
Waktu sudah menunjukkan pukul 4
sore, hani dan asistennya rami sedang bersiap siap untuk menutup tempat
prakteknya hingga tiba tiba dua sosok pria memasuki ruang tunggu sambil
membawa anjing ras yang berbulu lebat
dan sangat lucu.
“Sore tuan, maaf praktek kami
sudah tu….”kalimat rami tergantung saat berbalik dan melihat dua pria yang
datang adalah rex dan sam umax idolanya.
“kaa.. kalian” brukkkhhhh rami
pingsan membuat sam dan rex panik
Hani yang berada diruangannya
mendengar bunyi gaduh segera keluar dari ruangannya
“ramiii..” teriak hani melihat
rami yang tergeletak di lantai dan mulai sadar kalau sam dan temannya sedang
berada disamping rami panik
“sam, ngapain kau kemari. Cepat
angkat dia ke sofa” perintah hani
“dia nggak papa kan?” Tanya rex
masih panik setelah meletakkan tubuh rami di sofa
“gak papa, dia Cuma pingsan”jawab
hani setelah mencek kondisi rami
“hei kau belum menjawab
pertanyaanku, ngapain kau kesini” Tanya rami kepada sam dengan muka kesal
“aku membawakanmu pasien dokter
hani, harusnya kau berterima kasih padaku” jawab sam ketus
“Halo dokter hani, saya rex teman
sam, saya mau memeriksakan kondisi papam” ucap rex lembut sambil membelai papam
anjing kesayangannya
“Hai tuan Rex, hai papam sini
dokter periksa yah” balas hani lembut
“uhmmm tolong yang tidak
berkepentingan tunggu diluar yah” perintah hani memberi kode kepada sam untuk
keluar
“apa? Kau berani mengusirku?”
geram sam
“maaf tuan sam, saya harus
memeriksa pasien dulu, kalau mau diperiksa juga bawa binatang peliharaan anda
kesini yah” ucap hani sambil mendorong tubuh sam keluar ruangannya
“hahahhaha” rex tertawa keras
melihat kelakuan pasangan ini
__ADS_1
Saat ini hani sedang memeriksa
kondisi papam dengan sangat lembut, rex yang melihat hani sangat terkesima
“dia memang sangat cantik dan
baik, pantas sam sangat menyukainya” batin rex
“kondisi papam sangat sehat, sepertinya
tuan rex merawatnya dengan baik, saya berikan vitamin buat papam biar gak
gampang terserang penyakit” ucap hani sambil memberikan resep kepada rex
“baiklah dok, oh yah panggil saja
aku rex” ucap rex sambil tersenyum manis membuat hani terpesona
“rex ternyata tak kalah tampan
dari sam” batin hani
Brakkhhhh,,,.. sam membuka pintu
dan masuk tanpa disuruh oleh hani
“ngapain sih kalian berdua?
Kenapa lama sekali?” teriak sam curiga
“aku sedang merayu dokter hani,
siapa tahu dia mau menjadi kekasihku” goda rex sambil tertawa
“cihhh, dokter hani ini milikku,
kau jangan macam macam. Mau mati haaa” teriak sam mengancam rex sahabatnya
“betulkah? Kata dokter hani dia
gak punya kekasih” balas rex membuat sam naik pitam
kepada hani
“ehh nggak, rex bercanda sam. Kau
ini sangat pencemburu, ckckck” hani menggelengkan kepalanya melihat kelakuan
dua idol ini yang sangat gila berbeda sekali saat mereka perform yang terlhat
sangat keren.
“ya udah dokter hani, terima
kasih atas pemeriksaannya”
“sama sama rex, bulan depan bawa
papam kesini lagi yah untuk diperiksa” ucap hani sambil memberikan papam kepada
rex
“baiklah dok, sam ayo balik” ajak
rex
“duluanlah ke mobil, aku ada
urusan dengan dokter hani”
“ehemm,, ok tapi jangan lama”
ujar rex kemudian meninggalkan sam dan hani berdua
“kau mau kuperiksa juga Tuan
sam?” goda hani
“iya, jantungku berdebar debar
__ADS_1
tak menentu saat melihatmu” ucap sam sambil mendekati hani yang sedang berdiri
dan bersandar didepan meja kerjanya
“ohh kalau itu berarti anda
sedang jatuh cinta tuan” senyum hani saat sam sudah berada didepannya
Tanpa banyak bicara lagi sam
mulai mencium bibir hani dengan lembut, hani membalas ciuman sam sambil memegang
dada sam, ciuman mereka berlangsung agak lama sampai sam mulai beralih mencium
leher hani hingga hani tanpa sadar mengeluarkan desahan kecil.
Trettt treettt treeettt telpon
sam berbunyi, ternyata dari rex yang sudah menunggunya di mobil
“cihh sialan nih bocah gangguin
ajah” umpat sam saat menghentikan ciumannya
“aku balik yah sayang, nanti kita
lanjutkan” goda sam lalu mencium kening hani dan pergi meninggalkannya yang
sudah lemas mendapat serangan dari sam.
Tak lama setelah kepergian sam
dan rex, ramipun sadar dari pingsannya
“ahhh aku kenapa dok” ucap rami
bingung
“kau pingsan tadi ram” jawab hani
sambil tersenyum
Rami mencoba mengingat apa yang
membuatnya pingsan
“ahhh tadi rex dan sam umax
datang kesinikan dok? Apa aku tidak salah lihat dok” Tanya rami penasaran
sedangkan hani hanya tertawa mendengar pertanyaan rami
“dokterr jawab donk” ucap rami
kesal karena tak mendapat jawaban dari hani
“iya tadi mereka datang memeriksa
anjing milk rex”
“apaa?? Omo… mereka mana dok,
aahh kenapa aku pake acara pingsan segala sih” umpat rami kesal dengan
kebodohannya sendiri
“mereka baru pulang, bulan depan
rex bakalan datang lagi memeriksakan anjingnya. Kau tenang saja dan jangan
sampa pingsan lagi”
“aahh betulkah dok, yess yess”
teriak rami senang
“sudahlah, ayo kita pulang” ajak
hani
__ADS_1
“siap bosku”