
Hari sudah mulai terik, cuaca panas semakin menikamnya, pria berbadan besar dgn setelan celana dan jaket itu semakin di buat gusar akan perasaanya, ia duduk di sebuah bangku markas tempat ia tinggal.
Melepaskan jaket dan melemparkannya ke sembarang tempat, kali ini dia hanya mengenakan kaos oblong hitam sambil memainkan tongkat kayu di tangannya. entah apa yg sedang ia pikirkan tp salah satu temanya menggodanya.
" hey bung...!!! tampaknya kau sedang gelisah ! tanpa berpikir dua kali kau bisa bunuh orang dalam sekejap, tp kali ini ! (goda salah satu temanya sambil tertawa) wanita mana yg bisa buat kau seperti ini..... hahhhh ...(mereka terus tertawa).... lihatlah...(menunjuk Arjun) dia seperti kertas ujian kosong.. yg terabaikan oleh pemiliknya."
Mendengar candaan teman2nya, Arjun masih diam tak bergeming, yaa karna memang hatinya sedang kacau, dan dia juga mengerti apa pun yg di ucapkan teman2nya, itu hanya lah sebuah lelucon yg tidak akan memancing amarah.
kemudian salah satu temanya yg lain mendekatinya dan bertanya:
"Hey sobat!!! (menepuk bahu Arjun), ada apa dgnmu ? apa kau memiliki masalah???? katakan padaku ?" (tanya temanya)
" aku baik baik saja kawan, kau tak perlu cemas ! aku hanya sedikit pusing !" (pungkasnya).
" ok.. mari kita bersenang senang... untuk menghilangkan pusingmu itu (ajak temanya untuk pergi ke suatu tempat)
Hey kau ! (menunjuk teman yg lain), ambil kunci mobilnya ayo kita minum sampai puas." (ucap mereka yg terus mencoba menghibur Arjun)"
Dalam perjalanan mereka masih sempat berbincang dan bercanda.
" hey ! bukannya sore ini kau harus terbang ke Kanada ? masa cutimu sudah habis sob !" (tanya salah satu dari mereka)
" aku masih ingin disini lebih lama lagi, bagaimana pun juga aku bukanlah aparat polisi, jadi aku bisa berlibur kapan pun ku mau !" (jawab Arjun tegas)
" lalu ? bagaimana jika bos memberimu sanksi ?" ( tanya salah satu dari mereka)
__ADS_1
" dia sudah menghukumku !" (ucap Arjun)
" wel wel wel ! (mereka bertepuk tangan), it's so fantastic ! rupanya cinta membuatnya selemah ini guys ! mari kita berpesta !"
Mereka menuju sebuah bar yg tak pernah mereka kunjungi sebelumnya, bahkan Arjun sendiri pun tak pernah memantau tempat itu, ia baru menyadari bahwa tempat tersebut adalah bar, karna dari luar memang tak terlihat seperti bar, sehingga terasa asing bagi pendatang seperti mereka.
Namun ketika mereka masuk, ternyata di dalam sangat ramai, dan banyak sekali para wanita yg menawarkan diri untuk di tiduri.
Terrnyata tempat tersebut adalah prostitusi yg berkedok bar.
Arjun dan kawan2nya nampak bingung, namun mereka mencoba untuk menikmati segala yg ada disana.
Pria besar itu mencoba mendekati bartender dan memesan beberapa minuman.
" sebotol Brandy dan setengah liter Vodka ! juga tambahkan segelas wine" (pinta Arjun)
" layani ! atau aku tutup tempat ini !" (jawab Arjun sinis)
" ok oke baiklah !" (jawab pelayan dgn gugup)
" table seven !" (tambah Arjun)
" baik ! nanti akan kami antar !" (ucap pelayan itu)
Dgn segera pelayan menghidangkan minuman pesanan Arjun di meja no.7. teman2nya nampak gembira dan menikmati minuman itu, hanya Arjun yg sedikit sinis, karna penasaran dgn tempat itu akhirnya ia memutuskan untuk berpura pura pergi ke toilet.
__ADS_1
Dan benar saja di dalam toilet tersebut sudah di sambut oleh wanita2 nakal yg ingin menjajakan diri.
Mereka terus menggoda Arjun, namun ia sama sekali tak terpengaruh.
"tempat kotor apa ini ? berapa lama kalian kerja disini ? berapa tips yg kalian terima ?" (tanya Arjun dgn amarahnya)
"santai tuan ! kenapa kau terburu buru seperti ini ! (ucap wanita nakal itu sambil mengelus dada Arjun dari luar) dada itu bagus sekali... berapa lama kau berolahraga ?" (remehnya)
lalu Arjun buru2 keluar dan menghindari para wanita itu.
Tanpa sepengetahuannya ternyata pelayan yg menyuguhkan minuman tadi telah menghubungi bos atau orang yg sangat berpengaruh terhadap tempat itu, rupanya orang tersebutlah yg mendirikan tempat kotor ini.
Awalnya Arjun tidak ingin memakai kekerasan dalam hal ini, ia berusaha relax dan tidak membuat kekacauan.
Tp apa yg terjadi, tiba tiba ada yg menyerangnya dari belakang, yakni segerombolan orang yg berpengaruh terhadap tempat itu, melihat serangan itu, Arjun melakukan serangan balik yg akhirnya menimbulkan perkelahian hingga pembunuhan, tak lama setelah itu polisi datang dan menangkap pelaku yg mendirikan tempat tersebut, polisi tampak tunduk dan malu sekali terhadap Arjun.
"apa saja pekerjaan kalian ?? hingga yg seperti ini saja kalian abaikan ! bahkan sudah berjalan selama 5 tahun lamanya, apakah pemerintah menggaji kalian hanya untuk bersenang senang ? aku pun bukan orang baik, tp jika martabat wanita kalian rendahkan ! maka aku sendiri yg akan merendahkan jabatan kalian ! kalian dengar itu !!! (bentak Arjun kepada para kawanan polisi itu), dalam satu Minggu ke depan aku ingin para wanita ini diberi pekerjaan yg layak, jika tidak ! kalian akan tau akibatnya !" (ucap Arjun tegas)
" baik pak, kami minta maaf atas kelalaian ini !" (ucap salah satu polisi sambil memberi hormat).
" go !!!" (perintah Arjun)
Para polisi pun pergi meninggalkan tempat tersebut dgn membawa para pelaku, namun orang2 di sekitar nampak heran,
ada yg menggerutu.
__ADS_1
" siapa dia ?? bisa2 nya polisi takut padanya ! apakah dia polisi juga ?:tp aku sama sekali tak melihat ada tanda tanda kalau dia polisi !!" (gerutu mereka)
lalu Arjun dan teman temanya pun meninggalkan tempat tersebut dan kembali ke markas.