MY NEIGHBOUR IS AN IDOL

MY NEIGHBOUR IS AN IDOL
BAB 24 KEJUTAN


__ADS_3

Hari sabtu malam UMAX sedang


bersiap siap untuk konser di salah satu gedung terbesar di jepang, seluruh


ruangan sudah dipenuhi oleh para penggemar yang memegang lightstick merah


sambil meneriakkan nama sam dan rex secara bergantian. Selama konser


berlangsung sam dan rex tampak sangat keren apalagi di sela sela acara mereka


membuka baju mereka menampakkan perut sixpack mereka yang membuat para gadis


berteriak histeris.


Semua berita di jepang berisi


tentang konser UMAX dan juga acara fansign yang dilakukan pagi tadi di salah


satu Mall di jepang dan dihadiri oleh banyak fans hingga membuat kehebohan dan


kerumunan yang membuat para penjaga dan pihak mall kewalahan menghadapi fans


umax.


Pukul 01.00 malam sam kembali ke


kamarnya dan menjatuhkan tubuhnya di ranjang. Badannya sangat lelah dan


kecapaian mengikuti semua kegiatan umax dari pagi sampai malam. Setelah agak


lama berbaring sam mengambil ponselnya yang tak sempat ia sentuh sama sekali


dari pagi.


Banyak notifikasi di ponsel sam


tapi dia hanya membuka pesan dari hani yang membuatnya bingung


“besok pagi datang ke rumah di


jalan xxx untuk mengambil pesananku, ingat kau harus datang sendiri


mengambilnya”


Sam pun langsung tertidur setelah


membaca pesan hani


Treettt treetttt… bunyi ponsel


sam sambil bergetar dan membangunkan pemiliknya


“uhhmm halo” ucap sam sambil


menguap


“banggunnn.. ini sudah jam


berapa? Temanku sudah menunggumu” teriak hani membangunkan sam


“hani? Ahh bisakah aku


mengambilnya siang? Atau suruh temanmu mengirimnya ke hotelku” ucap sam yang


masih sangat mengantuk


“nggak bisa, bangunlah segera pergi


ketempat yang kusuruh kalau tidak jangan pernah menemuiku lagi” ancam hani


kemudian mematikan telponnya


Sam terpaksa bangun dan bergegas


mandi karena takut dengan ancaman hani.


“uhhmmm bagaimana caraku keluar


yah?” pikir sam saat hendak berpakaian


Sam pun mengambik celana jeans


hitam dan memakai kaos putih yang ditutupi hoodie bertudung warna navy tidak


lupa dia memakai masker dan kacamata polos untuk menutupi wajahnya.


Sam keluar kamar dan menuju


basemen hotel, dia keluar melalui jalur parkir hotel. Sesampai di pinggir jalan


utama sam menahan taksi dan memberikan alamat yang diberikan oleh hani.


“sial,, kenapa aku harus menuruti


perkataan hani sih, apa dia tak tau aku ini idol terkenal, tapi memang dia gak


tau sih” geram sam dalam hati mengutuk kebodohannya


“sudah sampai Tuan” ucap sopir


yang mengantar sam


“terima kasih” balas sam sambil


memberikan beberapa lembar uang yen kemudian keluar dari taksi tersebut


Sam memerhatikan keadaan sekitar


yang masih sepi, diapun membuka masker yang dipakainya dan mulai memencet bel

__ADS_1


rumah yang terletak disamping pintu gerbang


Tingg tonngg.. tingg tong…


Agak lama beridiri di depan


gerbang, sam kemudian mengambil ponselnya dari tas kecilnya dan mencoba


menelpon hani


Brakkkkkk… pintu gerbang terbuka


“ada yang bisa kubantu Tuan?”


Tanya hani sambil tersenyum manis


Sam saat itu sedang tunduk


memegang ponselnya langsung terkejut saat menoleh dan melihat hani yang sedang berada


di depannya


“kauuu… hani? Sedang apa kau


disini?” teriak sam kaget


“emang salah aku berada di rumah


orang tuaku sendiri”jawab hani sambil tersenyum penuh kemenangan karena telah


memberikan kejutan untuk sam


Sam yang melihat senyum hani


langsung berdegup kencang


“ahh apa apaan ini, kenapa senyum


hani begitu indah” batin sam


Tanpa sadar sam mendekatkan


wajahnya ke wajah hani hendak mencium bibir hani yang sangat menggodanya,


hanipun terlihat diam saat sam mencoba menciumnya


“hani. Siapa itu?” teriak papa


jinsu yang berada dihalaman rumah


“ahh temanku pa, masuklah” ucap


hani dengan muka memerah sambil menarik lengan sam masuk ke  halaman rumah


“ahhh siall,. Sedikit lagi” batin


Sam berjalan sambil dirangkul


oleh hani ke dalam halaman rumah yang sangat luas, di halaman terdapat mobil


van hitam yang sedang disiapkan papa jinsu untuk piknik keluarga mereka


“pah, ini sam temanku, kenalkan”


ucap hani lembut


“sam” ucapnya sambil tersenyum


manis dan memberikan tangannya untuk bersalaman


“wahh wahhh,. Baru kali ini


anakku membawa seorang pria ke rumah, tampan lagi” puji papa jinsu yang sangat


kagum dengan ketampanan sam


“mama, sayangg.. kemarilah”


teriak papa jinsu memanggil istrinya


“ada apa sih paa….” Mama rika


kaget saat melihat sam


“ini sam pacarnya hani” goda papa


jinsu


“papa,,, dia temanku, kami tidak


pacaran” protes hani yang kemudian melepas pegangannya dari lengan sam


“ahh gak papa sayang, gak usah


malu malu” goda mama rika


“halo sam, saya mamanya hani”


ucap mama rika kemudian memeluk sam


“ya ampun maa.. kau benar benar


mengambil kesempatan yah” gerutu papa jinsu sambil tertawa melihat istrinya


Hani hanya menggelengkan


kepalanya melihat kelakuan orang tuanya ini, sedangkan sam merasa sangat


bahagia berada diantara keluarga hani yang ramah dan lembut.

__ADS_1


“ayo masuk sam, kita sarapan


dulu” ajak mama rika


Merekapun masuk untuk sarapan


bersama, ditengah sarapan hani pamit ke kamarnya untuk mempersiapkan diri. Sam


yang telah selesai sarapan tampak canggung karena mama rika sedang membersihkan


priring sisa sarapan sedangkan papa jinsu sudah keluar rumah.


“sam tolong panggilkan hani di


kamarnya, suruh cepat. Kamarnya dilantai dua sebelah kiri” perintah papa jinsu


saat kembali masuk kerumah mengambil beberapa peralatan


“baiklah om”


Sam seperti mendapat angin surga,


inilah kesempatannya berdua dengan hani, menuntaskan hasratnya yang tertunda


tadi


“han” ucap sam saat memasuki


kamar hani


“sepertinya dia masih di kamar


mandi” batin sam yang kemudian memilih berbaring di ranjang hani


Hani yang keluar dari kamar mandi


kaget saat sam sudah berbaring diranjangnya dan terlihat tidur


“sam bangun” teriak hani sambil


menyentuh wajah sam


“saammm ayyooo bangunn” teriak


hani lagi sambil mendekatkan wajahnya ke wajah sam


Tiba tiba mata sam terbuka dan


memegang tangan hani lalu mendorong tubuh hani berbaring ke ranjang sehingga poisi


sam kini berada diatas hani


“sam apa yang kau… hmmm” bibir


hani sudah disumpal oleh bibir sam yang menciumnya dengan sangat lembut, berbeda


dengan malam itu hingga membuat hani terbuai dan mengikuti pemainan lidah sam.


Tok tok tokk.. bunyi kamar hani


Sam dan hani yang kaget segera


bangkit dari ranjang dan membuka pintu kamar


“sudah siap” Tanya papa jinsu di


pintu kamar


“eh iya om, hani tadi lama


dikamar mandinya”


“baiklah, ayo kita berangkat”


ajak papa jinsu


Hani yang hendak keluar kamar


ditahan oleh sam


“eh kita mau kemana?” Tanya sam


“melihat bunga sakura di


pedesaan, kesana perlu waktu 1 jam, kamu bisakan?”


“uhmm baiklah, tunggu di bawah


aku mau menghubungi seseorang dulu”perintah sam yang diiyakan oleh hani


“halo sam, kau dimana? “ ucap


asisten sam, jimin kuatir


“acara hari ini kosong kan? Aku


pergi sama kenalanku sampai sore, kau pergilah bersenang senang dengan rex”


perintah sam


“apa?? Kenapa tau memberitahuku?


Ingat yah kau jangan sampai tertangkap kamera, jangan ada yang mengenalimu dan


ingat pesawatmu jam 8 malam. Kau dimana? Biar aku menyusul..” tiiitt tiiitt


Sam mematikan telponnya dan


segera menonaktifkan ponselnya, malas mendengar omelan asistenya itu.

__ADS_1


__ADS_2