
Pagi ini hani bangun cepat karena
entah mengapa dia tidak bisa tidur nyenyak semenjak kedatangan sam ke
apartemennya apalagi saat dia menjanjikan membawakan sandwich untuk sam dan
temannya, diotaknya terformat untuk bangun lebih awal untuk membuat bekal.
Hanipun bergegas ke dapur membuat
sandiwch lagi tapi kali ini lebih banyak untuk sam, entah kenapa hani seperti
tersihir oleh sam sehingga mau membuatkan sam bekal padahal dia sangat membenci
sam yang narsis.
“baiklah udah siap,. Saatnya bersiap ke tempat kerja” ucap hani
bersemangat karena telah menyelesaikan misinya dengan sempurna.
Sam pagi itu seperti biasa sudah
berolahraga lari di sekitar apartemennya. Setelah berlari beberapa saat sam
singgah ke minimarket dan membeli minuman serta roti kemudian melanjutkan
larinya. Di pertengahan jalan sam melihat caty, kucing yang di ajak curhat oleh
hani. Sam pun menghamipiri caty dan memberikan caty rotinya sambil berkata “hey
kucing, sahabatmu mana? Dia sudah datang curhat gak hari ini?? Tanya sam sambil
tertawa dan membelai caty. Sam tiba2 tersadar, “ ngapain sih ngomong sama
__ADS_1
kucing, ishhh” gumam sam dalam hati kemudian berlari meninggalkan caty karena
tersadar akan kebodohannya yang seperti hani berbicara sama kucing.
Hani yang sudah rapi kemudian
keluar apartemen sambil membawa bekal makanannya. Dia kemudian berjalan menuju
kamar sam.. Diapun membunyikan bel tapi tak ada yang keluar. Sekitar 5 menit
tak ada jawaban dari kamar sam, hanipun meninggalkan bekal makanan didepan
pintu apartemen sam dan menulis catatan “jangan lupa dihabiskan” tulis hani dan
diakhiri dengan emoticon senyum.
Saat berbalik hani kaget karena
sam sudah berada dibelakangnya.
tersenyum kepada hani.
“ ishhh apaan sih, tuh bekalmu
sudah kubuatkan tapi kamunya gak ada jadi aku taruh disitu” jawab hani sedikit
kesal.
Sam mendongakkan kepalanya meihat
kotak makanan dari hani, tanpa banyak bicara sam mengambil kotak tersebut dan
memegang tangan hani memaksanya masuk ke apartemennya.
__ADS_1
“eh ngapain sam, aku mau bekerja”
ujar hani mencoba melepaskan genggaman sam yang menyeretnya masuk apartemen
tapi tidak dihiraukan oleh sam.
Saat pintu tertutup sam yang
menggenggam tangan hani langsung mencium pipi hani
“ terima kasih atas bekalnya han”
ucap sam mesra ditelinga hani.
Hani hanya terdiam setelah sam
mencium pipinya. Mukanya memerah antara bingung, senang dan marah. Baru akan
berucap sam langsung membuka pintu apartemennya lagi dan mendorong pelan hani
keluar “pergilah bekerja nanti kau terlambat” ucap sam kemudian menutup
pintunya.
Hani yang tersadar saat sudah
diluar pintu apartemen sam hanya bisa berteriak kesal “ brengsekkk kau
saammm….” Sambil memukul pintu apartemen sam kemudian dia berlari menuju lift
sambil mengumpat.
Sam yang melihat kelakuan hani
__ADS_1
melalu layar pintunya hanya bisa tertawa keras dan tanpa disadarinya benih
benih cinta sudah muncul dihati sam.