My Lovely Brandy

My Lovely Brandy
Taman (eps.8)


__ADS_3

Perasaanya berkecamuk tak tentu arah, melihat wanita terbaring lemah di balik kaca ruang rawatnya, ia menatapnya dalam dalam, tatapannya iba dan penuh dgn amarah, ia marah terhadap suami wanita itu, jika ada di depan matanya tak segan ia akan menghabisinya, jika bukan karna anak2nya mungkin wanita itu sudah tiada, pria berkaos oblong dan celana panjang itu bergegas turun dari lorong atas tempat Anna di rawat.


Sedangkan anna yg masih tak sadarkan diri pasca operasi masih di temani ibunya. tanpa diduga dan tanpa sepengetahuan mereka arjun telah mencari informasi tentang suami Anna, ia terlampau kesal karna telah membuat Anna seperti itu, walau Anna bukanlah perempuan yg telah lama ia kenal, namun ia merasa begitu dekat.


walau demikian, meski Arjun telah mendapatkan informasi tentang suami Anna, ia tak langsung merespon karna ia tau bahwa mereka masih berstatus suami istri yg sah, ia tetap diam bak granat yg telah lama di simpan dalam museum yg sekalinya di keluarkan maka akan meluluh lantakkan dunia.


Hari demi hari berlalu, Anna mulai tersadar dan kondisinya semakin membaik, namun beberapa hari terakhir ini Arjun tak terlihat berkeliaran di rumah sakit itu, entah ada misi apa lagi yg ia jalankan.


"Bu... bisakah aku pergi ke taman pagi ini???" (tanya Anna)


"tentu saja nak... sesuka hatimu, tp kau jangan terlalu lelah" (jawab ibunya)


Sang ibu menemani Anna menuju taman dgn bantuan kursi roda, walau sebenarnya Anna sudah bisa berjalan, tp dokter masih belum menyarankan.


"kau tunggu disini sebentar, ibu akan membeli air mineral untukmu." (ucap ibunya)

__ADS_1


"baiklah Bu !" (ucap Anna begitu bahagianya menikmati sejuknya udara pagi hari)


ia bentangkan kedua tangannya lalu mencoba turun dari kursi roda, ia berdiri dan menghelah nafas panjang hingga berulang-ulang.... ia merasa raganya lebih sehat, namun tidak dgn batinnya.


Secara tak sengaja tepat di ujung belakang kakinya ada sebuah batu yg tiba2 membuatnya hampir terjatuh ke belakang, namun secara spontan ada pria di belakangnya yg coba menopang tubuhnya hingga Anna tidak sampai terjatuh.


Anna jatuh di pelukannya dan mereka saling menatap. mata Anna seolah menunjukkan bahwa ia telah lama merindukannya, namun bibir tak mampu bicara, pria itu tak lain adalah Arjun, entah dari mana datangnya tiba2 ia seperti angin yg kehadirannya tak pernah di duga.


lalu Arjun menyuruhnya untuk kembali duduk di kursi roda.


"sepertinya kau sudah lebih baik, aku senang melihatnya." (ucap Arjun)


tak lama setelah itu, Arjun berpamitan.


"baiklah, lekaslah sembuh kau wanita hebat !" (ucap Arjun kemudian berlalu)

__ADS_1


Tangannya ingin menghentikan langkahnya tp tak bisa, dan itu membuat Anna sedih. ia menangis lalu kemudian sang ibu datang menghampiri dan bertanya :


"apa yg terjadi, ada apa, apa kau kesakitan nakk ???" (tanya sang ibu nampak gelisah)


Anna menggelengkan kepala.


"lalu apa yg membuatmu bersedih anakku...??" (tanya sang ibu lalu memeluknya)


Anna yg masih menangis di pelukan ibunya mencoba untuk bercerita.


"dia pergi lagi Bu !" (ucap Anna masih dgn tangisnya)


"lalu apa yg membuatmu sedih???" (tanya sang ibu)


"dan aku tak bisa menghentikannya." (jawab Anna dgn perasaan yg masih berkecamuk).

__ADS_1


Anna menceritakan segala yg terjadi pada saat itu, dan ibunya hanya bisa memeluk dan berkata:


" tenanglah anakku, dia laki2 baik, pasti dia akan kembali lagi, kau jangan seperti ini, ini akan memperburuk kesehatanmu." (ucap sang ibu)


__ADS_2