
Keesokan harinya....
Arjun mengunjungi Anna di rumah sakit, namun ia tak mendapati di kamar, bahkan di taman pun tak ada.... pria bersetelan jeans dan kemeja itu mengelilingi seluruh lorong rumah sakit... lalu tiba tiba ia terhenti di depan sebuah ruangan namun tertutup... ruangan itu terdengar ramai anak kecil, kemudian ia membaca plat yg tertulis di atas pintu.... rupanya itu adalah Playground untuk anak2 bermain.
ia perhatikan dari luar jendela, rupanya Anna berada bersama mereka, mereka bermain, bernyanyi bersama. Anna nampak bahagia dan lebih sehat. di wajahnya sudah tidak ada lagi kesedihan.
Arjun coba mengetuk pintu
"tok tok tok.(suara ketukan pintu)
Anna menoleh dan berkata :
" sepertinya kita kedatangan tamu.
masuklah!!" (ucap Anna dgn penuh senyuman)
Arjun membuka pintu namun ia masih berdiri disana, Anna tercengang melihat kedatanganya lalu ia coba menghampirinya.
"kau !!
ini bukanlah waktu yg tepat.... pergilah !" (pinta Anna)
" kau mengusirku nona ?" (canda Arjun)
" diam kau !" (menyuruhnya diam)
namun Arjun tak memperdulikan celotehan Anna, ia langsung nyelonong masuk dan ingin bermain dgn anak2 yg ada disana.
__ADS_1
anak2 menyambut hangat kedatangan Arjun lalu mereka mengajaknya bermain.
tiba tiba Anna mendekat dan membisikkan sesuatu :
"ini bukan tempatmu, please!!! pergilah !mereka tidak akan menyukaimu, dasar idiot!" (bisik Anna dgn muka judesnya)
" yaa... mereka memang tidak menyukaiku... tp kau menyukaiku!" (jawab Arjun dgn rasa percaya diri yg tinggi)
" kau!" (menunjuk Arjun dgn penuh amarah)
" simpan saja jari mungilmu ini, kau tidak akan sehat dgn emosi yg seperti itu." (ucap Arjun dgn senyuman khasnya)
kemudian Anna menjauh dari Arjun dan duduk di sebuah bangku... sedangkan Arjun masih melanjutkan bermain dgn anak2 itu. namun sesekali matanya berlarian memandangi Anna, begitu pun dgn Anna.... mereka saling mencuri perhatian, namun Anna mencoba untuk jual mahal.
tak lama setelah menghibur anak anak... Anna kembali ke kamarnya.... ia berjalan namun Arjun terus mengikutinya
"kenapa kau terus mengikutiku ?" (tanya Anna sinis)
ia terus berjalan di belakang Anna.
" dasar pria aneh !!" (gerutu Anna)
" Hey!! aku dengar apa yg kau katakan nona !" (sahut Arjun)
Anna semakin mempercepat langkahnya. hingga kemudian ia menoleh kebelakang dan Arjun sudah tidak lagi membuntutinya,
ia bernafas legah.
__ADS_1
"huhhhh!!!! akhirnya dia pergi juga ! (ucap Anna senang)
Anna menuju apotek untuk mengambil obat untuk ia minum siang ini namun dari kejauhan ia melihat pemandangan yg cukup memancing emosinya, ia melihat Arjun sedang menggoda para perawat muda yg sedang menikmati jam istirahat, mereka hanya bercanda biasa, namun nampaknya Anna cemburu melihat pemandangan itu. ia menggerutu Sepanjang langkahnya menuju kamar rawatnya.
" dasar...!!! semua pria sama saja ! dalam sekejap ia membuatku terbang,b namun sedetik kemudian ia membanting ku ke tanah !
aku tidak akan memaafkannya !" (celoteh Anna penuh amarah
ocehan kecil itu terdengar oleh Arjun, yg tiba tiba ia sudah berada di belokan depanya.
Anna berbelok menuju tangga atas namun sebelum itu ia sangat terkejut bahwa Arjun sudah berada disana sejak tadi.
pria bertubuh besar itu hanya bisa tersenyum melihat gerak gerik Anna yg sedikit marah namun gugup, tanpa banyak bicara, Anna langsung berbalik badan lalu mencoba melewati jalan lain, namun Arjun menghentikannya dgn menarik tangannya dan mereka saling menatap, jarak mereka hanya beberapa inci, namun kali ini Anna tak lagi takut menatap matanya.
" lihat...!!! bahkan kau pun tidak mampu menyembunyikan perasaanmu itu." (ucap Arjun menunjuk hati Anna )
" apa kau pikir aku benar2 menyukaimu? dasar idiot!!
hey dengar ! aku tidak mau lagi melihatmu di sini... lepaskan tanganku...!!!" (pinta Anna)
namun ucapan itu tak di indahkan oleh Arjun, semakin erat genggamannya, lalu menariknya, hingga Anna berada di pelukan Arjun, seketika Anna mendengar degupan jantung Arjun yg begitu keras.
" dengar !!! kau dengar!!
apa kau dengar ada kebohongan disana????" (tanya Arjun dgn seriusnya)
lalu Anna mencoba melepaskan pelukan Arjun, sambil menangis ia berlari, Arjun mengejarnya dan kembali meraihnya. kali ini begitu erat pelukannya, dan Anna pun juga memeluknya seolah olah takut kehilanganya.
__ADS_1
" hey !!! sudahlah hapus air matamu !! sudah waktunya kau berhenti menangis ! (ucap Arjun mencoba menghapus air mata Anna) kau wanita hebat, lihat!!! mereka datang ! kau pasti merindukannya bukan????" (ucap Arjun sembari menunjuk anak2 Anna yg baru saja sampai untuk menjenguknya)
lalu mereka tersenyum bahagia dan saling merangkul.