
keesokan harinya...
Hari ini Anna sepertinya tidak terlihat di kampus, entah ia sedang libur atau bagaimana... seperti ada yg kurang, dosen kimia tersebut tampak kehilangan Anna... ia menoleh kesana kemari.... sama sekali tak menemukan wanita itu. ia lepas sejenak kaca mata yg melelahkan itu dan mengusap ngusap matanya.... ia berdiri di atas balkon kampus sendirian, saat semua mahasiswa sudah selesai dgn kelasnya... namun ada satu mahasiswa perempuan yg secara tidak sengaja menyaksikan dosen tersebut saat melepas kaca matanya dan menata rambutnya yg tadinya dgn style biasa kini ia berubah seketika menjadi pria tampan mempesona... gadis itu terpukau... ia mendekat.... dan sepertinya ia jatuh cinta... yaa... namanya Malaika... gadis itu mendekat dan menatap dosen tersebut.
"Sir...!! (ucap gadis itu dgn mata melongo)
"owh... excusme me... (ucap Arjun kembali memasang kaca matanya dan coba mengembalikan penampilanya seperti semula, namun gadis itu menghentikannya)
" no sir.... please!!!... (menangkis tangan dosen tersebut)
kau terlihat lebih baik seperti ini..... emmm... maksudku... mengapa kau tutupi kelebihanmu....
" Hmmm.... terkadang dunia tidak perlu tau tentang apa yg kita memiliki.... karna itu akan menyakitkan... (ucap dosen tersebut dgn menepuk bahu gadis itu, lalu beranjak pergi meninggalkannya)
"sir...!!! kau kah itu.... jika aku tau kau seindah itu, maka aku akan jatuh cinta lebih awal... (ucap gadis itu dalam lamunannya).
di satu sisi....
Anna... yg memang hari itu tidak ada di kampus, rupanya ia berada di pantai... mengambil spot2 foto dan video... ia berlarian kesana kemari dgn topi lebarnya.... setelan hotpan jeans dan t.shirt abu2 semakin melengkapi pemandangan disana....
kemudian ia bersandar pada sebuah bangku dan mulai memeriksa semua hasil foto2nya.... ia perhatikan.. ia scroll terus menerus... merasa ada yg janggal... ia kembali scroll foto2 itu.... dan menemukan...
" siapa dia...??? kenapa dia ada di setiap foto2 yg ku ambil.... pria ini... siapa dia... terlihat jauh... tp dia selalu ada dalam setiap gambar2ku.... aku akan pulang dan memeriksanya...(ucap Anna bergegas pergi)
sepanjang perjalanan.. ia terus memikirkan siapa pria itu... "apa aku mengenalnya??" seperti tidak asing baginya....
__ADS_1
sesampainya di rumah... ia buka laptop.... ia kirim semua file dlm kameranya.... dan memeriksa.... di zoom lah gambar pria itu... sehingga Anna bisa mengenalinya....
"astaga...!!! bukankah... dia dosen kimia di kampus itu... (Anna terkejut)
kenapa dia selalu ada di semua foto yg ku ambil.... siapa dia.... ??? (terus bertanya tanya)
tunggu.... aku akan mencari tau nya.....
wanita itu mencari tau tentang identitas dosen tersebut....
" Veer sympson..... namanya "Veer"
lahir di Mumbai.. tunggu tunggu... (Anna memperhatikan tgl lahir dosen tersebut)....
Anna terus menatap layar laptopnya dan memperhatikan.... dia merasa bahwa identitas itu palsu.... kemudian ia mengambil foto identitas dosen tersebut.... ia buka aplikasi pengedit foto... ia coba menghapus beberapa aksen aneh di foto wajah dosen tersebut...
keesokan harinya Anna kembali melakukan tugasnya di kampus itu...
kali ini ia tak seperti biasanya, ia lebih dingin dan tak seceria biasanya.... ia hanya mengambil beberapa foto tanpa banyak bicara.... dosen kimia itu memperhatikan Anna dari jauh, ia nampak bingung mengapa Anna tak seperti biasanya.... bahkan saat berpapasan dgn.nya pun Anna hanya melewatinya begitu saja,
sampai suatu ketika, Anna sedang mencoba menali sepatunya yg lepas.... tak sengaja ia mendengar pembicaraan seorang pria dan wanita... sepertinya ia mengenali suara pria tersebut.
" sir... mengapa kau selalu berdiri sendirian disini... dgn penampilanmu yg seperti ini, orang tidak akan menyukaimu....?? sebaiknya kaca mata dan rambutmu yg memalukan itu lupakan saja.... kau memiliki paras tampan... perlihatkan saja.. setidaknya kau akan memiliki teman. (ucap gadis itu)
" dalam hidupku... aku memiliki 2 pilihan...
__ADS_1
aku hidup untuk membahagiakan diriku, atau aku hidup untuk membuat orang terkesan...
dan aku hidup bukan untuk membuat orang terkesan.... kau masih kecil dan muda... kejarlah cita2mu...(ucap dosen tersebut)
" tp untuk mencintaimu tidak perlu batasan usia pak.... aku jatuh cinta padamu sejak aku melihat kau yg sesungguhnya....
(ucap gadis tersebut dgn wajah iba)
" cinta yg seperti itu tidak akan bertahan lama... dengar!! kau belum mengenalku sepenuhnya.... kau jatuh cinta karna parasku... bukan pribadiku... (jawab dosen tersebut dgn santai)
" sir... aku cantik... seksi... dan masih muda.... semua pria mendambakanku untuk jadi kekasih mereka.... lantas apa yg membuatmu tidak tertarik padaku....??? pak.. pria pada umumnya menyukai gadis karna mereka cantik.... lalu anda...??? gadis seperti apa yg akan membuat anda jatuh cinta...( ucap gadis itu dgn kesalnya)
" Malaika please...!!! simpan obsesimu itu untuk belajar... (ucap dosen itu mencoba meredam amarah Malaika)
dgn memegang kedua bahu Malaika.... semakin membuatnya kesal
" tidak pak... aku tidak akan berhenti mencintai anda.... aku akan buat anda jatuh cinta pada saya.... (ucap Malaika dgn amarahnya)
" heyy husst....kau tidak boleh bicara lagi.... (sahut dosen tersebut lalu memeluk Malaika)
Anna yg sejak tadi mendengar pembicaraan mereka, sangat sedih mengetahui hal itu, ia bergegas berdiri dari tempat itu dan pergi.
ia melintas tepat di seberang pintu yg terbuka... yg di dalamnya terdapat Arjun dan gadis tersebut yg sedang berpelukan. dan tidak sengaja Arjun melihat Anna yg melintas... namun Anna nampaknya terlihat cuek.
Hari hari berlalu.... Anna menghabiskan waktunya dgn suasana hati yg terbakar... keceriaan itu kembali hilang... tadinya ia berniat untuk membuka kedok Arjun namun setelah mengetahui kejadian tersebut tampaknya ia sudah mulai malas.
__ADS_1
setiap harinya gadis tersebut selalu berada di samping Arjun... dan hampir tidak ingin terlepas.... itu membuat Anna semakin membenci Arjun.. dan ia selalu menghindar ketika tiba tiba Arjun berada di sekitarnya.....
dgn melihat sikap Anna yg demikian semakin membuat Arjun geram, dan merasa sepertinya Anna sengaja menjauhinya. ia remas kertas dgn sekuat tenaga dan melempar sesuka hati, ia pandangi layar komputernya... ia mencoba berpikir untuk mencari solusi namun itu semakin membuatnya kesal