MY NEIGHBOUR IS AN IDOL

MY NEIGHBOUR IS AN IDOL
BAB 25 SAKURA I'M IN LOVE


__ADS_3

Di dalam mobil, papa jinsu berlaku


sebagai sopir dan disampingnya duduk mama rika sedangkan sam dan hani berada di


belakang. Selama perjalanan pergi sam tampak tertidur, menutup wajahnya


dengan tudung hoodienya.


“sepertinya aku sering melihat


wajah sam? Apakah dia artis?” Tanya mama rika ditengah perjalanan penasaran


dengan sam yang terlalu tampan


“dia model terkenal ma, apartemen


kami bersebelahan tapi kamarnya lebih luas dari kamarku” jawab hani karena sam


masih tertidur dibahunya


“oh begitu yah, tapi kau sangat


beruntung hani mendapat kekasih yang sangat tampan, bisa mama bayangkan wajah


cucu mama nanti pasti sangat tampan dan cantik” goda mama rika sambil tertawa


bersama papa jinsu


“ahhh mama, sudahlah. Kami hanya


berteman” lirih hani sambil tersenyum malu


Satu jam perjalanan mereka sudah


sampai di pedesaan tujuan mereka piknik, hani kemudian membangunkan sam


“hey bangun, kita sudah sampai”


ucap hani sambil menggoyangkan tubuh sam


“uhhmmm” sam terbangun sambil


membuka tudung yang menutup wajahnya


“hei sadarlah, ayo kita turun”


perintah hani sambil keluar mobil


Sam yang mulai sadar kemudian


mengambil masker ditasnya dan memakainya kemudian  menutup kepalanya lagi dengan tudung


“heii kenapa memakai masker”


Tanya hani tak nyaman melihat penampilan sam


“ehmmm gak papa” jawab sam gugup


“udah biarin ajah sam pakai masker,


nanti semua mata tertuju sama kita lagi kalau sam tidak memakai maskernya” bela


mama rika membuat sam lega


Ternyata yang dimaksud piknik keluarga


mereka menggelar karpet di bawah pohon sakura yang bermekaran sambil membawa


bekal untuk dimakan bersama. Sambil membawa karpet plastik sam tetap menjadi


perhatian warga karena walaupun tertutup masker aura ketampanan sam tetap


terasa karena memiliki tubuh tinggi dan proporsional.


Suasana disana sudah ramai,


mereka kesulitan mencari lahan kosong untuk menggelar karpet, mata sam tiba


tiba tertuju pada satu tempat yang masih kosong dan menjadi incaran beberapa

__ADS_1


keluarga yang baru datang. Sam tampak langsung berari menuju lahan kosong


tersebut dan segera menggelar karpet yang dipegangnya. Kaki sam yang panjang


mampu mengalahkan beberapa pria yang juga berlari menuju lahan kosong tersebut.


Hani yang melihat kelakuan sam


tadi hanya tertawa tak menyangka kalau sam sangat hebat dalam berlari “tak sia


sia mengajaknya kesini”batin hani


“wah sam kau sangat hebat nak, hahaha”


tawa papa jinsu saat sampai di tempat sam yang terduduk kecapaian tapi merasa


puas karena bisa mendapatkan apa yang menjadi targetnya


“kau sangat keren” puji hani


hingga membuat sam tersipu malu


Sam tampak menikmati acara piknik


keluarga hani, sangat nyaman menurutnya, apalagi disini kebanyakan warga yang


datang adalah orang pedesaan tersebut hingga rahasia sam sebagai idol bisa


aman.


“sayang, sana ajak sam ke bukit


melihat pemandangan” perintah mama rika


“eh iya aku lupa, ayo kita ke


sana sam, disana sangat indah” ajak hani


“om dan tante tidak ikut?”Tanya


sam sopan


harus mendaki, kalian berdua ajah”


“baiklah, kami pergi dulu” ucap


sam lagi


Perjalanan menuju ke bukit


melewati banyak bunga sakura yang bermekaran dan terdapat tangga yang harus


dinaiki untuk sampai ke puncak bukit, ditengah perjalanan menaiki tangga hani


tampak kelelahan dan meminta untuk beristirahat


“cihhh,, makanya olahraga donk bu


dokter biar gak gampang capek” cibir sam melihat hani yang ngos ngosan sementara


dirinya masih belum merasa lelah


Hani hanya melotot tajam saat sam


mencibirnya


“butuh bantuan?” Tanya sam sambil


berjongkok membelakangi hani menawarkan untuk menggendong hani


“ishh gak usah, ayo lanjut”


teriak hani yang kemudian berdiri meninggalkan sam yang tertawa melihat


kelakuan hani


Sesampai diatas semua kelelahan


terbayar lunas saat melihat pemandangan sebagian kota jepang yang sangat indah,

__ADS_1


sam hanya terdiam dan terpana menyaksikan pemandangan indah di depannya. Baru


kali ini rasanya semenjak debut dia bisa bebas berada di alam terbuka tanpa


harus takut untuk dibuntuti oleh stalker atau paparazzi, apalagi saat ini dia


bersama hani, wanita yang telah melunakkan kekerasan dihatinya terhadap wanita


sejak berpisah dengan Sandra.


“indah yah” puji hani sambil


menghirup udara segar dan berpegang pada pagar pembatas diujung bukit


“iya ini sangat indah” ucap sam


yang  mulai memeluk hani dari belakang


dan menyandarkan wajahnya ke bahu hani


Hani hanya terdiam menerima


pelukan sam yang hangat


“uhhmm sam udah donk peluknya,


risih nih banyak orang” bisik hani yang sudah merasa sam sangat lama memeluknya


“kenapa? Aku kan cuma memelukmu,


bukan memperkosamu” goda sam


“apa??” teriak hani lalu memukul


perut sam dengan sikunya hingga membuat pelukannya terlepas


“arghhh,, sakit bodoh” teriak sam


“dasar mesum” umpat hani kemudian


meninggalkan sam


“kau mau kemana?” teriak sam


masih kesakitan


“pulangg”


Sesampai di rumah hani, sam


langsung berpamit pulang kepada mama rika dan papa jinsu. Hani kemudian


mengantar sam menuju hotel tempat sam menginap. Selama perjalanan sam hanya


memandangi wajah hani yang menurutnya sangat cantik. Tak berapa lama hani sudah


memarkirkan mobilnya diparkiran basement hotel sesuai perintah sam.


“turunlah, sampai kapan kau akan


melihatku seperti itu” bentak hani yang merasa grogi karena sam yang terus


memandanginya


“eh sudah sampai yah, kalau


begitu sampai berjumpa besok sayang” ucap sam tersadar kemudian mencium pipi


hani


“arghhh dasar mesum” teriak hani


kesal sekaligus malu menjadi satu


Setelah memastikan sam masuk ke


hotel, hani langsung pulang kembali kerumahnya dengan perasaan berbunga bunga


seindah bunga sakura yang sedang bermekaran

__ADS_1


__ADS_2