia mencoba untuk turun dan menghadiri acara tersebut.